Terlahir Kembali Di Dunia Lain Dengan Sistem Belanja Online

Terlahir Kembali Di Dunia Lain Dengan Sistem Belanja Online
Chapter 125 : Desa Misterius


__ADS_3

Setelah meninggalkan menara iblis, Adi dan Yue Ling telah berjalan di sekitar padang rumput landai dengan panorama indah dari matahari yang baru terbit. Yue Ling sendiri telah menerima busur yang sebelumnya dia bawa dari kerajaan Starpiest dan sekarang hanya berjalan mengikuti Adi bersama Mesna yang keluar dari sistem.


Untuk Mesna sendiri tangannya sudah penuh dengan banyak puding.


"Memangnya kita akan kemana?"


"Aku mendapatkan permintaan dari desa di dekat sini bahwa mereka ingin pindah ke wilayah khusus."


"Desa di tempat ini? Ini pertama kalinya aku mengetahui ada desa yang masih selamat."


"Kamu akan tahu nanti."


"Puding ini sangat enak, Yue Ling... kamu mau?"


"Tidak, terima kasih."


Mereka sampai di area hutan dan ketika berjalan ke bagian tengah mereka bisa melihat sebuah benteng yang dibuat dari kayu menghalangi pemukiman kecil di dalamnya.


Yue Ling terkejut saat sekelompok Orc telah menyergap mereka dengan berbagai senjata di tangan mereka. Tidak seperti kebanyakan Orc mereka mengenakan pakaian layaknya manusia.


Salah satu Orc berkata.


"Tahan di sana manusia, kami tidak mengizinkan siapapun untuk mendekat ke tempat ini."


Adi sendiri memunculkan sebuah surat undangan yang sebelumnya diterimanya membuat mereka menunjukkan wajah pucat.

__ADS_1


"Anda pasti tuan Adi, ya ampun... kami telah membuat kesalahan, tolong maafkan kami."


Semua Orc berlutut meminta maaf, wajah Yue Ling bahkan memucat.


"Apa-apaan mereka? Apa mereka benar-benar monster?"


"Tolong angkat kepala kalian, aku tidak masalah."


"Meski begitu."


"Sudahlah."


Orc tersebut yang tadinya garang menjadi lebih lembut.


"Seperti yang diduga tuan Adi sangat rendah hati, Anda pasti ingin bertemu tertua, biar aku yang akan mengantar Anda, namaku Luis.. aku kepala penjaga di tempat ini."


Yue Ling melihat ke sekitar dan menemukan beberapa Orc wanita tampak mencuci bersama di dekat sumur sementara anak-anaknya sedang berlarian ke sana kemari bermain.


Apa yang bisa dia gambarkan hanyalah pemukiman manusia pada umumnya.


"Silahkan, beliau sudah menunggu Anda.. aku inginnya turut menemani sayangnya aku harus kembali secepatnya, sampai nanti."


"Kau mungkin butuh ini satu."


Mesna yang dikenal pelit memberikan satu pudingnya pada Luis yang menerimanya dengan senang hati.

__ADS_1


Adi berfikir mungkin dewi juga bisa sedikit berbaik hati pada monster.


Ketiganya masuk ke dalam rumah tersebut dan mendapati seorang wanita duduk menunggu mereka.


"Aku sudah menunggu kalian, sebelumnya aku ucapkan terima kasih sudah mau menerima permintaanku."


Yue Ling bolak balik melirik ke arah Adi dan wanita tersebut. Dia awalnya memikirkan bahwa itu Orc akan tetapi pemimpin yang ia lihat adalah manusia.


"Adakah yang bisa menjelaskan semua ini? Kenapa ada manusia di kumpulan Orc?"


"Lebih tepatnya dia bukan manusia, melainkan sebuah inti core dungeon dalam bentuk manusia."


"Yang tuan Adi katakan benar, biar aku perkenalkan.. namaku No.12 aku sebelumnya melayani sang Sage Lumina."


Adapun penampilan No.12 tidak jauh dari No.11 yang dikenal Adi, yang membedakan hanyalah gaya rambutnya yang dikepang satu ke belakang dengan pita sebagai ikatannya.


"Jadi dia bukan manusia," kata Yue Ling merenung bahwa dia tidak bisa membedakannya.


"Benar, kami hanyalah sebuah kehidupan buatan yang dibuat oleh nona Lumina, No.11 menjaga dungeon sementara aku menjaga pemukiman sendiri."


"Jangan bilang ada yang lainnya juga?"


"Tidak, hanya kami berdua yang tersisa."


"Lalu bagaimana dengan pemukiman ini?"

__ADS_1


"Hal itu akan menjadi cerita panjang."


Semua pertanyaan Yue Ling dapat dijawab dengan cepat.


__ADS_2