
Setelah Kenzi akhirnya menerima Axel, perjuangan Axel selama ini pun tak sia-sia. Dan Kenzi benar-benar harus menguatkan hatinya untuk memulai lembaran baru. Dan Axel yg keras kepala terus melancarkan aksinya tanpa menyerah.
Sejujurnya Kenzi memang butuh waktu untuk menerimanya, tapi Axel tanpa henti terus berusaha. Apalagi saat dirinya kembali dari luar negeri, dirinya melihat beberapa kali Kenzi mencarinya ke apartemennya. Saat Axel mulai putus asa, dan menghilang sejenak justru Kenzi yg mencarinya. Itulah kesempatan yg diambil oleh Axel. Dengan menunjukkan kesungguhannya pada Kenzi.
Kenzi pun tak ingin mempermainkan Axel, hanya saja dirinya kurang percaya diri dan semuanya terjadi terlalu cepat. Terlebih Kenzi pernah gagal dalam berumah tangga, dan tiba-tiba seorang pria langsung mengajaknya menikah pastilah Kenzi butuh waktu untuk berpikir serta percaya.
Dengan sedikit sugesti dari Arne bahwa Kenzi harus berani memulai sesuatu, akhirnya Kenzi perlahan melihat kesungguhan Axel. Dan kejutan yg disiapkan Axel sengaja dibuat agar Kenzi tak bisa menolaknya.
Untuk itulah, Axel melakukan upaya terakhirnya untuk mendapatkan Kenzi. Bahkan dirinya yg pendiam sampai berani melamar Kenzi di rumah sakit di hadapan banyak orang. Semua karena dengan kemewahan sekalipun Kenzi belum bisa menerimanya. Hingga Axel harus memakai cara ekstrem ini.
Setelah akhirnya Kenzi menerimanya, Axel pun sedikit lebih tenang. Dan keluarganya terus bertanya soal pernikahan, tapi Axel berusaha meyakinkan mereka pada Kenzi. Terlebih status Kenzi adalah janda, dan tak biasa di keluarga mereka.
"Axel, kau yakin menikahi seorang janda?" tanya Zayn.
"Ya ayah.. Aku serius, dan dia juga belum punya anak, tak ada yg harus ayah khawatirkan." ucap Axel.
"Tapi.. Kau yakin?"
"Yakin ayah, aku yakin." ucap Axel.
"Baiklah, kau tidak boleh menyesalinya." ucap Zayn.
"Tentunya ayah." ucap Axel.
Diluar dugaan, ternyata Zayn sudah mencaritahu soal Kenzi dan tahu latar belakangnya. Pernikahan pertamanya yg gagal karena perjodohan dan perselingkuhan. Serta lingkungan Kenzi yg terbilang hanya seputar rumah sakit dan beberapa temannya.
Zayn pun setuju saja, tapi status janda Kenzi yg masih mengganjal dihatinya. Apakah putranya sanggup menerima hujatan banyak orang nantinya.?? Ya, karena Axel single dan Kenzi pernah gagal dalam pernikahan pasti ada saja yg akan menghujatnya.
...
Sementara keluarga Kenzi pun sangat setuju jika Kenzi menikah lagi. Terutama calonnya adalah Axel, putra dari keluarga dengan latar belakang luar biasa. Mereka pun mendukung penuh Kenzi karena takut Kenzi tak ingin menikah lagi setelah kegagalan kemarin.
Setelah serangkaian rencana pernikahan keduanya, pertama-tama pertunangan adalah acara awal. Dan Axel melakukannya sesuai keinginan Kenzi.
"Padahal, langsung menikah juga tak apa." ucap Axel.
"Kau ini, buru-buru sekali." ucap Kenzi.
"Kau kan suka to the point." ucap Axel.
"Kenapa aku jadi menyesal pernah mengatakan itu." ucap Kenzi.
Perkataan Kenzi yg menyukai To the point daripada berbasa-basi, membuat Axel menjadi blak-blakan dan ingin langsung menikah tanpa adanya pertunangan. Sangking to the point-nya bahkan sebulan setelah bertunangan mereka langsung akan mengadakan pernikahan.
