Terlahir Kembali Di Dunia Lain Dengan Sistem Belanja Online

Terlahir Kembali Di Dunia Lain Dengan Sistem Belanja Online
Chapter 110 : Menara Iblis


__ADS_3

Yue Ling atau lebih cocok disebut saat ini sebagai raja iblis Shion telah memasuki menara iblis seorang diri, ketika dia membuka pintu sekitar 4 orang telah menunggunya, masing-masing dari mereka mengenakan zirah besi untuk menutupi tubuh mereka termasuk wajah mereka.


Semuanya berasal dari High Demon yang sudah bersumpah akan melayaninya. pertama Zirah Api, Zirah Es, Zirah Angin dan juga Zirah Emas. Begitulah mereka dipanggil.


Zirah Emas menundukkan kepalanya sembari menyambut kedatangan tuannya yang kemudian disusul yang lainnya.


"Selamat datang kembali nona Shion, kami sudah menunggu Anda."


"Kalian menungguku tapi tidak ada yang menjemputku."


"Kami sudah meminta para Demonic untuk melakukannya sayangnya mereka sudah dimusnahkan semuanya."


"Dari awal ide mempekerjakan manusia memang hal konyol."


Shion mengibaskan rambutnya lalu bertanya secara lebih detail, jika bawahannya meminta orang lain untuk menjemputnya maka sesuatu telah menahan mereka di tempat ini.


Ketika dia diberikan alasannya Shion buru-buru naik ke lantai teratas menara ini yang sejauh ini mencapai lantai 100.


Di aula singgasana dia dikejutkan dengan seorang wanita telanjang yang menggunakan kursinya sebagai tempat bermalas-malasan.


Ia memiliki rambut hitam panjang dengan mata sayu nyaris setengah terbuka. Kedua tanduknya cukup besar serta ekor berujung hati yang bergerak sampai lantai.


"Kamu sudah kembali, selamat datang!"

__ADS_1


Shion yang kesal mengirimkan beberapa bayangan berwujud tangan pada wanita iblis tersebut yang ditahan dengan satu tangan saja sembari menguap lebar.


"Menyerang seorang seperti itu benar-benar kejam loh, bukannya kita berteman."


"Aku tidak ingin mengakuimu lagi sebagai temanku, semenjak kau diangkat menjadi raja iblis nafsu, aku jauh lebih berhati-hati denganmu."


Pernyataan dingin itu dibalas acuh tak acuh oleh wanita tersebut.


"Kenapa harus berhati-hati, lagipula seharusnya yang menjadi raja iblis nafsu adalah kakakmu, aku hanya menggantikannya."


"Jika kau tidak menghasutnya untuk menyerang wilayah Elf dia tidak harus mati oleh tangan Casandra dan juga kedua matanya tidak akan diambil oleh musuh."


"Ara, jadi kau kecewa karena tidak mendapatkan matanya."


Shion tersenyum masam, saat dia ingin kembali menyerang wanita tersebut, dia sudah menghilang dan muncul di belakangnya dengan hamparan kelopak mawar yang berterbangan ke udara.


Semua orang tidak bereaksi dengan itu, terlebih saat kedua mata wanita tersebut berubah menjadi kuning emas.


"Aku dapat informasi yang bagus, kau mencoba menjebak pahlawan ke tempat ini, terlebih kau juga menemukan pahlawan baru di luar dari kekaisaran, menarik!"


"Mereka mangsaku."


"Jangan khawatir, aku tidak akan mengambilnya aku hanya ingin melihat bagaimana kalian mengalahkan mereka. Jangan lupa tentang Hoshimiya Rinko, sejauh ini dia adalah orang yang membunuh kita paling banyak."

__ADS_1


"Aku tidak perlu rasa kekhawatiran darimu itu, pergilah dari sini."


"Dinginnya, aku akan pergi, padahal tempat ini begitu nyaman untuk ditinggali."


Setelah kepergian wanita tersebut, Shion menarik nafas lega.


Zirah Api bertanya padanya.


"Anda tidak apa-apa?"


"Tidak masalah, Orpelia raja iblis dari tujuh dosa mematikan, orang itu sangat berbahaya kalian jangan sampai menyinggungnya, suatu hari jika aku memiliki kesempatan akan kubunuh dia."


Para bawahannya mengangguk mengiyakan.


Shion duduk di tahtanya dan mulai menyusun rencana untuk menjerat seluruh pahlawan dalam keputusasaan yang akan diciptakannya.


"Tidak perlu menahan diri, kalian bisa melakukan apapun jika mereka datang kemari memasang jebakan, membawa monster kuat, apapun itu... mereka pahlawan jika hanya dilawan setengah hati kita tidak akan bisa mengalahkan mereka."


"Dimengerti."


"Sekarang bagaimana kalian akan melawati ini."


Shion diam-diam menantikan harinya untuk mengumumkan kemenangannya.

__ADS_1


__ADS_2