
Angel pun mengepal geram karena satu fakta mengenai Arne terungkap. Dimana wanita itu adalah cucu sekaligus penerus JCompany yg merupakan perusahaan besar. Dirinya semakin kesal tatkala mengingat ucapan Arne yg menantangnya untuk memecatnya pagi ini.
"Ck.. Pantas saja dia sangat percaya diri saat ini." gerutu Angel.
Lalu Angel pun menunggu saat yg tepat untuk mendatangi Arne di apartemennya. Dirinya datang pada sore hari menunggu wanita itu pulang di apartemennya.
Disana Angel pun menunggu cukup lama hingga 1 jam lebih tapi Arne belum juga pulang ke rumahnya. Lalu tak berapa lama, muncullah seorang wanita tua yg tampak seperti pelayan.
"Permisi apa nyonya rumah ini ada?" tanya Angel.
"Ada, maaf nona anda ini siapa?" tanya ibu-ibu tersebut.
"Tak penting siapa aku, cepat panggil majikanmu." ucap Angel.
"Maaf nona, jika ingin membuat keributan sepertinya anda salah tempat." ucap ibu itu lagi.
"Ck banyak bicara juga kau itu hanya pelayan, cepat panggil majikanmu." ucap Angel dengan sombongnya.
Pelayan itupun masuk dan memanggil nyonyanya..
"Mana bi perempuan sombong itu..?" tanya seorang wanita muda keluar dari apartemen tersebut dan bibi pelayan pun menunjuk Angel.
"Siapa kau?" tanya Angel.
"Aku yg harusnya bertanya, ada perlu apa kau memaksa bertemu denganku?" tanya wanita itu lagi.
"Kau pasti orang suruhan, cepat suruh majikanmu bernama Arne untuk keluar..!" ucap Angel.
"Arne?? Siapa dia?? Disini aku penyewa apartemen ini, namaku Magdalena." ucap Magdalena.
"Penyewa, jangan bercanda sebulan lalu Arne masih tinggal disini, suruh dia keluar.." ucap Angel.
"Kau ingin cari gara-gara denganku?? Sudah bosan hidup??" tanya Magdalena menarik kerah Angel.
"Lepaskan..!" teriak Angel.
"Kau yg cari ribut kau juga yg takut.." ucap Magdalena mengangkat Angel dengan tangan satu.
"Ampun, lepaskan aku.." ucap Angel.
"Bibi cepat panggil petugas apartemen dan polisi, wanita ini perlu diberi pelajaran." ucap Magdalena kesal.
__ADS_1
Magdalena adalah atlit gulat profesional. Dan Angel salah mencari masalah dengan wanita itu. Ditambah lagi ayahnya kepala polisi, yg pastinya Angel akan menambah masalahnya saat ini.
Sekenario ini sengaja dibuat oleh Anderson agar Angel tak main-main dengan rumah tangganya apalagi istrinya. Anderson sengaja memberi diskon pada penyewanya dengan syarat jika ada wanita bernama Angel datang dan mencari istrinya bernama Arne, harus segera ditangani dan dibereskan dengan penegak hukum. Dan Magdalena menyetujuinya, terlebih dirinya merupakan atlit gulat. Bukan hal sulit baginya untuk menggertak seorang wanita.
Dan Angel yg dilihatnya hari ini benar-benar menggangunya. Tanpa basa-basi Magdalena menggertaknya dengan menarik kerah bajunya sampai tubuh Angel terangkat. Setelah wanita itu panik ketakutan, Magdalena akan menghubungi polisi dan ayahnya serta petugas keamanan apartemen.
Kini rencana angel bak senjata makan tuan yg membuatnya berada di kantor polisi karena berbuat keributan di apartemen seseorang. Petugas apartemen pun akan mengingat wajah Angel agar tidak diperbolehkan untuk memasuki kawasan apartemen lagi.
Dan Magdalena bersama bibi pelayan pun memberikan kesaksiannya. Bibi pelayan pun berkata jujur kalau Angel memaksa masuk dan ingin bertemu nyonya rumah. Begitu juga dengan Magdalena yg merasa terusik ada wanita yg berteriak di depan apartemennya.
Rekaman cctv apartmen pun menjelaskan semuanya. Hingga Angel harus menerima hukuman dengan membayar denda dan menginap semalaman di panjara.
Bibi pelayan pun manatapnya sambil bertanya.
"Makanya non, kan bibi sudah bilang jangan cari masalah dengan majikan saya." ucap bibi tersebut.
"Sudahlah bi, wanita sombong begitu memang harus diberi pelajaran." ucap Magdalena.
"Dan kau nona Angel, sekali lagi kau macam-macam denganku, aku bisa membantingmu ke lantai." ucap Magdalena membuat Angel ngeri.