Pertunangan pun diadakaan secara tertutup dan hanya dihadiri oleh keluarga saja. Tentunya Axel dan Kenzi senang karena semua pihak mendukungnya. Terutama Axel yg sangat tidak sabaran.
"Mulai saat ini kau akan menjadi milikku." ucap Axel.
"Kita belum menikah, jadi tunggulah satu bulan lagi." jawab Kenzi.
"Baiklah." ucap Axel.
"Kenapa kau terburu-buru.??" tanya Kenzi.
__ADS_1
"Ya aku tak mau kehilanganmu, bisa saja kau kembali pada mantanmu atau bertemu pasien tampan di rumah sakit." ucap Axel.
"Ada-ada saja alasanmu yg tak masuk akal itu." ucap Kenzi.
Arne pun hanya tersenyum bahagia melihat Kenzi bahagia bersama Axel. Arne berharap pernikahan keduanya nanti akan langgeng sampai maut memisahkan.
Dan Arne pun cukup miris melihat Nino yg nasibnya berujung menyedihkan. Nino ditipu oleh Susi habis-habisan dan kini kembali bercerai dari wanita itu. Nino pun sengaja meminta Arne merahasiakan alasannya bercerai dari Susi agar Kenzi hidupnya tenang. Nino senang mendengar Kenzi akan menikah lagi dan lebih ceria.
....
Tibalah di hari pernikahan Kenzi dan Axel. Keduanya nampak sangat serasi hari ini. Kenzi sangat cantik dengan gaun putihnya, dan Axel begitu gagah dengan setelan jasnya. Keduanya terlihat bahagia di pelaminan.
Dan Arne datang ke pernikahan keduanya bersama Anderson. Kedua anaknya yg masih balita pun ditinggal dirumah Jeny bersama pengasuhnya. Akan repot jika mereka datang bersama kedua balita tersebut.
"Akhirnya mereka menikah." ucap Arne.
"Siapa sangka pengawal yg kutunjuk akan menikah dengan Kenzi, dan lagi dia anak orang kaya rupanya." ucap Anderson.
"Benar, hidup Kenzi penuh dengat kejutan." ucap Arne.
"Semoga kali ini mereka bahagia, seperti kita." ucap Anderson.
"Amin.. Semoga begitu." ucap Arne.
Arne dan Anderson pun menyelamati kedua pasangan itu. Lalu mereka tak bisa lama-lama karena kedua balitanya ditinggal di rumah Jeny. Bisa gawat jika kedua balita itu menangis mencari Arne karena keduanya sangat dekat dengan Arne.
Arne dan Anderson pun pulang ke rumah Jeny, dan langsung disambut dengan tangisan kedua anak mereka yg mencari ibunya.
"Mamaaa.." teriak mereka.
"Ya.. Mereka lebih menyayangimu daripada aku." ucap Anderson.
Dan saat Arne datang, mereka langsung menatapnya dan memeluknya. Arne pun senang melihat anak-anaknya sangat dekat dengannya. Bahkan meski ada pengasuh sekalipun kedua anak itu masih mencarinya. Arne bahkan belum bisa kembali bekerja karena kondisinya. Tapi Arne masih bisa mengerjakan beberapa pekerjaannya dari rumah.
Lalu rencananya kembali menjadi dokter, sepertinya akan tertunda karena kedua anaknya adalah prioritas utamanya.
"Kau yakin akan menundanya lagi?" tanya Anderson.
"Ya.. mereka adalah prioritas utamaku." ucap Arne.
"Baiklah, kalau begitu keputusanmu." ucap Anderson.
Tapi tentunya Anderson juga merindukan profesinya menjadi seorang dokter. Hingga dirinya mendirikan sebuah klinik untuknya dan juga istrinya jika mereka bisa kembali menjadi seorang dokter. Tentunya klinik tersebut membutuhkan banyak waktu untuk ijin dan sebagainya.
Tepat saat ulang tahun Arne, Anderson pun memberinya kejutan dengan memperlihatkan klinik mereka. Sebuah klinik kecil yg akan diisi oleh beberapa dokter termasuk mereka nanti. Dan anak-anak mereka kini sudah berusia lima tahun. Sudah bisa untuk ditinggal bekerja.
