
Di malam hari, Anderson pun mendatangi istrinya untuk mengantarkan makanan padanya. Anderson ingin Arne makan tepat waktu dan makan dengan benar. Ia tahu pasti saat sedang jaga malam, kadang tak bisa memilih makanan.
Untuk itu, Anderson datang malam-malam ke rumah sakit tempat istrinya bekerja dan menunggunya di depan agar bisa memberikan makanan tersebut.
"Sayang.. Kau tak perlu sampai begini." ucap Arne.
"Kau harus makan dengan benar, jadi makanlah saat ada waktu." ucap Anderson.
"Terimakasih." ucap Arne tersenyum.
"Yasudah aku pulang ya.. Besok aku jemput lagi." ucap Anderson.
"Iya, hati-hati di jalan." ucap Arne.
Sebelum pergi, Anderson pun memeluk istrinya dan mengecup keningnya. Lalu mereka berpisah dan Arne lanjut bekerja. Semua orang pun merasa iri pada Arne karena profesor Anderson diluar dugaan sangat hangat dan penuh perhatian. Bahkan sampai rela mengantar jemput istrinya kapanpun, dan membawakan makanan di malam hari.
Jika mengingat saat Anderson masih bekerja, mereka takkan percaya kalau pria dingin itu berubah 180° pada istrinya menjadi pria yg hangat dan penuh perhatian.
"Ciee.. Yg dianterin makanan." ejek Kenzi.
"Mau??" tanya Arne.
"Mau dong.." balas Kenzi.
"Aku juga punya makanan, nanti kita berbagi lauk.." ucap Kenzi.
"Ide bagus." ucap Arne.
Arne dan Kenzi pun semakin akrab dan lebih sering bersama. Sementara Nino, dirinya selalu berbeda shift dengan keduanya hingga jarang bertemu. Dan Arne hanya berharap rumah tangga sahabatnya itu baik-baik saja.
__ADS_1
....
Sementara itu, orang suruhan Angel meng-update berita terkini dimana Anderson mengantarkan makanan untuk istrinya yg bekerja di malam hari. Bahkan mereka tampak begitu mesra dengan berpelukan dan Anderson mencium kening istrinya sebelum berpisah.
Angel yg menerima foto-foto itu pun langsung kepanasan dan kesal setengah mati. Kian hari dirinya kian merasa seperti orang gila karena mengharapkan suami orang yg begitu mencintai istrinya.
Dan Angel juga lebih sering marah-marah tanpa alasan yg jelas, bahkan memarahi beberapa stafnya atau melampiaskan kekesalannya pada barang di sekitarnya. Kali ini Angel kembali membanting gelas yg ada di meja kerjanya.
"Aaarghhhhh.. Kenapa wanita itu selalu beruntung..!!!" teriak Angel diiringi oleh suara pecahan gelas.
Petugas yg membersihkan ruangannya bahkan sampai merasa takut saat membersih kan ruangan tersebut dan terlihat buru-buru sebelum Angel mengamuk kembali.
Angel pun semakin tak sabar untuk datang ke Indonesia dan berbicara pada Arne untuk mengadu dombanya dengan Anderson. Bahkan jika perlu Angel bisa mengaku hamil dengan Anderson agar rumah tangga mereka semakin kacau dan hancur.
Begitulah niat jahat Angel demi mendapatkan pria yg dicintainya. Meski begitu baik Anderson ataupun Arne bukanlah orang bodoh. Anderson sudah menyiapkan antisipasi jika Angel meracuni pikiran Arne dengan menceritakan semuanya pada istrinya. Tentunya Arne juga tak mudah percaya begitu saja pada orang yg tak ia kenal. Pengalamannya di masa lalu mengajarkannya untuk tetap berpikir jernih dan percaya pada fakta bukan ucapan semata.
....
Untuk sementara Anderson hanya akan mengawasi gerak-gerik mereka tanpa disadari oleh mereka. Dan Arne nampaknya belum menyadari, Anderson pun belum bisa memastikan soal penguntitan ini tapi yg pasti Anderson akan memastikan keamanan istrinya.
"Awas jika kalian berani macam-macam dengan istriku.." gumam Anderson dalam hati.
