
Katie kecewa dengan keputusan Permana yang tidak mengajaknya untuk pulang,dan sebenarnya Katie ingin ikut karena dia berniat bertemu dengan sahabatnya dulu yang tak lain adalah Laras.
tidak mendapat respon dari Katie,dan melihat wajah sang isteri yang terlihat kecewa,Permana pun membujuknya,
"sayang jangan gitu dong,aku cuma bentar juga,paling 1 bulan,itupun paling lama,kalau urusannya cepat,aku juga akan pulang secepatnya" kata Permana membujuk sang isteri.
"pengantin baru kok,wanitanya ditinggal" sindir katie,
"sayang,jangan gitu,aku ngga ninggalin lama kok,yah" ucapnya menarik isterinya dalam dekapannya,akhirnya dengan segala macam rayuan dari Permana,Katie pun mengizinkan Permana untuk kembali ke tanah air.
dua hari telah berlalu,Dan hari ini jadwal kepulangan Permana kembali ke tanah air bersama dengan kedua orang tuanya, dibandara Katie mengantar sang suami,dia selalu lengket karena akan ditinggal lama,padahal baru aja hidup bersama sebagai pasangan suami isteri.
__ADS_1
penumpang dengan penerbangan pesawat di panggil,
"aku berangkat yah sayang" ucapnya melepas pelukan sang isteri,
"kiss dulu" ucap Katie manja
Permana menuruti kemauan sang isteri dengan mengecup bibir sang isteri tanpa memperdulikan kedua orang tuanya yang lagi bersamanya saat ini apalagi orang-orang yang berjalan di sekitar.setelah bermesraan dengan isterinya Permana menarik koper menuju pesawat.
dua jam setengah melalui penerbangan pesawat,Permana telah sampai di tanah air,dia jemput sama sahabatnya,dan langsung menuju ke kediaman orang tua,namun dia tidak menginap,setelah mengantar kedua orang tuanya,dia menuju ke apartemen yang dulu ditempatinya untuk mengistirahatkan badan,
sedangkan siang ini di tempat kerja Laras,dia makan di kantin perusahaan,Laras tidak mengetahui kalau Permana telah kembali,yang dia tau Permana akan kembali dalam dua hari kedepan,karena seminggu lagi mereka akan menikah.
__ADS_1
di kantin perusahaan,semua karyawan makan siang,begitupun dengan Hera dan Laras.Laras duduk sambil mengotak-atik ponselnya,dia menunggu kabar dari Permana,Hera yang duduk disampingnya,hanya melihat sekilas,dan memanggil pelayan untuk pesan makanan.dia memesan makan minum sama dengan Laras.
saat makan,suasana kantin menjadi hening dan para karyawan menjadi tegang,ternyata mereka kedatangan direktur dan asisten untuk makan disana juga,dan hal ini baru pertama kali terjadi semenjak Sang direktur memimpin di perusahaan tersebut,Athallah berjalan dengan sangat berwibawa dan berkharismatik,dan dibelakangnya juga terdapat sang asisten,
direktur berjalan tanpa sapa dan senyum pada karyawan yang duduk di meja kantin,dia berjalan ke arah ruang VIP yang telah disediakan oleh kantor,sebelumnya ruang ini selalu ada dan sudah disiapkan semenjak perusahaan terbangun,namun kali ini baru ditempatinya.
semua karyawan yang dilewati Athallah berdiri dan menunduk,walaupun sementara makan,begitupun dengan Hera dan Laras,pas melewati meja yang yang terakhir sebelum masuk di ruang VIP,Athallah berdiam sebentar dan melihatnya hanya sekilas,kemudian masuk dalam ruangan VIP yang telah disediakan untuk sang direktur untuk makan,berbeda dengan kedua orang yang menempati meja yang ditempati Athallah berdiam sejenak,dia merasa merinding,seakan mereka telah melakukan kesalahan,
"hufff" Hera menghela napas panjang
mereka pun duduk kembali dan melanjutkan makannya yang sempat terhenti.
__ADS_1