"Ini milik kita?" tanya Arne.
"Iya.." ucap Anderson.
"Sungguh?" tanya Arne tak percaya.
"Kita bisa membuka praktek pada jam tertentu. Dan jika kita sibuk akan ada dokter pengganti." ucap Anderson.
__ADS_1
"Terimakasih sayang.." ucap Arne memeluknya.
"Iya sayang, aku juga ingin kembali menjadi dokter." ucap Anderson.
"Mama.. Papaa.." panggil kedua anak mereka.
"Ada apa sayang?" tanya Arne.
"Ini tempat apa?" tanya Alan.
"Ini namanya klinik tempat orang pergi berobat." ucap Anderson.
"Ooh.. Seperti rumah sakit?" tanya Alan.
"Benar sayang." ucap Arne.
"Lalu mama dan papa akan bekerja sebagai dokternya?" tanya Alena.
"Ya.. Seperti itu sayang." ucap Anderson.
"Hmm.. Kami akan ditinggal berarti." protes Alena.
"Alena, orang dewasa itu harus bekerja." ucap Alan.
"Iya sih.." ucap Alena.
"Sudahlah sayang, meski bekerja mama dan papa akan pulang ke rumah." ucap Arne.
"Baiklah, aku setuju." ucap Alena.
"Aku juga setuju, tapi papa harus membelikanku mainan.." ucap Alan.
"Alan kau sudah pintar bernegosiasi rupanya." ucap Anderson.
"Papa, jangan lupakan mainan untukku juga." ucap Alena.
"Ya.. Kalian akan dapatkan mainan, tapi ada syaratnya." ucap Anderson membisikkan sesuatu.
"Kalian bisik-bisik apa?" tanya Arne.
"Rahasia." ucap Alan dan Alena.
Arne pun hanya tersenyum melihat kedua anak kembarnya yg kompak tersebut. Bahkan jika sedang sakit dan menangis pun mereka sungguh kompak sampai Arne tak bisa tidur dengan tenang.
Mereka pun makan malam di restoran dan anak-anak itu terlihat sangat bahagia di ulang tahun mamanya. Setelah itu, anak-anak pulang ke rumah Jeny dengan sopir dan Arne berserta Anderson menginap di hotel bak pengantin baru. Dengan sedikit sogokan dari Anderson kedua anaknya mau menurut dan menginap di rumah Jeny. Sehingga Anderson dan Arne bisa berduaan malam ini tanpa gangguan.
Kehidupan Arne dan Anderson pun bahagia, dan dilimpahkan dengan banyak rezeki. Mereka perlahan-lahan membangun bisnis klinik tersebut hingga bisa membuka cabang di beberapa kota. Dan 3x dalam seminggu mereka mulai praktek lagi sebagai dokter di klinik mereka.
Pekerjaan kantor mereka pun tetap berjalan, apalagi Anderson pemilik perusahaannya. Dan Arne bisa bekerja kapan saja dari rumahnya. Arne hanya akan ke kantor saat ada pekerjaan penting saja. Sisanya dirinya akan bekerja dari rumah.
Kebahagiaan Arne pun merupakan kebahagiaan bagi Anderson juga. Jeny dan Sammy pun sangat senang jika kedua cucunya mendatangi rumahnya.
Sementara Kenzi dan Axel, kehidupan mereka juga sangat bahagia setelah dikaruniai seorang putri yg cantik berama Azelea. Mereka juga sering bertemu dengan keluarga Arne dan berkumpul bersama. Hanya Nino saja yg menjauh dari mereka dan memilih tinggal di luar negeri.
__ADS_1
Begitulah akhirnya, Arne bahagia dengan Anderson bersama anak kembarnya. Begitu juga dengan Kenzi yg menemukan cinta sejatinya dengan Axel, serta mempunyai putri yg cantik. Kesulitan dan air mata mereka di masalalu terbayar dengan semua kebahagiaan mereka kini. Dan semua proses itu membuat mereka dewasa, kuat dan berani menghadapi kenyataan yg pahit sekalipun.
#END.