Sahabatku Musuhku

Sahabatku Musuhku
Bab.95 Aib memalukan


__ADS_3

Richard pun memeriksakan dirinya ke sebuah rumah sakit lain. Dan Richard tak ingin Jeny apalagi Arne tahu soal penyakit yg mungkin ia derita. Richard pun mulai ketakutan akan dijauhi oleh orang sekitarnya. Dan apalagi dia seorang atasan di kantor, jika hal ini diketahui banyak orang pastilah Jakson ayahnya akan menurunkan jabatannya atau bahkan memecatnya.


Dengan gemetar, Richard pun menanti hasil pemeriksaannya. Dan setelah hasilnya keluar, dengan berat hati dokter mengatakan dirinya positif mengidap AI**. Richard pun semakin malu karena usianya yg tak muda lagi malah terkena penyakit ini. Tapi semua sudah terjadi, yg harus ia lakukan adalah menyembuhkan dirinya dan Cindy.


Hal itu pun membuat Richard melupakan Martha yg berada di penjara. Dan wanita yg merasa terlupakan itupun kesal serta mendendam setiap harinya. Terlebih Boy ternyata menyakiti Aini, dan nasib putrinya berakhir menyedihkan.


"Richard apa yg kau lakukan sampai tak kunjung kemari??" gumamnya kesal.


Brakk..Brakk..Brakk..


"Hei diam kau..!" bentak penjaga.


Martha yg kesal pun memukul-mukul jeruji besi di hadapannya. Dan beberapa penjaga mulai merasa kalau wanita itu tidak waras. Hingga sampai pada Martha yg di taruh di penjara khusus agar tak membuat keributan. Wanita itu pun bertekad kabur dari penjara guna membalas dendam atas putrinya.


.


.


Sementara Richard dirinya mulai ketakutan. Aib ini harus ia simpan rapat-rapat dari keluarga dan lingkungan kantor agar nasibnya aman. Lalu Cindy, dirinta diminta untuk menggugurkan kandungannya segera agar bayinya tak tertular penyakit tersebut.


"Cindy, bagaimana sudah dapat kliniknya?" tanya Richard.


"Dengan kondisiku sekarang tak ada yg mau melakukannya, aku harus bagaimana?" ucap Cindy menangis.


"Kita akan keluar negeri dan mencari klinik yg bisa menangani ini." ucap Richard.


Richard pun mengambil cuti dan mencari tempat untuk menggu**kan kandungan Cindy. Kini dirinya seperti tengah mengalami masa puber kedua, dimana merasa panik saat kekasih gelapnya hamil. Hingga akhirnya mereka menemukan sebuah tempat untuk melakukan tindakan keji tersebut.


Selama beberapa hari, Cindy pun dirawat di klinik tersebut dan semuanya aman. Richard pun lega kini mereka hanya tinggal mencari pengobatan terbaik. Dan kebetulan di negara itu juga memiliki pengobatan terbaik untuk penyakit mereka.


Cukup lama Richard di luar negeri, hingga membuat Jakson curiga. Dan untuk pertama kalinya Jakson pun menyelidiki putranya tersebut. Apa yg dilakukannya di luar negeri hingga lebih dari satu minggu. Jakson pun punya kekuatan untuk mencaritahu tersebut.


Tak butuh waktu lama, mata-matanya pun mencari keberadaan Richard. Mereka mengendus tindakan Richard bersama seorang wanita muda yg sudah melakukan proses ab***. Mereka pun terus menyelidikinya dan memang Richard selalu bersama wanita tersebut.


Identitas wanita itupun dikuliti dan mereka terus mencari tahu apa yg dilakukan keduanya. Hingga akhirnya mereka tahu kalau Cindy adalah kekasih Richard yg merupakan wanita malam. Lalu keduanya positif mengidap penyakit yg berbahaya.


Jakson pun langsung menerima laporan setelah mereka mengetahui segalanya.


"Apaa?? Dasar baj**an gila. Dia pikir dia anak muda?" umpat Jakson.


Bahkan Jakson pun merasa malu atas tindakan putranya yg sudah tak lagi muda. Bahkan wanita yg bersamanya seusia putrinya. Menurut informasi keduanya merupakan kekasih dan wanita bernama Cindy habis melakukan tindakan ab**i di negara tersebut. Lalu keduanya melakukan pengobatan juga disana.


Jakson pun tak mungkin memberitahu Arne soal aib ayahnya ini. Tapi soal pekerjaan, nampaknya Jakson harus mengisolasi putranya. Akan berbahaya jika sampai tersebar rumor tak baik bagi perusahaannya. Untuk itu, Jakson pun menanti kepulangan mereka dari luar negeri.


.

__ADS_1


.


