Sahabatku Maduku

Sahabatku Maduku
Episode 28


__ADS_3

Sekian lama Laras mengingatkan Permana untuk shalat, akhirnya dia pun menyerah, karena Permana enggan beranjak dari tempat pembaringannya.


" Huff" nafasĀ  Laras keluar begitu saja,


Dia pun keluar dari kamar menuju kamar sebelah untuk melaksanakan shalat, di rumah Laras terdapat kamar khusus untuk menjalankan ibadah.


Setelah Laras meninggalkan Permana di tempat tidur, Permana memicingkan pandangannya untuk melihat keberadaan sang isteri barunya, dia sudah tidak mendapati Laras di sekitarnya, dan berpikir Laras akan melaksanakan ibadah akan lama, sehingga dia menghubungi Katie.


tuuuuttt,,satu kali memanggil dan panggilan langsung tersambung


"sayang,,ngapain?" tanya Permana


"memikirkan kamu" ucap Katie


"gombal banget sih" ucap Permana tersenyum mengembang


"siapa yang gombal, beneran sayang, eh lagi dimana?" tanya sang isteri


"lagi di apartemen, di kamar, baring istirahat" ucap Permana


"hehehe,, penjelasannya detail banget sayang, takut aku curiga yah" ucap Katie bercanda


Mendengar ucapan Katie, Permana langsung sadar akan keberadaan Laras.


"ngapain curiga sayang" ucap Permana masih terlihat santai, namun tiba-tiba dia mendengar seseorang mendekat ke kamar, dia pun langsung pamit sama Katie

__ADS_1


" sayang,, aku tutup dulu yah" tanpa mendengar ucapan akhir Katie, Permana langsung mematikan handphone miliknya.


Permana yang melihat ke arah pintu, langsung memasukkan Hanphone ke dalam saku celananya


Pintu Terbuka dan muncullah Laras


" mas, kamu ngga shalat" tanya Laras


" hmhmhm, udah kok,, baru aja" ucap Permana


" kapan, kok aku ngga lihat" ucap Laras


"emang shalat harus di hadapan kamu yah" ucap Permana ketus


"lagian kalau aku ngga shalat, emang kenapa?" tanya Permana


Laras yang mendapat pertanyaan dari sang suami, merasa heran sendiri dengan perubahan Permana, karena dulu semenjak mereka dekat, seakan Permana yang selalu mengingatkannya dengan ibadah.Tapi Laras kembali berpikiran positif.


"kalau mas ngga shalat, yah ngga apa-apa, aku kan cuma mengingatkan sebagai isteri, lagian shalat kan kewajiban" ucap Laras.


" itu yang lebih ngga baik, kalau seorang isteri yang tidak shalat, kamu kan udah shalat, jadi yah, ngga usah mikirin ibadah aku, lagian aku dapat dosa, yah itu urusan aku" ucap Permana


Laras yang mendengar kata-kata suaminya, hanya geleng-geleng kepala dan langsung meninggalkan sang suami di kamar, lagian kalau dia masih meladeni ucapan suami itu hanya akan memperpanjang masalah.


Laras menuju ruang tamu, dan duduk seorang diri di kursi, dia merenungi ucapan suaminya, yang sekan berubah, dia bukan Permana yang dulu lagi dikenalnya.

__ADS_1


"Astagfirullah" laras beristigfar merenungi perubahan Permana,


" biar bagaimanapun, mas Permana adalah suami saya, saya selaku isteri harus selalu mengingatkan dia dan membimbingnya" Tekad Laras.


Tiba-tiba dari arah belakang Laras, Permana datang menghampiri


" sayang, lagi mikirin apa sih" ucap Permana


" eh mas, sini duduk deh" ajak Laras


"maaf sayang, aku harus keluar, ada janji dengan teman-teman". Dan emang benar Permana berjanji dengan beberapa teman untuk ketemuan di salah satu kafe


" aku pamit yah sayang, jangan tungguin aku yah,kalau udah ngantuk tidur aja," Permana beranjak akan membuka pintu, tapi sebeblum itu terjadi, Permana berbalik melihat ke arah Laras yang sementara juga melihat ke arahnya.


" sayang, kamu besok udah bisa masuk kerja kan?" tanya permana


Laras yang memang akan membicarakan hal tersebut, bahwa dia besok akan memulai bekerja, dia pun mengutakan niatnya.


" itu lah yang akan aku bahas dengan kamu mas" ucapa Laras


" kalau aku sih, yah,terserah kamu aja" ucap Permana


" aku keluar duluh yah" ucap permana akhirnya


Dia pun keluar dari Rumah Laras menuju kafe yang teman-temannya sudah berada di sana

__ADS_1


__ADS_2