Sahabatku Musuhku

Sahabatku Musuhku
Bab.131 : Honeymoon part.2


__ADS_3

Anderson dan Arne pun melanjutkan liburannya ke negara tetangga. Mereka hanya ingin liburan tanpa adanya gangguan. Dan tujuan mereka hampir tercapai. Kini mereka berada di negara terakhir.


Arne pun senang bisa mengunjungi negara ini, bahkan dirinya begitu bersemangat mengingat negara ini memiliki kebun bunga yg unik. Bunga yg hanya tumbuh di negara ini saja dan sulit dikembang biakan di negara lain.


"Akhirnya tiba juga disini." ucap Arne.


"Benar, dan aku lapar, ayo kita cari makan habis dari hotel." ucap Anderson.


"Tentu saja." jawab Arne tersenyum.


Mereka pun tiba di hotel dan menaruh barang, lalu mereka pergi mencari tempat makan terdekat. Tibalah mereka di resto pizza. Mereka memesan makanan dan menikmati tempat tersebut.


"Senangnya tak ada lagi panggilan darurat." ucap Arne.


"Tentu saja, kau akan aman jika bersamaku. Aku juga senang tak ada gangguan dari Eddy." ucap Anderson.


"Bukankah dia banyak membantumu?" tanya Arne.


"Itu benar, tapi kalau dia menelpon tandanya ada bahaya." ucap Anderson.


"Kalau aku yg menelpon?" tanya Arne.


"Darurat atau tidak aku akan mengangkatnya." jawab Anderson.


"Aku suka jawabanmu." ucap Arne tersenyum.


Mereka pun menikmati pizza mereka dan tersenyum bahagia. Candaan dan obrolan ringan selalu membuat mereka bahagia berdua.


Anderson pun tak mengira akab sebahagia ini menikah bersama Arne. Selain Arne bersikap dewasa, pemikirannya juga matang dan tak suka merepotkannya dengan hal kecil. Tapi yg membuatnya bahagia adalah istrinya sangat mencintainya dan begitu percaya padanya.


Saat Angel tiba pun, Arne tak langsung memercayainya dan menganalisa situasinya. Begitu ada hal yg mengganjal Arne langsung bertindak dan melawan Angel tanpa emosi. Wanita biasa pasti sudah bertengkar dan saling menjambak bila bertemu pelakor. Tapi Arne memilih tenang dan melawannya dengan kata-kata.


Sampai-sampai Arne mampu mengubah keadaan, bukannya dirinya yg kesal melainkan Angel yg ia buat kesal setengah mati. Bahkan membuat Angel harus mengakui kebohongan tentang kehamilannya dengan menyeretnya ke dokter kandungan.


Cerdas, dewasa dan tentunya setia padanya. Meski pasti Angel akan terus mengganggu mereka. Dan hal itu membuat Anderson risau mengingat Angel begitu berani mendatangi Arne.


Dan masalah kantornya kemarin pun, Anderson mencurgai Angel. Jika memang benar, nampaknya Anderson tak bisa terus bekerjasama dengan perusahaan wanita itu. Sekalipun harus merugi, itu lebih baik daripada rumah tangganya berantakan.


Setelah puas makan dan kembali segar setelah beristirahat beberapa saat di hotel. Mereka pun pergi ke tempat lain untuk menikmati liburannya selama disini. Arne pun mengambil kesempatan untuk pergi ke taman bunga yg indah. Disana dirinya mengambil banyak gambar yg bagus dengan latar bunga-bunga yg indah.


"Lihatlah, kita datang tepat waktu." ucap Arne melihat hamparan bunga yg tengah mekar.

__ADS_1


"Kau benar, pasti kita sedang beruntung kali ini." ucap Anderson.


"Ya.. Terimakasih sayang sudah membawaku kemari.." ucap Arne tersenyum.


"Tentu saja, jika buatmu akan aku kabulkan apapun itu." ucap Anderson.


"Sungguh??" tanya Arne.


"Ya.." balas Anderson dan Arne tersenyum.


"Ayo kita foto.." ucap Arne.


Mereka pun berfoto sambil berkeliling di taman bunga yg luas tersebut. Arne pun senang melihat pemandangan seindah ini. Apalagi mereka tiba saat bunganya sedang mekar.


Sebagai wanita pastinya Arne suka sekali foto di area seindah itu. Ponselnya penuh dengan foto-foto mereka saat liburan kali ini. Pasangan itupun begitu bahagia, hingga melonggarkan penjagaan. Mereka tak sadar kalau mata-mata Angel sudah mendektsi keberadaan mereka.


