Terlahir Kembali Di Dunia Lain Dengan Sistem Belanja Online

Terlahir Kembali Di Dunia Lain Dengan Sistem Belanja Online
Chapter 132 : Acara Pernikahan


__ADS_3

Di atas mansion Mesna meregangkan tangannya sembari melirik ke arah bulan yang bersinar terang di atasnya, dia tidak sendirian melainkan Adi juga bersandar untuk memperhatikannya.


"Kamu yakin akan menikahinya.. walau kamu menikah aku tetap akan menggodamu loh."


"Apa itu sesuatu yang dikatakan dewi."


"Mungkin saja."


Mesna turut bersandar di samping Adi sembari tersenyum kecil ke arahnya seolah meminta penjelasan.


"Aku hanya merasa bersalah jika aku terus membuat Daria menunggu, yang lebih sulit jika saat pertarungan raja iblis aku malah mati.. hal itu juga berlaku untuk yang lainnya."


"Aku kira sifat pesimismu sudah pergi tapi aku salah, apa kau ini tidak sadar bahwa kau kuat?"


"Soal itu."


"Aku sudah memberikan kekuatan cheat padamu, kau tidak akan mati Adi"


Mesna mengambil jeda di perkataannya lalu melanjutkan.


"Tapi aku senang kau memilih hal seperti ini, saat tiba di sini Adi selalu fokus untuk menyelamatkan dunia ini dan melupakan sesuatu yang penting, bahkan jika kamu ingin menyelamatkan dunia kamu juga tidak harus menghiraukan kehidupanmu sendiri, Daria sangat mencintaimu dan kau juga sebaliknya.. aku akan senang jika tidak hanya orang-orang dari dunia ini saja yang bahagia nanti tapi Adi juga merasakan hal sama, bagiku kamu melakukan hal benar."


"Itu mengejutkan bahwa Anda mengatakan hal seperti itu."


"Aku masih tetap seorang dewi loh."


Adi hanya tersenyum kecil sembari melihat Mesna yang membusungkan dadanya bangga.


"Ngomong-ngomong aku ingin puding saat ini?"


"Aku akan memesannya."


Adi melakukan seperti apa yang dia katakan lalu membaginya untuk Mesna, jika menghitung hari ini sudah setahun semenjak Adi dikirim ke dunia ini, sejauh ini kondisi manusia masih tetap sama tidak ada yang berubah, seluruh daratan sudah diisi oleh iblis dan kini ke 12 kerajaan masih berjuang untuk bertahan sampai sekarang.


"Lalu kapan pernikahannya akan diadakan?"


"Seminggu lagi, Daria perlu membicarakan hal ini dengan orang tuanya."


"Apa menurutmu orang tuanya akan setuju? Lagipula kamu tidak akan menikahi dia saja."


Adi hanya menaikan bahunya sebagai balasan, saat dia berkunjung dengan Daria ke kediaman keluarganya mereka langsung menyetujuinya.

__ADS_1


"Kerja bagus Daria, kamu akhirnya berhasil, dengan begini kamu bisa menghasilkan keturunan bagus di keluarga kita."


"Apa boleh buat, jika putriku sudah setuju... jaga dia Adi, aku akan membunuhmu jika kau membuatnya menangis."


"Eh?"


Adi hanya terkejut dengan reaksi mereka, apa keluarga bangsawan seperti ini. Itulah yang dipikirkannya.


Pernikahan sendiri akan diadakan di wilayah khusus jadi keduanya kembali setelah menyiapkan undangan. Dengan bantuan sihir teleportasi mereka bisa melakukannya dengan cepat.


Melty terkejut karena ia menjadi orang kedua yang akan menikahi Adi di waktu bersamaan, ia melirik ke arah Daria yang menjelaskan.


"Aku memberikan tempat khusus untukmu juga, tidak ada kesempatan lain kali."


Melty menangis.


"Hmm apa itu balasan dari perkataan sebelumnya, tapi aku kehilangan sebagian ingatanku."


"Hal itu tidak berpengaruh bukan begitu Adi."


"Iya."


Di saat yang sama Casandra muncul dengan ekpresi yang cukup mengerikan.


Sonya di sebelahnya terlihat malu.


"Hentikan nyonya."


"Apa Sonya tidak cukup untukmu juga, dadanya besar juga dan dia tidak kalah cantik."


Adi mundur, dia sudah menduga hal ini tapi untuk menikahi banyak wanita di hari yang sama dia mungkin jelas akan kesulitan.


Ia melirik ke arah Sonya.


"Sonya maukah kamu menunggu."


"Hm, aku akan menunggu."


Casandra terlihat kebingungan sembari melirik ke arah Adi dan Sonya secara bergantian. Dia akhirnya hanya mendesah pelan lalu mengikuti Sonya di belakangnya.


Itu merupakan pemandangan aneh dimana majikan yang malah membuntuti pelayannya.

__ADS_1


Di tempat lain, kelompok Rinko tengah bertarung dengan kawanan monster di dalam hutan.


Liza berkata dari belakang sembari mengangkat sebuah undangan.


"Nona Rinko, sepertinya tuan Adi akan menikah dalam waktu dekat."


"Heh begitu.. yah aku sudah menduganya, banyak wanita di dekatnya yang sangat menyukainya."


"Apa kita akan datang?"


"Aku rasa kita tidak bisa melakukannya.. kita akan berkunjung saat kita menyelesaikan area di sini."


"Kurasa Anda benar, Markes, Berfield."


"Iya."


Keduanya menerjang maju untuk membunuh monster yang ditahan oleh Rinko.


Sementara itu kelompok pahlawan Yuela juga mendapatkan surat undangan yang sama, mereka sedang berada di dekat menara surga yang sudah bebas dari pengaruh iblis.


Yuela bangkit dengan wajah bersemangat.


"Mari pergi ke wilayah khusus."


Sebelum dia melakukannya Alex sudah menyeretnya masuk.


"Eh?"


"Mari kita masuk sekarang, Lidia kau ikut."


"Tentu saja."


"Apa yang kalian lakukan mari kita pergi ke wilayah khusus dulu."


"Berisik, kita tidak ada waktu untuk ke sana, cepat selesaikan tugas kita di sini."


"Aku mengerti," balas Yuela berlinang air mata.


Setelah pernikahan tidak ada banyak berubah, Adi hanya menghabiskan malam dengan dua gadis sekaligus tanpa tidur di kamarnya dan keesokan paginya dia kembali mengatur desanya, walaupun jelas itu sangat berat untuk melakukannya.


"Aku pikir kamu harus membeli banyak obat mulai sekarang."

__ADS_1


Di dekatnya akan ada dewi yang selalu menggodanya.


__ADS_2