Werewolf Alteration

Werewolf Alteration
Milly


__ADS_3

Brugh.. Tanpa aba-aba tubuh Azzlea ditabrak hingga dirinya jatuh direrumputan. "Auch.." Ringis Azzlea yang kesakitan karenanya.


"Aku sudah menunggumu disini sekian lama, mengapa kau baru datang menemuiku." ujarnya.


"Apa yang kau lakukan." teriak Azzlea.


Azzlea bangkit dan melepaskan rengkuhan seekor serigala yang secara tiba-tiba menabrak tubuhnya. "Apa yang kau lakukan ha, kau ingin membunuhku?" maki Azzlea dengan kesalnya sembari menjauh dari serigala itu.


Serigala itu nampak diam dan mengawasi Azzlea dengan mata biru yang dimilikinya. "Si.. Siapa kau? Jangan menatapku seperti itu." ujar Azzlea memperingati. Serigala itu nampak patuh dan menurunkan pandangannya kepada Azzlea. Azzlea sedikit tercekat karena serigala yang baru dilihatnya ini nampak penurut dan mengikuti apa yang diperintahkannya.


Azzlea perlahan mendekat kearah serigala cantik itu. Diusapnya secara perlahan kepala serigala itu dengan hangat. Nampak serigala itu memejamkan matanya menikmati belaian dari Azzlea. "Siapa namamu?" tanya Azzlea.


"Milly." jawabnya singkat.


"Kurasa kau serigala yang cukup ceria. Seperti namamu."


"Terimakasih. Apa aku menyakitimu?" tanya serigala Milly.


Azzlea menggelengkan kepalanya. "Aku baik-baik saja."

__ADS_1


"Maafkan aku, aku begitu bersemangat melihat kedatanganmu hingga aku tak kuasa menahan perasaanku." ujar serigala itu.


"Maksudmu... Kau menunggu kedatanganku?" tanya Azzlea. Serigala itu nampak menganggukkan kepalanya.


"Mengapa? Maksudku aku sama sekali tak mengenalmu. Mengapa kau menunggu kedatanganku?" tanya Azzlea.


"Aku adalah wolf milikmu yang sesungguhnya." ujarnya.


"Apa maksudmu. Aku memiliki Queen, benar bukan Queen?" tanya Azzlea. Namun sedetik kemudian Azzlea kebingungan karena Queen tak lagi menghuni tubuhnya.


"Queen... Queen..." panggil Azzlea kebingungan.


"Mengapa wolf ku tak menjawab panggilan dariku. Mengapa? Queen jawablah panggilan dariku."


"Mengapa? Mengapa apa karena tempat ini?" tanya Azzlea kebingungan.


"Karena akulah yang akan bersama dengan Nona. Bukankah Nona kemari untuk menjemputku?"


"Tidak... Aku tidak percaya. Siapa kalian, dan dimana aku berada aku tidak mengerti sama sekali." elak Azzlea menjauh dari serigala itu.

__ADS_1


Azzlea masih berusaha memanggil wolf miliknya namun semuanya masih tetap sama karena Queen sama sekali tak menjawab panggilan darinya. Azzlea terduduk lemas tak berdaya, sungguh dirinya sama sekali tak mengerti dengan apa yang terjadi padanya. Dan pertanyaan yang selalu menghantui dirinya mengapa dirinya tiba-tiba bisa berada disini.


Azzlea berusaha menguasai dirinya, serigala yang mengaku bernama Milly terus menatapnya tanpa melakukan apapun. Serigala itu hanya menatapnya dari kejauhan, terlihat matanya begitu sendu melihat Azzlea yang tak menerima dirinya.


"Apa kau benar-benar wolf milikku?" tanya Azzlea kemudian.


"Benar Nona, saya adalah wolf Nona yang sesungguhnya." jawabnya.


"Bukankah aku memiliki Queen yang selalu bersamaku?"


"Tapi pada kenyataannya aku adalah wolf Nona yang sesungguhnya, itulah yan Nona katakan padaku seribu tahun yang lalu." ujarnya. Mendengar hal itu Azzlea membelalakkan matanya.


Azzlea sungguh tak percaya dengan apa yang diucapkannya. Seribu tahun katanya, bahkan Azzlea baru hidup selama dua puluh empat tahun bagaimana bisa dirinya mengatakan hal konyol seperti itu seribu tahun yang lalu. Sungguh banyak hal yang tak masuk akan yang dialamnya sejak dia menginjakkan kakinya ditempat ini.


"Apa saat ini aku masih hidup?" tanya Azzlea.


"Nona masih hidup, hanya saja saat ini tubuh Nona sedang tak sadarkan diri." jawabnya. Jawaban itu membuatnya bernafas lega karena dirinya tak benar-benar pergi meninggakan orang yang disayanginya.


"Aku... Aku sama sekali tak tahu apa yang terjadi disini, mengapa aku ada disini."

__ADS_1


"Mungkin kau memiliki jawaban dari pertanyaanku. Bisakah kau menjawabnya?" ucap Azzlea mendekat secara perlahan serigala didepannya. Serigala itu menganggukkan kepalanya.


"Duduklah." perintah Azzlea. Serigala itu terduduk didekat Azzlea dengan meletakkan kepalanya dipangkuan Azzlea.


__ADS_2