Terlahir Kembali Di Dunia Lain Dengan Sistem Belanja Online

Terlahir Kembali Di Dunia Lain Dengan Sistem Belanja Online
Chapter 93 : Sihir Pemanggilan


__ADS_3

Sudut pandang Rinko.


Setelah kami mengunjungi desa, cukup mengejutkan bahwa orang yang kami cari tidak ada di sana. Aku memastikan kembali untuk bertanya pada kepala desa dan sekali lagi ia menggelengkan kepala.


"Sudah beberapa kali kami tidak melihatnya, di desa ini jarang ada orang lain yang mau bergaul dengannya, kami hanya membiarkannya begitu saja."


"Kalian mengabaikannya."


Markes sedikit kesal setelah mendengarnya dan Liza menepuk bahunya untuk menahannya.


"Pasti ada alasannya bukan kenapa kalian menjauhinya?" selaku demikian.


Kepala desa diam sejenak untuk memikirkannya sebelum membuka mulutnya.


"Ada dugaan bahwa kedua orang tuanya adalah anggota Demonic, meski tidak ada sangkut pautnya dengan gadis tersebut kami tetap saja mewaspadainya."


Itu wajar kenapa para penduduk desa menjauhinya, Demonic adalah tangan kanan iblis yang dipilih dari manusia, dengan asumsi bahwa orang tuanya membenci kekaisaran maka tidak aneh jika mereka memutuskan bergabung.


Liza memberikan komentarnya.

__ADS_1


"Mungkinkah bahwa anggota Demonic membawa gadis tersebut, walau tidak terlibat mereka mungkin ingin melakukan sesuatu padanya jika kemungkinan dia tahu tentang semua informasi dari mereka."


Yang dikatakan Liza mungkin benar, aku juga bersependapat. Tapi, jika kita harus mencarinya kami tidak memiliki petunjuk sedikitpun.


Tak lama anak kepala desa mendekat pada kami walaupun dia masih bersembunyi di belakang kaki ibunya.


Aku berjongkok padanya.


"Ada sesuatu yang ingin kamu sampaikan?"


"Saat bermain dengan yang lain, aku melihat kakak Yue Ling dibawa oleh beberapa orang berpakaian hitam."


Aku melihat ke arah kepala desa untuk mengkonfirmasi hal itu, dia sedikit ragu untuk membuka mulutnya.


Dia hanya tidak ingin terlibat dengan hal-hal merepotkan.


"Lalu apa kamu tahu siapa yang membawanya?"


"Tidak, tapi salah satunya memiliki gambar di lengan kanannya."

__ADS_1


"Kemungkinan itu sebuah tato, akan lebih baik jika kita tau bentuk apa itu," potong Berfield dan gadis kecil itu menjawab bahwa gambar tersebut gambar seekor ikan.


"Kita bisa mencarinya di kota terdekat, jika perlu kami akan mencari satu persatu," atas pernyataanku kami meninggalkan desa setelah mengucapkan terima kasih dan sedikit memberi uang sebagai kompensasi.


Uang akan sangat berguna untuk mereka bertahan di musim dingin.


Kami mencari informasi di kota terdekat dan menemukan bahwa motif tato tersebut kerap dipakai di sebuah bar di kota, ketika kami memasukinya kami menatap manajer yang sedikit mencoba berusaha menghindari kami.


Saat kami menekannya dengan keberadaan gadis yang kami cari, para karyawannya mulai mengerumuni kami.


Markes paling bersemangat, setelah mendapatkan arahan dariku dia menerjang untuk mencengkeram dua kepala di tangannya yang dia lempar menabrak dinding bangunan hingga terlempar ke luar.


Berfield bersiaga lalu menyerang dengan pisaunya, Liza pun sudah menyerang dengan tinjunya, untukku sendiri satu jari sudah cukup melemparkan mereka.


Kami berhasil menyudutkan manajer namun sesaat tubuhnya mengeluarkan aura mengerikan kemudian meledak hingga melemparkan kami ke jalanan yang dingin, bangunan yang kami masuki sebelumya rusak parah terlebih sosok iblis telah muncul di sana. Iblisnya sendiri menyerupai iblis yang semua orang kenal yang membuat mengerikan ukuran tubuhnya tidak masuk akal.


Markes mengeluh akan keadaan sementara Liza sedikit meringis.


"Dia mengobarkan dirinya untuk memanggil iblis seperti ini, para Demonic benar-benar sangat nekat."

__ADS_1


"Dia datang!" teriak Berfield.


Apapun itu, kami memang harus mengalahkannya, iblis raksasa mengirimkan tinjunya dan kami segera berpencar.


__ADS_2