
"Kamu tidak apa - apa sayang? Sofia kenapa kamu ada disini?" ucap Iqbal
Sofia merasa jengkel karena Iqbal lebih khawatir dengan Riana dari pada dirinya. Padahal dia yang terjatuh tapi kenapa Riana yang di cemaskan.
"Aku sedang liburan mas, tidak sengaja melihat Istri barumu itu, aku sapa baik - baik dia malah menampar aku hingga terjatuh." ucap Sofia.
Iqbal menghela napasnya, dia tahu jika Sofia sedang berakting di depannya.
"Sudahlah Sofia, jangan berakting di depanku, aku tahu kamu pasti yang sudah salah duluan. Karena Istriku tidak akan mengusik orang lain kecuali dia di usik dahulu." ucap Iqbal.
Riana yang mendengar pembelaan Iqbal merasa senang, berarti Iqbal lebih percaya pada dirinya di banding Sofia.
"Kamu tidak percaya sama aku Bal? Aku yang lebih lama bersama denganmu tapi kenapa kamu lebih percaya dengan wanita itu." ucap Sofia.
"Karena aku lebih lama mengenalmu jadi aku tahu seperti apa sifatmu itu. Jadi sudah ya jangan pernah usik kita lagi, kami permisi dulu." ucap Iqbal
Iqbal menarik tangan Riana untuk keluar dari toko itu, karena situasinya sudah tidak kondusif, banyak orang yang melihat pertengkaran Riana dan Sofia.
__ADS_1
Dia tidak ingin masalah ini menjadi lebih panjang. Sofia yang melihat Riana dan Iqbal pergi langsung kesal.
"S*al kenapa Iqbal berubah seperti ini? Dulu saat melihat aku di sakiti oleh orang lain dia berada paling depan membela ku, tapi sekarang?" ucap Sofia.
Sofia pergi dari toko itu dengan hati yang masih kesal, dia tidak menyangka akan bertemu dengan Iqbal dan Riana di Bali.
Sofia kembali ke kamar hotelnya karena dia tidak jadi membeli oleh - oleh untuk anaknya.
Di kamar hotel Sofia tidak sendirian, dia memang sedang berlibur dengan kekasihnya Ronald.
Sofia hanya simpanan dari Ronald, Sofia melakukan ini karena tidak ada jalan lagi, dia sudah di blacklist dari dunia permodelan karena kasusnya dulu.
Hanya Ronald yang bisa memberikan uang dan kemewahan untuk Sofia. Walaupun sebagai simpanannya.
"Kamu sudah kembali honey, tidak jadi beli oleh - oleh untuk temanmu?" ucap Ronald
"Tidak honey, aku tadi bertemu dengan seorang teman jadi tidak sadar jika aku mengobrol terlalu lama dengannya." ucap Sofia.
__ADS_1
Ronald hanya mengangguk saja. Sofia memang tidak pernah memberitahu tentang dirinya yang sudah pernah menikah dan mempunyai seorang anak kepada Ronald.
"Apa kamu lapar Honey, bagaimana jika kita makan siang? Sebelum kita kembali ke jakarta?" ucap Sofia.
"Baiklah honey, aku sebenarnya masih kangen sama kamu, tapi pekerjaanku tidak bisa aku tinggalkan terlalu lama." ucap Ronald.
"Sudahlah honey kita kan masih bisa bertemu di apartemen di Jakarta, sekarang kita makan dulu ya." ucap Sofia manja.
Sofia dan Ronald keluar dari kamar hotel setelah mereka memakai kacamata dan masker, karena mereka tidak mau ada yang tahu tentang mereka.
Di lain tempat Iqbal dan Riana sedang berkemas untuk pulang ke jakarta. Riana sudah membeli oleh - oleh di toko yang lainnya.
"Sudah semua sayang? Kita cek out sekarang ya?" ucap Iqbal.
"Iya mas sudah semua." ucap Riana.
Mereka keluar dari kamar menuju ke resepsionis untuk cek out dari hotel ini. Dalam perjalanan menuju bandara. Riana merasa heran karena sedari tadi dia tidak di tanya masalah dengan Sofia oleh Iqbal
__ADS_1