Anderson pun kembali ke kantornya dan mulai bekerja. Meski muncul masalah karena ulah Angel, tapi Anderson sudah bisa mengantisipasinya. Dan Eddy bertugas melaporkan segala sesuatu mengenai apa yg terjadi pada Angel dan semua kontraknya. Sekecil apapun itu, Eddy harus melaporkannya karena Angel adalah sumber masalah yg bisa meledak kapan saja.
....
Sementara Arne di dalam apartemennya, sedang melihat isi tempat tinggalnya yg sudah rapi dan bersih. Bahkan Arne tak menyangka kalau suaminya sangat rajin bersih-bersih.
"Wah.. Ternyata dia sangat suka kebersihan." ucap Arne saat masuk apartemennya.
__ADS_1
Bahkan sampai Anderson menyiapkan sarapan di meja makan untuknya. Arne pun tersentuh dan terharu melihat perhatian yg manis dari suaminya. Bahkan Arne tak menyangka kalau Anderson bisa seperhatian ini padanya. Jika diingat dulu Anderson sangatlah dingin dan acuh, bahkan sangat sering memarahinya sampai menyiksanya untuk bekerja lebih keras di rumah sakit.
Arne pun hanya tersenyum mengingat kenangan tersebut. Siapa yg menyangka orang yg paling menentang perjodohan ini justru paling bersemangat dalam rumah tangganya. Apapun permintaannya selalu dituruti, dan Arne tak pernah merasa hidup dalam kesulitan.
Setelah semua perhatian Anderson padanya, Arne tentunya semakin yakin kalau Anderson tak mungkin menyakitinya apalagi sampai mengkhianatinya seperti Boy dahulu. Meski ada satu orang wanita yg terlihat membahayakan bernama Angel. Dan Anderson secara terbuka menceritakannya pada Arne karena sudah berjanji takkan ada rahasia diantara mereka.
Dan Arne harus bersiap jika suatu saat Angel datang menemuinya dengan maksud terselubung. Dan tentunya Arne masih belum menyadari ada orang-orang yg sedang memata-matai kehidupannya.
.....
Angel pun menyelesaikan urusannya dan mengatur jadwal untuk datang ke Indonesia diam-diam tanpa diketahui oleh Anderson. Dirinya ingin mengupayakan usaha terbaiknya menghancurkan rumah tangga Arne dan Anderson.
Setelah semuanya siap, Angel pun berangkat menuju ke Indonesia demi ambisi buruknya tersebut. Tanpa takut semakin dibenci oleh Anderson, bahkan tanpa tahu siapa keluarga Arne. Angel pun nekat datang ke Indonesia dengan segala persiapan yg ia buat.
Segala informasi mengenai keseharian Arne dan Anderson, lalu dirinya juga sudah tahu dimana letak rumah sakit tempat Arne berada. Hanya tinggal dirinya mendatangi Arne dan bicara empat mata. Lalu semuanya akan berjalan sesuai rencananya.
Dan informasi mengenai Arne pun cukup membuatnya bisa menemui wanita yg menjadi wanita yg dicintai Anderson tersebut. Ditambah lagi, nampaknya mereka belum menyadari mata-mata yg dikirim oleh Angel.
Setelah tiba di Indonesia, Angel pun sudah tak sabar untuk menemui Arne dan bicara empat mata. Tapi dirinya masih lelah setelah perjalanan jauh dan harus beristirahat di hotel tempatnya menginap. Angel juga sudah memastikan bahwa Anderson tak tahu soal kedatangannya ke Indonesia.
"Anderson.. Tunggu hingga aku memisahkanmu dari istri tercintamu.." gumam Angel dalam hati.
...
Esok harinya, saat Arne berada dirumahnya karena baru saja pulang dari rumah sakit. Arne pun memilih tidur untuk mengistirahatkan tubuhnya dan suaminya sedang bekerja.
Datanglah tamu tak diundang yg tak lain adalah Angel. Wanita itu bahkan begitu penasaran dengan tempat tinggal Arne dan Anderson. Dirinya juga sudah menyiapkan kata-kata yg tepat untuk meracuni Arne.
Tingtong..
__ADS_1
Bel pun berbunyi berkali-kali tapi Arne tak dengar sama sekali karena sangat lelap tertidur. Hingga Angel kesal bukan main menunggu satu jam di depan kamar apartemen Arne dan Anderson.
"Sial.. !! Katanya dia ada di apartemennya hari ini.." umpat Angel sembari menghubungi mata-matanya soal keberadaan Arne.