World Lion Mafia

World Lion Mafia
Kejutan Arsenio


__ADS_3

"Mulai sekarang, jika kau melakukan satu kesalahan, maka aku akan menghukummu. Semakin besar kesalahannya, maka semakin besar pula hukumannya. Dan ciuman itu adalah hukuman terkecil untukmu. Teruslah buat kesalahan, karena aku akan menunggu dengan senang hati dan selalu siap untuk menghukummu." ucap Arsenio yang tanpa Laura sadari tersenyum devil melihatnya.


"Deg." jantung Laura seakan berhenti berdetak. Laura menatap kosong ke arah Arsenio. Arsenio menertawakan Laura dalam hati. Dia sangat suka dengan semua yang berkaitan dengan Laura.


Hhhh,,,lihat wajah jeleknya itu. Imut sekali,,,jika saja dia tak lelah, sudah pasti dia ku hajar habis-habisan! batin Arsenio sedikit nakal dengan sudut bibir yang sedikit terangkat.


"Cepat suapi aku lagi." perintah Arsenio membuat Laura tak bisa melamun lagi. Akhirnya pagi menjelang siang itu di lewati dengan keusilan Arsenio dan kepolosan Laura. Arsenio tak henti-hentinya memojok kan dan membuat Laura mati kutu dengan sikap anehnya. Dalam hati pria itu bersorak ria. Sedangkan Axel masih sibuk memikirkan apa yang terjadi dengan pengantin baru itu kemarin malam. Axel masih mengingat jelas dengan darah perang dunia yang ia lihat di atas kasur pengantin baru itu. Otaknya Sudak mulai error.

__ADS_1


Bagaimana keadaan Nona Laura? apa dia baik-baik saja setelah di bantai Tuan Muda? apa Nona Laura kuat melawan Tuan? bagaimana bisa wanita itu terlihat baik-baik saja ketika bermain tinju dengan pria seperti Tuan. Lihatlah tubuhnya, tinggi besar, kekar, dan tenaganya lebih kuat daripada aku. Malangnya nasibmu Nona. batin Axel dengan pemikiran aneh dan liar nya. Bagaimana bisa sekretaris sekaligus kaki tangan kesetiaan itu bisa berfikiran sejauh itu?? Sepertinya Axel harus segera menikah agar tidak sibuk dengan pasangan orang lain terutama pada Arsenio.


Karena Axel pusing dengan pemikiran bodohnya, akhirnya pria dewasa itu memilih mengistirahatkan tubuhnya sejenak. Mata tajam bak elang itu perlahan mulai meredup dan tak lama tertutup. Axel sudah masuk ke dalam mimpi di siang bolong ya.


***


Arsenio memberi kode dengan menggerakkan sedikit kepalanya seakan berkata, 'Buka dan masuklah' itulah sekitarnya yang di tangkap Laura saat ini.

__ADS_1


Karena rasa penasarannya sudah tinggi, akhirnya dengan cepat Laura segera membuka pintu di depannya lalu masuk kedalam kamar itu menemui seseorang. Laura terus melangkah kan kakinya dengan mata yang terus bergerak mencari seseorang. Laura berhenti ketika melihat seorang wanita yang terlihat tak asing di matanya sedang berdiri menghadap jendela kamar. Dengan pelan dan hati-hati, Laura melangkah dan mengulurkan salah satu tangannya menyentuh bahu gadis itu.


Karena merasa ada yang menyentuh nya, gadis yang menghadap jendela itu seketika memalingkan wajahnya melihat tangan lalu beralih melihat wajah pemilik tangan. Mata kedua gadis membesar. Wanita yang menghadap jendela perlahan membalikkan tubuhnya dan refleks memeluk Laura.


"Laura."


"Meme."

__ADS_1


Ucap mereka secara bersamaan. Keduanya berpelukan sembari melepas rindu yang telah lama tak tersalurkan. Meme menangis sembari menghapus air mata bahagia nya. Hampir setahun mereka tak ketemu. Dan sekarang, Allah mempertemukan mereka kembali.


__ADS_2