World Lion Mafia

World Lion Mafia
Kepanikan Arsenio


__ADS_3

"Nyenyak sekali dia." ucap Arsenio kesal di abaikan oleh Laura.


Arsenio menatap Pak Mun lalu memberikan isyarat agar di berikan segelas air. Setelah air sampai di tangan Arsenio, dengan pelan mafia kejam itu memercikkan sedikit air di wajah Laura dengan jari jemari nya. Laura terbangun dan langsung meriang ketika merasakan air dingin mengenai wajah panas nya.


"Tuan, seperti nya Nona sedang sakit." ucap Pak Mun ketika memperhatikan wajah dan bibir pucat Laura yang bergetar menahan dingin.


Arsenio yang mendengar itu langsung menyentuh kening Laura dan refleks Arsenio menarik tangan nya yang merasa panas. Betapa terkejut nya pria itu ketika merasakan hawa yang sangat panas di wajah Laura.


"Dia demam, cepat bawah dia ke rumah sakit." teriak Arsenio panik dan menampilkan wajah cemas dengan ke adaan Laura.

__ADS_1


Axel yang mendengar teriakan Tuan nya langsung pergi ke asal suara. Semua yang berada di mansion panik dengan teriakan Arsenio. Axel segera berjalan ke arah Laura dan mengangkat nya namun di tangan pria itu di tepis oleh Arsenio.


"Apa yang kau lakukan?" tanya Arsenio dengan raut wajah sangat kesal.


"Saya ingin membawa Nona Laura ke rumah sakit tuan." ucap Axel dengan nada kaku dan gugup.


"Minggir, biar aku saja yang menggendong nya." ucap Arsenio dengan tegas lalu segera berlari ke arah mobil dengan Laura yang di gendong ala bridal style.


Axel yang sudah berada di kursi kemudi langsung saja menjalankan mobil mewah itu dengan kecepatan tinggi. "Lambat sekali jalan nya! lihat, dia hampir mati!" bentak Arsenio dengan wajah yang sangat khawatir dengan kondisi tubuh lemah Laura.

__ADS_1


"Ini sudah kecepatan paling tinggi Tuan." ucap Axel dengan mata yang fokus ke arah depan.


Baru kali ini aku melihat tuan khawatir berlebihan terhadap seseorang. Yang ku tau, mafia kejam ini tidak punya belas kasih dan acuh terhadap sesuatu. Apa Tuan sudah jatuh hati pada gadis ini? Batin Axel menduga-duga.


Di jalan banyak yang mengumpat mobil yang di bawah oleh Axel. Bagaimana tidak di umpat, mobil itu berjalan sangat kencang dan nyaris menghilang kan nyawa seseorang. Tanpa mereka sadari ada beberapa polisi yang mengejar mobil mereka karena melanggar kebijakan berkendara.


"Tuan, seperti nya para polisi itu mengejar kita." ucap Axel dengan mata yang melirik spion depan.


"Berani sekali mereka mengejar mobil ku. Urus mereka nanti!" ucap Arsenio dengan tegas bercampur kesal.

__ADS_1


"Baik Tuan." ucap Axel dengan wajah yang mirip sesaat lalu kembali fokus pada jalanan di depannya.


Dengan kelihaian Axel membawa mobil, membuat mereka sampai di rumah sakit dalam hitungan menit. Yang seharus nya hampir satu jam menjadi 20 menit. Bis Adi bayangkan seberapa kencang mobil itu membela jalan, jadi tak heran jika polisi mengejar mereka. Arsenio turun dan berlari masuk ke rumah sakit dengan Laura di gendongan nya.


__ADS_2