Terlahir Kembali Di Dunia Lain Dengan Sistem Belanja Online

Terlahir Kembali Di Dunia Lain Dengan Sistem Belanja Online
Chapter 86 : Tujuan Berpetualang


__ADS_3

Ada sebuah dungeon di wilayah ini yang kerap dikunjungi oleh para petualang di masa lalu, tidak banyak yang mengetahuinya namun berkat bantuan Shadow Hunter, Adi bisa mengetahuinya, dalam rapat di penginapan Adi membentangkan peta untuk menunjukannya pada Sonya.


"Jadi begitu, saya bisa menyimpulkan bahwa dungeon tersebut sudah tersegel cukup lama."


"Benar, dikatakan semua orang kesulitan karena dungeonnya yang sangat dalam, jika seseorang mencoba menempuhnya mereka akan kehabisan makanan jika pun memakan monster mereka akan mati karena daging monster di sana tidak bisa diserap tubuh manusia, pada akhirnya siapapun akan mati kelaparan, berhubung aku memiliki sihir penyimpanan maka hal itu mudah ditangani."


"Sejak awal tuan Adi berencana untuk masuk."


Adi mengangguk mengiyakan.


"Setelah tiga hari kita akan langsung memasukinya, tujuannya adalah mengambil inti corenya."


"Dimengerti."


Yue Ling yang mendengar semua perkataan tersebut berteriak.


"Jangan bercanda, kalian berdua ingin melibatkanku dalam bahaya, aku bahkan tidak bisa bertarung."


"Saat di dalam kamu bisa berlatih."


"Tidak masuk akal, itu seperti aku tidak aman dimana pun aku berada."


"Jangan khawatir, aku akan melindungimu apapun yang terjadi, aku berjanji... bukannya ini kesempatan bagus untuk merasakan petualangan yang mendebarkan."


Atas perkataan Adi, Yue Ling tersenyum masam.


"Dasar penggila petualangan, apapun itu, jangan sampai aku terluka."

__ADS_1


Sonya mengangguk ke arah Adi sebagai bentuk bahwa dia juga tidak keberatan. Setelah sarapan Adi membawa kedua gadis tersebut mengunjungi toko pandai besi.


"Yo, kalian butuh sesuatu?"


"Kami mencari senjata yang cocok untuknya."


Pemilik toko meletakan tangannya di dagu sembari menilai keberadaan Yue Ling.


"Entahlah, kelihatannya dia tidak memiliki otot apapun."


"Oi."


"Berbeda dengan wanita di sebelahnya, dia pasti sudah banyak melewati pertarungan."


Paling tidak si pemilik ini memiliki kemampuan dalam menilai, setelah menimbang-nimbang pemilik toko memberikan satu set busur dan panah untuk digunakan Yue Ling.


"Senjata itu sedikit istimewa karena dibuat dari pohon terbaik, aku akan memberikannya 100 koin emas."


"Memang benar tuan Adi, busurnya dibuat dengan baik bahkan bisa menyerap mana."


"Hoh, kamu menyadarinya... bahkan jika seseorang tidak bisa menggunakan sihir, panah ini akan melakukannya, benda ini menyerap mana dari luar dan kemudian mengumpulkannya di sana untuk digunakan oleh pemakainya, kelemahannya adalah mana orang yang menggunakannya juga akan terhisap."


Berhubung Yue Ling tidak bisa menggunakannya, senjata itu cocok dengannya. Tidak ada alasan untuk menolaknya karenanya Adi mengambilnya untuk Yue Ling.


"Kau membelikan seorang gadis senjata seharga 100 koin emas, apa kau tidak masalah?"


"Aku masih punya tabungan."

__ADS_1


"Benar-benar."


Yue Ling menggelengkan kepalanya, di desanya ia hanya mendapatkan uang sekitar beberapa koin tembaga dalam tiga hari sekali, mengingat ini emas sangatlah mahal untuknya.


Sonya menjelaskan.


"Tuan Adi ingin memastikan kamu juga bisa membela diri sendiri, jadi pastikan untuk menggunakannya sebaik mungkin."


"Aku mengerti."


Untuk percobaan pertama mereka mengunjungi wilayah yang dipenuhi kelinci, untuk sementara waktu Yue Ling menggunakan anak panah untuk belajar. Saat dia sudah terbiasa ia diperbolehkan untuk menembakan panah mana.


Dia berteriak kesal saat panahnya tidak mengenai apapun, ketika kelinci itu membalas, Adi dan Sonya yang mengatasinya.


"Coba lagi."


"Baik."


Seharian penuh mereka gunakan untuk berlatih, Adi menggendong Yue Ling di punggungnya untuk berjalan bersama Sonya di sebelahnya.


"Lapar sekali, aku ingin makan."


"Tahan dirimu, sebentar lagi kita masuk ke dalam kota."


"Meski kau bilang begitu, perutku terus bersuara."


"Hari ini kita makan di kedai saja, bagaimana menurutmu Sonya?"

__ADS_1


"Saya tidak keberatan."


Kedai yang mereka pilih hanya kedai biasa yang menyajikan olahan daging Orc sebagai menu utama.


__ADS_2