
"Benar tuan, saya rasa juga begitu." ucap Vino dengan mata yang menatap Alex.
"Cepat kumpulkan anak buah dan siapkan semuanya! ini tidak bisa di biarkan. Aku akan ikut bersama kalian ke Italia." ucap Alex dengan wajah yang garang dan rahang yang kokoh. Terlihat matanya menajam ke arah depan. Ada raut kebencian yang di tampilkan nya.
"Tapi tuan, kaki tuan kan masih sakit. Bagaimana nanti terjadi sesuatu hal yang mengejutkan kita di sana." ucap Vino menjelaskan kepada Alex.
"Aku tidak perduli. Hari ini aku harus bisa berjalan dan berlari. CEPAT PANGGILKAN DOKTER TERBAIK KE MANSION INI!" ucap Alex dengan lantang dan amarah yang berapi-api.
__ADS_1
"Baik tuan." Vino yang tak punya daya dan kuasa pun langsung memanggil dokter terbaik di dunia untuk menyembuhkan kaki pincang tuannya itu. Semua yang di perintahkan oleh Alex segera terwujud. Para dokter terbaik di dunia sudah datang ke rumah nya untuk melakukan pengobatan yang ia inginkan.
Siangnya dokter itu datang, sorenya kaki Alex sudah sembuh total. Dia bahkan mengetes kakinya itu dengan cara berlari dengan sangat kencang. Dan hal hasil, Alex tersenyum puas dengan kerja keras dan pengobatan yang di lakukan para dokter kepadanya. Karena semakin senangnya, Alex pun menambahkan bayaran kepada beberapa dokter terbaik itu. Benar-benar gila! Alex mengeluarkan uang sekitar 10 juta usd dollar Amerika yang setara dengan 143.204.500.000,00 Rupiah Indonesia. wow, benar benar gila Alex ya. Uang nya habis miliaran hanya karena para rivalnya? this is so crazy! padahal masih banyak orang di luar sana yang sangat membutuhkan seperempat uangnya itu untuk sekedar makan satu kali sehari.
Setelah puas dengan acara berlarinya, Alex menghampiri Vino asisten setianya itu, lalu menyuruh Vino untuk menyiapkan semuanya.
Vino pun lagi-lagi tak bisa membantah apa yang di perintahkan oleh tuannya ini. Dia segera menyuruh beberapa anak buah kepercayaan untuk menyiapkan segala yang di perintahkan Alex. Akhir nya tanpa menunggu lama, Alex dan anak buah nya pun terbang ke Italia dengan menggunakan jez pribadi yang baru saja ia beli. Benar benar miliader!.
__ADS_1
"Sepertinya ini akan menjadi hal yang sangat seru!" ucap Inder tersenyum menyeringai ketika mendengar informasi dari Marco kaki tangannya.
"Baiklah Marco, terima kasih atas informasi yang kau berikan. Pergi dan bersenang -senanglah malam ini." ucap Inder sembari memberikan satu kartu Black Card nya. Marco pun pergi dari hadapan Inder setelah mengambil kartu tanpa batas itu.
Inder sangat bahagia ketika mendapatkan kabar tentang keberangkatan dua rivalnya itu. Siapa lagi kalau bukan Arsenio dan Alex.
"Mereka begitu bersemangat ya datang ke acara pesta yang ku buat." ucap nya sembari tersenyum smirk.
__ADS_1
Inder keluar dari ruang kerjanya menuju ke ruang gym yang berada di mansion kekuasaan nya itu. Dia melakukan ngegym dengan semangat yang membara. Terlihat otot-otot yang selalu berubah menjadi besar jika dia mengeluarkan tenaganya. Betapa sexy nya dia, tubuhnya bak atlet internasional, tinggi dan terlihat roti sobek di bagian perutnya. Inder ngegym dengan mengguna kan celana training berwarna putih.