Terlahir Kembali Di Dunia Lain Dengan Sistem Belanja Online

Terlahir Kembali Di Dunia Lain Dengan Sistem Belanja Online
Chapter 56 : Saling Memahami


__ADS_3

"Kekuatan seperti itu, tidak terlalu efektif dalam bertarung."


"Aku rasa kamu salah, meski terlemah tetap saja kemampuan ini cheat."


Adi menunjukkan revolver-nya yang membuat Rinko teringat tentang benda yang dibawa oleh Misa lainnya. Ia mulai mengerti kenapa benda yang seharusnya tidak ada di dunia ini malah ada sekarang.


Riko mendesah pelan lalu melanjutkan.


"Lalu apa tujuanmu sebenarnya?"


"Sama sepertimu aku juga ingin menyelamatkan dunia, mungkin kamu pernah mendengar tentang Shadow Hunter?"


"Organisasi itu kah, dengan begitu kamu pasti pemimpinnya."


Adi mengangguk kecil sebagai jawaban.


"Prioritas yang aku inginkan adalah menyelamatkan sebanyak orang yang aku temui khususnya orang-orang yang aku kenal, kamu mungkin sudah menyadarinya raja iblis bergerak secara besar-besaran saat mereka tahu ada pahlawan di satu tempat tertentu."


"Aku tahu itu, seorang yang dijadikan pahlawan di sini cenderung untuk menikmati ketenaran mereka, beberapa memutuskan untuk membuat banyak keturunan di desa-desa tertentu namun berakhir dengan semuanya dibunuh, walau diperingatkan mereka tetap saja ingin pergi dari tempat nyaman mereka, tentu hanya sebagian... fakta banyak pahlawan yang masih tinggal di Sentinal masih banyak."


Adi bertanya dengan senyuman masam.

__ADS_1


"Berapa pahlawan yang dimiliki kekaisaran saat ini?"


"Sekitar 40 orang kurasa, ketika mereka mati akan ada kuota tambahan yang bisa mereka panggil, saat aku dipanggil kemari itu mencakup satu kelasku."


Adi sedikit curiga dengan pernyataan tersebut. Dia sesaat memikirkan sesuatu yang mengganjal di dalam hatinya, melihat bagaimana Rinko sangat marah serta ekspresi dan nada bicaranya, ia bisa menyimpulkan satu hal.


"Jika pahlawan mati, jangan-jangan."


Rinko yang menyadari maksud dari Adi menyela.


"Kekaisaran berusaha untuk membunuhku juga, awalnya mereka melepaskanku untuk pergi, setelah itu mereka meminta para Assassin untuk melakukannya, tentu saja semuanya aku habisi dengan mudah.. kaisar tidak ingin memperburuk namanya jadi dia melakukan cara tersebut, jika aku ada maka pahlawan akan berkurang satu untuk dipanggilnya."


Rinko berdiri dari tempat duduknya sebelum berjalan ke depan Adi sembari menjulurkan tangannya meminta jabat tangan.


"Kita baru mengenal satu sama lain, tapi aku rasa kita bisa bekerja sama dalam hal ini."


Adi menerimanya dengan tangan terbuka.


"Mari singkirkan para iblis dari dunia ini."


"Aku juga setuju dengan itu, paling tidak kita harus mengambil seluruh benua dan memulihkannya sedia kala agar bisa dihuni kembali oleh manusia."

__ADS_1


Rinko yang berjalan melewati Adi untuk membuka pintu terhenti oleh pertanyaan Adi selanjutnya.


"Apa kau berniat untuk menjadi kaisar?"


Keheningan sesaat muncul diantara keduanya dan Rinko menggelengkan kepalanya.


"Tidak, orang sepertiku tidak cocok untuk itu.. aku akan memberikannya kembali pada pewaris sesungguhnya."


"Pewaris sesungguhnya?"


"Kaisar yang akan kita lawan adalah pahlawan di masa lalu, dia memperpanjang umurnya dengan terus tidur dengan wanita... benar-benar kekuatan yang menjijikkan."


Mendengar itu Adi bisa menyimpulkan satu hal, ini akan merepotkan. Setiap pahlawan diberikan kekuatan cheat maka kaisar tersebut juga demikian.


Pintu dibuka dan semua orang telah ketahuan menguping pembicaraan, sementara bawahan Rinko panik, Elsa menjulurkan lidahnya jahil.


"Kami hanya penasaran nona Rinko," kata Liza namun orang yang dimaksud terlihat tidak memperdulikannya.


"Bersiaplah, kita akan pergi malam ini."


"Baik." x3

__ADS_1


__ADS_2