Anderson tentunya tak memprediksi hal ini. Dirinya hanya fokus pada istrinya saja tanpa memedulikan yg lainnya. Terlebih menurutnya tak mungkin Angel akan tahu keberadaannya. Tapi semuanya salah, karena kini Angel sudah tahu keberadaan mereka. Dan wanita itu langsung terbang ke negara ini.


.....


Ditempat lain, Angel sedang bersama Peter. Angel sampai meninggalkan Peter begitu saja.


"Angel kau mau kemana?" tanya Peter saat baru bangun tidur.


"Ck, apa urusan pekerjaan?" tanya Peter.


"Ya.. Sampai jumpa." ucap Angel lalu pergi.


Sementara Peter cukup kecewa Angel meninggalkannya begitu saja. Dan Angel langsung buru-buru memesan tiket untuk ke negara tempat Anderson berada. Ambisinya semakin besar untuk memiliki pria tersebut meski statusnya adalah suami orang.


"Anderson tunggu aku.." gumamnya.


Angel pun langsung terbang saat dapat tiket pesawat. Dirinya tiba pada malam hari dan menemui anak buahnya yg sudah bekerja keras menemukan Anderson dalam 2 hari.


"Kerja bagus.. Dimana mereka menginap?" tanya Angel.


"Di hotel Xx nona." ucap salah seorang.


"Baiklah, tugas kalian selesai. Kalau aku butuh sesuatu aku akan menghubungi. Bayaran kalian sudah aku transfer." ucap Angel.


"Terimakasih nona." ucap mereka.

__ADS_1


"Pergilah, aku akan ke hotel tersebut.." ucap Angel.


Angel pun melangkahkan kaki ke hotel tempat Arne dan Anderson berada. Dirinya begitu bersemangat ingin merusak honeymoon mereka. Apalagi jika berhasil menggoda Anderson dengan tubuhnya.


Angel pun mendapatkan kamar di hotel tersebut setelah menunggu beberapa saat. Dirinya dengan penuh percaya diri melangkah dan berharap bertemu Anderson. Tapi Arne dan Anderson sudah berada di dalam kamar.


Karena tak melihat apa yg dicarinya, Angel pun memutuskan untuk sarapan pagi besok dan menunggu keduanya untuk keluar kamar.


...


Esok harinya, Angel pun sejak pagi sudah duduk menunggu Anderson sarapan bersama Arne. Dirinya bahkan hanya duduk santai sambil menikmati kopi dan roti selama dua jam agar melihat keduanya.


Sementara Arne dan Anderson bangun agak siangan karena semalaman mereka lembur di atas ranjang. Keduanya pun baru keluar untuk sarapan setelah mandi.


Keduanya berjalan santai sambil bergandengan tangan mesra. Mereka memilih-milih menu sarapan berdua sambil membawa piring. Tentunya Anderson selalu disamping istrinya. Setelah itu barulah keduanya duduk dan menikmati sarapan paginya.


Angel yg melihat keduanya pun seperti menemukan harta karun. Angel berpura-pura mengambil beberapa makanan dan menuju ke meja keduanya tanpa permisi.


"Aku mau duduk disini.." ucap Angel tanpa malu.


"Siapa yg membiarkanmu duduk disana?" tanya Anderson tegas.


"Ayolah Anderson kita kan kenalan." ucap Angel.


"Wanita yg tahu etika pasti akan permisi jika ingin duduk bersama orang lain apalagi di hadapan istri rekannya." balas Arne cukup menohok.


"Ck.. Bolehkah aku duduk disini?" tanya Angel.


"Tidak, pergilah masih banyak meja kosong." usir Anderson.


"Aku tak suka makan sendirian.. Ayolah kalian temani aku." ucap Angel.


"Kau pelakor yg cukup gigih rupanya.." ucap Arne.


"Pergilah atau kupanggil staf keamanan." usir Anderson.


"Anderson..! Kau jahat sekali mengusirku.." ucap Angel berdrama ria hingga jadi pusat perhatian.


"Baiklah, duduk dan makan saja." ucap Arne.


"Tapi sayang.." ucap Anderson.

__ADS_1


"Biarkan saja dia duduk, nanti juga dia pergi sendiri." ucap Arne tersenyum karena sudah mendapatkan ide mengerjai Angel.


__ADS_2