Beberapa hari kemudian, Richard pun kembali dari luar negeri bersama Cindy. Keduanya pun menuju ke apartemen Cindy. Rasa takut dan gelisah akan dijauhi pun mulai dirasakan oleh keduanya.


"Sayang bagaimana ini?" tanya Cindy.


"Kita harus tenang agar orang-orang tidak tahu." ucap Richard.


Tak berapa lama, bel pun berbunyi dan Richard penasaran siapa yg datang saat mereka baru saja tiba. Richard pun terkejut melihat layar saat tahu kalau itu Jakson, ayahnya sendiri.


Mau tak mau, siap tak siap Richard pun membukakan pintu.


"Ayah." ucap Richard.


"Bagaimana liburannya? Apa menyenangkan?" tanya Jakson.


"Ya.. Lumayan." ucap Richard.


"Kau tidak harus penasaran kan kenapa aku tahu tempat ini.?" tanya Jakson.


"Tentu, ayah bisa melakukannya." ucap Richard panik.


Jakson pun masuk dan mendapati seorang wanita.


"Oh kau pasti Cindy." ucap Jakson.


"Kita harus bicara bertiga." ucap Jakson.


Ketiganya pun berkumpul dan bicara, tentunya Jakson ingin tahu cerita dari Cindy dan Richard.


"Kalian sudah puas kumpul ke** nya??" tanya Jakson.


"Ayah.. Aku tahu ini salah." ucap Richard.


"Kau memang manusia bodoh. Lalu apa kau nona yg membawa penyakit menjijikan ini? Aku tahu bagaimana latar belakangmu." tanya Jakson.


"Bukan tapi putra anda sendiri, aku punya buktinya." ucap Cindy.


Cindy pun mengeluarkan hasil tesnya selama ini. Dan setiap bulan dirinya rutin memeriksakan kesehatannya. Dan beberapa bulan terakhir hanya Richard yg tidur dengannya.


"Kau tidak berbohong?" tanya Jakson.


"Tidak tuan." ucap Cindy.


"Itu salahku, yg jajan sembarangan saat Cindy tak bisa bersamaku." ucap Richard.

__ADS_1


"Kau memang baj**an ya.." ucap Jakson.


"Ayah maafkan aku.." ucap Richard.


Jakson pun memukuli Richard dengan tongkatnya.


Bugh..bughh.bughh..


"Kau itu sudah tua, bukan anak remaja lagi.. Kenapa terus berulah.?? Haaa??" ucap Jakson kesal.


"Dan kau.. Kenapa sampai mengg***kan kandunganmu?" tanya Jakson.


"Karena nasibnya akan buruk tuan, aku mengidap penyakit menjijikan ini dan dia pasti akan tertular juga." ucap Cindy menangis.


Jakson pun menghela nafas berat. Dirinya meminta Richard bertanggungjawab karena membuat Cindy tertular penyakit yg ia bawa. Dan Jakson membahas soal Martha yg berada di penjara.


"Lalu bagaimana dengan Martha?" tanya Jakson.


"Aku muak dengannya, dia hanya membuatku malu." ucap Richard.


"Memangnya kau tak membuatku malu?? Haa.. Sekarang kau malah punya aib ini." ucap Jakson kesal.


"Ayah kumohon ampuni aku, aku akan melakukan apapun." ucap Richard.


"Mulai sekarang kau akan bekerja dari rumah, jangan ke kantor kecuali rapat penting, batasi juga berhubungan dengan orang, jangan sampai ada yg tahu soal aibmu ini." ucap Jakson.


"Terimakasih ayah." ucap Richard.


"Lebih baik jika kalian menikah, jangan menambah beban buatku.. Kau anak yg memalukan.!" ucap Jakson.


"Baiklah ayah, aku akan menceraikan Martha dan menikahi Cindy." ucap Richard.


"Sebaiknya menikah secara tertutup, dan jangan membuat putrimu sendiri malu." ucap Jakson.


"Baik ayah.." ucap Richard.


"Tuan, maafkan aku." ucap Cindy tiba-tiba.


"Kenapa kau meminta maaf?" tanya Jakson.


"Karena aku sudah membuat putra anda begini." ucap Cindy.


"Dia memang putraku yg bodoh yg selalu merepotkanku diusiaku yg sudah tua sekalipun. Jika kau merasa bersalah, hiduplah dengan tenang jangan sampai ada seorangpun yg tahu soal aib kalian." ucap Jakson.


"Baik tuan, aku mengerti." ucap Cindy.

__ADS_1


Perlahan namun pasti, Richard sudah menuai apa yg telah ia perbuat selama ini. Dan Arne dipastikan belum tahu soal ini. Meski penyakit mereka masih mengalami gejala ringan, tapi siapa yg tahu apa yg akan terjadi kedepannya. Dan Richard sudah mendaftakan perceraiannya dengan Martha di pengadilan agama.


__ADS_2