
Hari ini hari pertama Aping bekerja menjadi bodyguard. Dia berangkat ke rumah pak Jaya dengan mengendarai vespa kesayangannya.
Aping berangkat ke sekolah dari rumah Ocy. Sesuai keinginan papa nya. Tak terlalu jauh rumah Ocy dari rumahnya hanya sepuluh menit Aping sudah sampai.
Ting tong.
Aping memencet bel rumah. Dari dalam seseorang membuka kan pintunya. Terlihat ibu muda yang cantik menyapa Aping.
"Aping ya?"
"Iya tante."
"Masuk dulu yuk Ocy nya masih sarapan, sekalian kamu ikut sarapan ya Ping?" pinta tante Elin pada Aping. Dia mama nya Ocy
"Aping udah sarapan kok tan,Aping tunggu di sini aja."
"Oh ya udah kamu tunggu di ruang tamu aja ya tante panggil dulu si Ocy nya," sambil berjalan ke ruang makan.
Aping mengangguk dan duduk di ruang tamu menunggu Ocy.
Saat diruang makan.
"Ocy" panggil Elin.
"Ya ma."
"Aping udah di depan tuh nunggu kamu."
"Ya ma Ocy udah selesai kok." Ocy segera menyambar tas punggungnya dan berlari menghampiri Aping di ruang tamu. Elin mengikuti Ocy dari belakang.
"Ping yuk berangkat," Aping menoleh ke sumber suara. Ocy berdiri di dekat tante Elin.
"Ma Ocy berangkat dulu ya?" sambil mencium tangan mamanya.
"Iya hati - hati ya. Aping jagain anak tante baik - baik ya?"
"Baik tante."
__ADS_1
Mereka kemudian menuju ke halaman rumah.
Aping menyerahkan sebuah helm ke pada Ocy.Ocy menatap lekat ke arah helm nya.
"Mau naik motor butut mu ini Ping?" Ocy enggan naik motor bareng Aping.
"Ntar jadi heboh lagi satu sekolah."
"Udah deh gak usah manja," menstater motornya.
"Naik mobil gue aja deh," rengek Ocy.
"Gak!"
"Bodo amat gue mau naik mobil," menyerahkan helm ke Aping dan beranjak menghampiri mobilnya. Baru dua langkah Aping menahan lengannya.
"Apaan sih lo lepas deh!" Ocy geram dengan tingkah Aping.
"Naik!" menunjuk belakang motor.
"Lo mau kita telat cepetan naik lagian papa kamu udah ngizinin kalo kita berangkat naik motor ni." Aping menyerahkan helmnya kembali.
Ocy menyahutnya .Enggan beradu mulut dengan Aping lagi.
"Duh di taroh di mana nih muka gue. Kalo anak - anak liat." Gerutu Ocy dalam hati.
Akhirnya mereka berangkat ke sekolah.Di perjalanan Ocy merasa risih. Pasalnya ini pertama kalinya Ocy naik vespa.
Aping fokus mengendarai motornya. Dari kaca spion Aping melihat seseorang mengikuti mereka dari rumah Ocy.
Tanpa memberi tahu Ocy Aping menarik tangan Ocy untuk berpegangan di pinggangnya. Ocy tersentak dengan ulah Aping.
"Jangan coba - coba ambil kesempatan lo ya," rutuk Ocy.
Aping tak peduli rutukan Ocy. Dia segera menambah kecepatan motornya. Untung saja kemarin udah dia servis di bengkel.
Ocy kaget tiba - tiba Aping mempercepat laju motornya. Tanpa sengaja dia berpegangan erat pada pinggang Aping.
__ADS_1
Mereka menembus padatnya jalanan dengan lihai. Aping tak melihat lagi sosok orang yang mengikuti mereka. Beberapa menit kemudian mereka sampai.
Buugh Ocy memukul pelan punggung Aping dan turun dari motor. Menyerahkan helm dengan kasar ke Aping.
"Lo sengaja ya cari kesempatan!" Ocy mencak mencak.
"Diem cewek bar - bar. Siapa juga yang mau ambil kesempatan dari cewek aneh kayak lo."
Ucap Aping santai.
Ocy mendelik. Telinganya seperti terbakar mendengar ucapan cowok kerempeng itu . Aping bener - bener makhluk astral yang menyebalkan. Pikirnya.
"Lo ngatain gue apa?" sambil memasang kuda - kuda siap menonjok wajah jelek Aping.
"Lo bisa diem gak nyerocos mulu tadi ada yang ngikutin kita jadinya gue ngebut."
Ocy terdiam. Tak jadi menonjok Aping.
"Cepet ke kelas," Aping menarik lengan Ocy. Membawa Ocy menuju kelas mereka.
Tanpa mereka sadari banyak pasang mata menatap ke arah mereka.
Ada yang melongo menatapnya. Ada yang cemburu. Ada yang sampai menabrak pohon hingga benjol jidatnya.Banyak cewek yang mempertanyakan hubungan mereka.
Kenapa anak baru itu bisa di bonceng Aping?
Kenapa pangeran ku selingkuh?
Kenapa mereka mesra sekali?
Apa mereka jadian?
Apa cewek itu selera Aping selama ini?
Bisikan - bisikan gaib itu terdengar di telinga Ocy. Meski mereka tak berbicara terlalu keras. Tapi Ocy masih mendengarnya. Dengan kecepatan kaki seribu Ocy segera menuju ke kelas nya. Melepaskan pegangan Aping.
Aping mengikuti dari belakang. Sambil terkekeh melihat tingkah Ocy.
__ADS_1