Sahabatku Maduku

Sahabatku Maduku
Episode 27


__ADS_3

"sini mas pijitin supaya kembali fresh" ucap Permana


Permana langsung menarik sang isteri agar duduk di pangkuannya,Laras yang duduk samping di pangkuan Permana,kembali memperbaiki posisinya dan menghadap ke sang suami,


"pegalnya yang mana sayang" ucap Permana


"ngga ada yang pegal kok,ini kan sudah tugas aku memang sebagai wanita untuk bersih-bersih rumah" ucap Laras.


Permana membelai rambut Laras,dan menyalipkan sebagian anak rambut ke telinga sang isteri,


"sayang,kamu cantik yah,kalau hanya pakai daster rumahan,apalagi daster yang menggunakan kancing depan,seperti saat ini" ucap Permana yang sudah dipenuhi gairah.


Laras yang belum paham kemana pemikiran sang suami,hanya diam saja.


sebelum Permana ingin melanjutkan aksinya,tiba-tiba handphone miliknya berbunyi,tapi dia mengabaikannya,sehingga Laras yang mendengar hendak akan mengambil handphone milik laki-laki yang baru saja menikahinya,saat ingin menyentuhnya,Permana sadar,dan langsung secepat kilat mengambil handphone miliknya yang masih berbunyi,dan mematikannya.


Kemudian Permana langsung berdiri,

__ADS_1


"sayang,aku kebelakang dulu yah," ucap Permana dan langsung beranjak dari tempat duduknya.


Dan Laras yang berada di pangkuan sang suami,seketika berdiri,tapi sama sekali tidak menaruh rasa curiga.


Setelah kepergian Permana,yang katanya ke arah belakang,entah benar atau tidak, Laras hanya duduk dan menyalakan TV. Sedangkan Permana yang menuju ke belakang rumah, kembali ingin menelpon Katie,namun seketika itu hpnya kembali berbunyi,Nama sang isteri pertama terpampang,


"sayang,kok,lama angkatnya,lagi sibuk banget yah?"tanya Katie penuh suara manja di seberang telpon.


"maaf sayang,lagi sibuk tadi,bukan isteriku aja yang rindu,suamimu pun merindukan disini" ucap Permana meyakinkan Katie,padahal emang dasarnya permana sudah benar-benar jatuh cinta dengan katie.dan untuk Laras,dia menikahinya karena sudah terlanjur janji.


"kalau urusan disini udah kelar,aku langsung meluncur pulang sayang" jawab Permana.


"yah udah sayang, aku ada kerjaan lain,aku tutup dulu yah" kata Permana langsung menutup telponnya,karena takut Laras akan memanggilnya apalagi menghampirinya.


Setelah berbicara dengan Katie lewat telpon,Permana pun menuju ke ruang keluarga yang di sana sudah ada Laras. Dia langsung bergabung menonton tanpa ada manja-manjaan, mereka hanya duduk dan menonton sambil bercengkrama.


Tidak terasa waktu sore telah tiba, Laras memasak di dapur,sedangkan Permana masih di ruang keluarga sambil memainkan hpnya sambil mengirim chat kepada Katie.

__ADS_1


Selesai memasak,dan tiba waktu magrib,Laras mengajak Permana untuk shalat berjamaah, namun Permana enggan berdiri dari tempatnya.


"Mas,shalat yuk"! ajak Laras


"bentar sayang" jawab Permana


"lagi apa sih mas"? tanya Laras


"ngga ngapa-ngapain sih,duluan aja shalatnya" ucap Permana


"bagusan jamaah mas,lebih banyak pahala" ucap Laras


"kamu duluan aja yah,aku bentar lagi kok" kata Permana.


Akhirnya Laras melangkah ke belakang untuk mengambil wudhu,tanpa Permana. Dia takut lambat shalat karena terus memanggil sang suami yang enggan beranjak dari tempatnya apalagi mengingat waktu shalat magrib hanya sebentar tidak seperti waktu shalat lainnya. Laras emang shalat tepat waktu,Laras tidak pernah menyepelekan waktu shalat,walaupun dia bekerja di perusahaan dan mengurus laundry.


Permana yang di ajak shalat,enggan beranjak dari tempatnya, malah dia berbaring dan lama kelamaan dia pun tertidur di waktu shalat magrib

__ADS_1


__ADS_2