
Sesampainya di bawah, golem-golem raksasa mulai bermunculan untuk menyerang mereka, golem sendiri dibagi atas beberapa jenis, pertama golem batu, sesuai namanya terbuat dari batu, golem perak terbuat dari perak, golem Mytril dan juga golem Orichalcum sejenis bebatuan berwarna transparan yang sangat kuat mirip kaca.
Kecuali golem batu dan besi, harga material golem sisanya terbilang mahal. Karenanya mereka akan menghabiskan sedikit lebih lama di tempat ini untuk menambang.
Menggunakan gua tersembunyi sebagai markas, semua orang mengambil posisi terpisah untuk beristirahat.
Yuno menawarkan makanan yang dia bawa yang dia letakan di tas penyimpanan, akan tetapi kelompok Adi menolaknya.
"Saya lebih suka dengan masakan tuan Adi."
"Begitu juga aku."
"Sampai-sampai dua gadis menolak kebaikan pangeran, pasti makanan yang kamu buat sangat enak," kata Aizen sembari meletakan tangan di dagunya
Yuno juga sedikit penasaran sampai Adi berdeham sekali untuk melanjutkan.
"Aku tidak keberatan jika makanan diserahkan padaku."
"Tidak, itu tidak adil... gunakan bahan yang aku bawa juga."
__ADS_1
Adi berfikir pangeran ini terlalu serius dalam menanggapi apapun. Tidak hanya membawa makanan siap saji Yuno juga membawa aneka sayur-sayuran yang hanya tumbuh di kerajaan ini, khususnya jamur yang terlihat tipis akan tetapi memiliki panjang sekitar 30cm.
"Jamur ini selalu menjadi bahan favorit di semua kalangan, selain menyehatkan jamur ini juga bisa meredakan kelelahan."
"Aku punya beberapa daging jadi aku rasa membuat rebusan akan cocok."
Sementara semua orang menunggu dengan sabar, Adi telah menyiapkan berbagi bahan untuk memasak.
Adi sendiri tidak kesulitan untuk mendapatkan makanan tanpa batas. Hanya dengan sistem miliknya makanan seperti apapun bisa dibeli asalkan memasukan uang ke dalamnya.
Ia meletakkan wajan cukup besar untuk memasak, setelah bahan-bahan masuk dia mulai memberikan berbagai bumbu-bumbu kalengan. Aroma harus tercium dan menyebar ke setiap sudut gua.
"Bukannya ini daging rusa albino, dikatakan daging ini begitu mahal hingga hanya bisa dinikmati oleh bangsawan kelas atas saja."
"Rusa tersebut cukup banyak di tempat kami."
"Itu terdengar mustahil."
Lebih tepatnya daging ini hasil dari perburuan yang dilakukan Kamui di semua tempat yang pernah dia kunjungi.
__ADS_1
Setelah masakan selesai dibuat, semua orang mengambil porsi masing-masing. Aizen bangkit dengan tatapan bersinar.
"Apa-apaan ini? Baru pertama kalinya aku merasakan makanan selezat ini, sangat enak."
"Adi memang pandai memasak, jika kau tahu masakan apa lagi yang bisa dibuatnya kau akan tercengang."
"Apa?"
Sonya hanya mengangguk-anggukan kepalanya setuju.
"Ini memang masakan yang lezat, kamu pasti seorang juru masak ternama atau sebagainya," atas pujian Yuno, Adi hanya tersenyum masam. Pada dasarnya masakan ini bisa terasa enak tidak sepenuhnya atas kemampuan Adi sendiri.
Mereka tidur dengan lelap baru keesokan paginya mereka kembali bergerak, satu golem perak tampak berjalan ke sana ke sini tanpa arah. Ketika dia menoleh karena sebuah gerakan kecil dari Yue Ling, Sonya menikamnya dari belakang hingga tubuhnya berserakan.
Tubuh inilah yang bisa dikumpulkan untuk dijual nantinya
Kelompok Yuno juga memiliki caranya sendiri bersama Aizen, Yuno melemparkan bom kecil ke wajah golem yang diincar dan Aizen mengakhirinya dengan tebasan pedangnya.
Hanya Adi yang melakukannya sendirian akan tetapi material yang dia kumpulkan jauh lebih banyak.
__ADS_1