
Tak lama Arsenio datang, tibalah Alex yang datang dan masuk ke acara yang di buat oleh Inder. "Selamat datang tuan Alex. Terimakasih telah hadir di acara kecilku ini." ucap Inder menyapa Alex yang hanya berpura-pura tersenyum.
"Tentu saja aku akan datang tuan Inder, terima kasih telah mengundangku." ucap Alex sembari menyalami tangan Inder.
"Terima kasih kembali tuan." ucap Inder sembari tersenyum terpaksa lalu menyambar tangan Alex.
Tak jauh dari dua pria yang sedang asik berbincang itu, terlihat Arsenio menatap tajam ke arah rivalnya Alex. Alex yang sadar dengan tatapan tajam dari Arsenio pun langsung tersenyum jahat. "Hay tuan Arsenio, senang bertemu dengan anda di acara mewah ini." ucapnya sembari tersenyum smirk. Alex mendekati Arsenio dimana Inder juga mengikutinya.
"Tentu tuan Alex, senang juga bisa bertemu dengan anda." ucap Arsenio dengan senyum menyeringai. Dia tak kuasa menahan tangannya yang saat ini sedang bersentuhan dengan rivalnya Alex. Dia tidak bisa gegabah dan mengacuhkan tangan dari rivalnya itu di karenakan ada Inder di dekatnya.
Kita lihat apa yang akan kalian lakukan. Inder
__ADS_1
Lihat saja, tak lama lagi akan ku musnahkan kalian berdua! Alex
Aku akan menghancurkan kau Alex dan kau juga Inder. Dasar sampah masyarakat! Arsenio.
Mereka bertiga saling membatin satu sama lain. "Silahkan tuan." ucap salah satu pelayan membawah minuman. Hal itupun membuyar kan lamunan ketiganya. "Silahkan di minum tuan tuan." ucap Inder mempersilahkan.
Kau fikir aku akan meminumnya? cih, dasar mafia gila! Arsenio
Arsenio mengambil salah satu gelas jus dan memegangnya .Dia hanya berpura-pura agar Inder tak curiga kepadanya. "Silahkan tuan Alex." ucap Inder menawarkan lagi, bahkan sampai dia sendiri yang turun tangan mengambilkan minuman untuk rivalnya Alex.
Kurang aj*ar sekali mereka ini, sabar Inder sabar...jangan gegabah, nanti rencanamu rusak!
__ADS_1
Dengan terpaksa Alex pun mengambil minuman yang sudah di sodorkan Inder kepadanya. Mereka bertiga sudah memegang gelasnya masing-masing. Mereka saling tersenyum satu sama lain dengan senyum terpaksa dan di buat-buat. Siapapun yang melihat kelakuan mereka, pasti akan langsung segera tahu, bahwa mereka bertiga sedang berpura-pura. "Mari bersulang saudara-saudara." ucap Inder kepada semua orang yang berada di pesta itu, termasuk kepada Arsenio dan Alex. Arsenio yang tidak mau minum pun dengan secara perlahan -lahan membuang sebagian minumannya ke salah satu pas bunga yang berada di sebelahnya.
Aku tidak sebodoh yang kau fikirkan Inder. Arsenio
Alex pun juga melakukan hal yang sama, diam-diam dia menumpahkan minumannya sedikit demi sedikit ke lantai di belakangnya.
Aku tak akan termakan oleh sikapmu Inder. Cih dasar bedebah sial*n! Alex
Kalian kira aku tidak melihat apa yang kalian lakukan?! hello... jangan bilang aku Inder Naldo Darold, jika membiarkan kalian lepas dari jebakanku. Kali ini kalian bisa bebas dari racun yang ku siapkan khusus untuk kalian, tapi lihat nanti apa yang akan aku lakukan pada kalian.
"Pelayan.." panggil Inder pada salah satu pelayan yang sedang membawah minuman.
__ADS_1
"Iya tuan." ucap pelayan itu ketika sudah berada di dekat Inder. Cepat tambahkan minuman tuan-tuan ini." ucap Inder terdengar manis dan perduli.