Terlahir Kembali Di Dunia Lain Dengan Sistem Belanja Online

Terlahir Kembali Di Dunia Lain Dengan Sistem Belanja Online
Chapter 45 : Pekerjaan Utama (Volume 1 End)


__ADS_3

Sesuai yang kami duga, itu adalah bangunan mewah dan luas dengan tiga lantai yang mana langsung menghadap tepat ke patung dewi iris. Semua hal untuk berjualan sudah dipersiapkan seolah kami hanya harus meletakkan barangnya lalu langsung menjajalkannya


Berhubung tempat ini masih harus dibersihkan kami tidak melakukannya dengan cepat.


Beberapa saat kemudian para gadis demi-human telah muncul mendekati kami. Masing-masing dari mereka adalah anggota Shadow Hunter yang identitasnya tersembunyi.


Ada yang jadi pelayan kafe, penjual bunga, petualang dan sebagainya.


Mereka membungkuk ke arah kami berdua.


"Apa yang bisa kami lakukan nona?"


"Hari ini tuan membuka bisnis di sini, mulai sekarang kalian akan berhenti bekerja dan mulai mengelola toko ini, lakukan tugas kalian dengan baik."


"Dimengerti.. kalau begitu kami akan kembali beberapa menit berikutnya untuk membersihkan tempat ini."


"Tolong yah."


Mereka pergi begitu saja.


"Ngomong-ngomong berapa banyak anggota Shadow Hunter saat ini?" tanyaku memastikan pada Elsa.


"Kurasa 10.000."


"Sebanyak itu."

__ADS_1


"Setengahnya orang-orang yang kita selamatkan dari perbudakan dan setengahnya lagi secara sukarela menawarkan diri mereka.. aku rasa kedepannya akan jauh semakin berkembang."


"Tuan memang luar biasa."


Kami mulai bersih-bersih lebih dulu, ketika para gadis yang lain bermunculan kami melakukannya lebih cepat dan lalu mulai memindahkan barang-barang yang kami bawa sebelumnya, untuk saat ini yang kami jual hanya buah-buahan yang cukup tahan lama.


Pembukaan toko kami langsung menarik banyak pelanggan. Beberapa ibu rumah tangga tampak bertanya soal buah yang kami dagangkan.


"Ini pertama kalinya aku melihat buah seperti itu, apa namanya?"


Elsa mengambil perannya sekarang.


"Yang ini buah naga."


"Buah naga, apa mungkin ini terbuat dari naga sesungguhnya?"


Semua orang terlihat bergembira, selanjutnya adalah tugasku. Aku mengambil pisau lalu mengupas masing-masing buah yang kami jual yang kemudian aku taruh di setiap nampan yang dibawa pekerja kami.


"Pertama buah naga, silahkan coba."


Elsa dengan senang menyembutkan buah yang disajikan pada mereka.


"Kedua adalah rambutan."


"Uwaah, manis.."

__ADS_1


"Belimbing."


"Aku beli belimbingnya."


"Kemudian pisang, pisang ini sangat enak loh... jika yang warnanya hijau itu untuk diolah menjadi kolak sementara yang kuning ini bisa disajikan dengan susu untuk dibuat minuman ataupun dimakan langsung, setiap hari para pekerja kami akan menerangkan bagaimana mengelahnya jadi jangan sungkan untuk datang kemari dan membeli."


Semua orang berteriak semangat.


Hanya dalam waktu singkat kami menjual semuanya, untuk stok persediaannya sendiri bukan suatu yang kami khawatirkan.


Elsa mengambil satu kamar untuk ia gunakan sebagai pengiriman barang, ia membuat lingkaran sihir di lantainya yang kemudian ia aktifkan begitu saja.


"Sihirnya sudah selesai, dengan ini barang apapun bisa dikirim kemari dengan cepat."


Para pekerja terlihat bahagia juga, aku meletakan kertas di lingkaran tersebut yang dalam sekejap menghilang. Di dalamnya merupakan daftar barang yang kami pesan, setelah beberapa saat kotak-kotak kayu bermunculan yang isinya sesuai dengan daftar.


"Kalau begitu mari pindahkan semuanya sekarang."


"Baik."


Sayang sekali bahwa sihir ini tidak memindahkan orang juga, kalau bisa akan lebih mudah untuk aku kembali ke wilayah khusus dengan cepat.


"Misa?"


"Akan aku kerjakan."

__ADS_1


Hari-hari sesungguhnya untukku baru saja dimulai.


__ADS_2