
Hari ini Adi tidak mengenakan pakaian biasanya melainkan pakaian formal yang benar-benar digunakan untuk pedagang kelas atas, dia terlihat seperti orang di abad pertengahan yang menyiratkan sebagai seorang bangsawan sesungguhnya.
Ia mulai merapihkan rambutnya dengan sedikit jeli yang dibelinya dari sistem miliknya, tidak lupa ia juga memakai aroma khas yang hanya didapat dari parfum di dunianya.
Penampilannya sempurna bahkan jika Adi disebut sebagai orang tampan urutan pertama di kerajaan Erdan, maka siapapun akan mempercayainya.
Ia keluar pintu dan melihat bagaimana ketiga gadis yang dikenalnya berdiri membeku dengan mata melebar.
"Tidak mungkin, jadi seperti ini penampilan tuan sebenarnya."
"Ayolah Melty, yang berubah dariku hanya pakaianku, tidak lebih."
"Tidak, tidak, ada bagaimanapun terlihat tampan."
Brietta dan Daria yang sesaat terdiam mengangguk sepakat, bisa dibilang pakaian terkadang berpengaruh banyak pada pemakainya.
Mengabaikan keterkejutan mereka, Adi dan Daria naik ke punggung Brietta dalam wujud naganya, tidak perlu menunggu mereka terbang segera mungkin.
"Ngomong-ngomong Adi, bagaimana penampilanku?"
Daria terlihat seperti seorang yang ingin dipuji, Adi memang kurang peka akan sesuatu, tetapi ia tidak terlalu bodoh untuk tidak melakukannya.
__ADS_1
Saat ini Daria mengenakan gaun hitam yang cukup ketat di tubuhnya, karena Daria memiliki pinggang sempit itu terlihat cocok untuknya. Rambutnya yang panjang dan halus mampu menyihir siapapun yang menatapnya.
"Kamu sangat cocok dengan pakaian tersebut."
"Terima kasih, ya ampun... aku pasti memerah sekarang."
Tidak seperti saat bertamu ke rumah Viscount, Adi dan Daria akan memerankan peran suami istri sesungguhnya, sementara Brietta akan menjadi putri mereka. Hal ini dilakukan agar tidak menarik banyak mata saat mereka ada di wilayah pusat kekaisaran.
Daria sangat cantik hingga Adi berfikir untuk melindunginya dengan cara seperti ini, di kekaisaran sendiri ada larangan untuk tidak menggoda seseorang yang sudah menikah, mereka akan dihukum berat, celah ini bisa digunakan sebaiknya.
Adi dan Daria mengenakan cincin pernikahan yang membuat penyamaran mereka sangat sempurna.
Ketika wilayah pusat kekaisaran terlihat, Brietta turun sedikit jauh untuk menurunkan Adi dan Daria di tanah, sebelum berubah ke wujud manusianya, ia menghilangkan tanduk di kepalanya untuk menyembunyikan identitasnya sesungguhnya.
"Bisa kami melihat identitas kalian?"
Adi menggunakan kartu guild pedagangnya dan tentu itu diterima baik walaupun ada penipuan di dalamnya, Daria juga melakukan hal sama.
"Jadi begitu, kalian pasangan suami istri pedagang."
"Iya... ini putri kami."
__ADS_1
Brietta segera bersembunyi di belakang Adi seolah dia merasa malu saat melihat orang asing, aktingnya yang sempurna membuat Adi dan Daria cukup terkejut.
"Dia agak pemalu," kata Daria untuk mencairkan suasana.
Penjaga yang mengintrogasi mereka bertanya lebih jauh.
"Ngomong-ngomong aneh rasanya jika seorang pedagang datang dengan berjalan kaki, apa ada yang terjadi?"
"Sebenarnya kereta kami telah dirampok, syukurlah kami bisa melarikannya diri walaupun semua barang kami telah diambil."
"Aku melihat, pasti itu sesuatu yang mengerikan."
Penjaga itu menunjukkan simpatinya, terlepas dari penampilannya yang sangar dan garang dia pria yang baik.
"Aku tidak ingin menahan kalian lebih lama, masuklah dan kuharap kamu tahu apa yang akan kamu lakukan di dalam."
Adi mengangguk dengan bermartabat sebelum menggendong Brietta dan berjalan sangat dekat dengan Daria.
Brietta sendiri sangat senang saat seseorang menggendongnya, tidak hanya penampilannya yang berubah, berat tubuhnya juga berubah sesuai yang terlihat.
"Aku sedikit tegang barusan," kata Daria menarik nafas lega.
__ADS_1
"Semuanya sudah diatur, seharusnya kita akan baik-baik saja," balas Adi yakin.