Magdalena pun pulang bersama bibi pelayannya. Dan Magdalena sudah menghubungi Anderson si pemilik apartemen. Dirinya mengaku sudah membereskan wanita bernama Angel terlebih wanita itu memang mengganggu ketenangannya.
Anderson pun mengucapkan terimakasih atas tindakannya. Dan Anderson berharap Magdalena bisa betah tinggal di apartemennya serta akan memperpanjang diskon sewanya selama setahun. Hal itupun sudah cukup bagi Magadalena sebagai bayaran telah membereskan Angel.
Angel pun sangat tersiksa semalaman sampai tak bisa tidur karena sangat merasa tak nyaman di penjara. Angel pun memarahi petugas yg berbalik pada dirinya yg dimarahi.
"Hei petugas, kenapa disini tak ada kasur, bantal bahkan banyak nyamuk..!" protes Angel.
"Nona ini penjara bukan hotel, jangan berharap banyak dan tidurlah jangan berisik.." ucap petugas masih sopan.
"Aku tak terima aku akan bayar dendanya saja berapa aku harus membayar agar bisa keluar malam ini.." ucap Angel semakin membuat petugas kesal.
"Jika tak ingin ada disini setidaknya jangan membuat masalah, apalagi kau itu warga asing.. Masih untung hanya semalam berada disini.. " ucap petugas mulai kesal.
"Bagaimana caraku tidur, jika banyak nyamuk begini..??" tanya Angel kesal.
"Ck.. Dasar merepotkan.. Pakai ini.." ucap petugas.
"Apa ini? Lotion.?"
"Iya lotion anti nyamuk, jika kau tidak mau kembalikan." ucap petugas.
__ADS_1
"Ambillah, kulitku bisa rusak jika memakainya." ucap Angel tak mau memakainya.
"Dasar sombonh.. Kita lihat saja besok kulitmu yg akan dalam masalah." ucap petugas.
Dan benar saja pada pagi hari, Angel tak bisa tidur dan sekujur tubuhnya dirubungi nyamuk. Sekalipun wanita itu sudah menutupi tubuhnya dengan selimut tapi tetap saja nyamuk-nyamuk itu menyerbunya dan menghisap darahnya.
Pagi itu Angel terlihat buruk, kumel, acak-acakan, mata berkantung, bahkan kulitnya merah-merah karena gigitan nyamuk.
"Bagaimana apa kulitmu baik-baik saja?" sindir petugas tadi malam.
"Ck.. Aku takkan berada disini lagi." ucap Angel.
"Baguslah kalau begitu, jika datang jangan membuat masalah nona. Silahkan ambil barangmu lalu pergi." ucap petugas.
Petugas pun tersenyum menatap Angel menggaruk-garuk tubuhnya karena gigitan nyamuk semalam. Dan salahnya sendiri menolak pemberian lotion anti nyamuk. Hingga petugas itu hanya bisa tersenyum melihatnya.
"Kau kenapa tersenyum begitu??"
"Kau ingat nona cantik yg ditahan tadi malam?"
"Iya, memangnya ada apa?"
"Dia sangat sombong, dan pantas saja membuat masalah. Dirinya semalam protes soal tidak adanya kasur, bantal bahkan nyamuk."
"Lalu apa yg membuatmu tertawa.?"
"Aku sudah menawarkannya lotion anti nyamuk tapi dirinya menolak dan tadi kulitnya penuh dengan gigitan nyamuk dan terua menggaruk tangannya." ucap petugas itu sambil tersenyum menahan tawa..
"Ternyata hanya wajahnya saja yg cantik, kelakuannya benar-benar berkebalikan."
"Kau benar, wajar saja jika dia dilaporkan."
"Kuharap wanita itu tidak kembali kemari."
"Ya.. Aku pusing mendengar keluhannya semalam."
Begitulah Angel pun bebas dari tahanan pagi ini dan dirinya langsung menuju ke kamar hotelnya. Dirinya menangis karena sangat gatal akibat gigitan nyamuk dan tak bisa tidur semalaman. Dirinya pun langsung mandi dan tidur begitu tiba di hotel.
Sungguh sial sekali nasibnya setiap kali hendak menyingkirkan Arne dari Anderson. Tapi wanita itu masih saja mengejar-ngejar Anderson.
Anderson pun puas sekali pada tindakannya dengan mencari penyewa apartmennya seperti Magdalena yg kuat dan tak kenal takut. Berkatnya Angel berhasil disingkirkan dengan baik, dan kini pasti Angel akan segera kembali ke negaranya.
__ADS_1
"Kau pikir aku akan membiarkanmu menyentuk istriku?? Jangan harap.." gumam Anderson dalam hati.