
Aping berdiri dengan menyandarkan tubuhnya di mobil. Memandang ke arah Ocy yang baru keluar dari dalam rumah. Malam ini Aping akan menjadi bodyguard sekaligus sopir buat Ocy.
"Yuk Ping?" ajak Ocy yang segera masuk ke dalam mobilnya.
Aping hanya mengangguk dan masuk ke mobil dan mulai mengemudikan mobil itu ke tempat yang Ocy tuju. Dalam perjalanan Aping bertanya-tanya siapa yang akan Ocy temui.
Ocy menatap hape miliknya, seseorang yang telah dia kenal menghubunginya dan mengajaknya bertemu.
"Ping kita ke rumah temen gue dulu ya?" ucap Ocy tiba-tiba membuat Aping harus memutar kembali mobil karena alamat yang Ocy berikan berlawan arah dengan toko buku yang sebelumnya telah disebutkan olehnya.
Mereka tiba di sebuah rumah lumayan besar. Aping tidak pernah kerumah itu sebelumnya. Terlihat seorang cewek cantik berdiri di depan pintu rumah. Ocy segera turun dan menghampiri cewek itu. Mereka saling berpelukan,Aping hanya menyaksikannya dari dalam mobil. Mereka kemudian menuju ke mobil dan masuk ke dalamnya.
"Oya Ping kenalin ini Felda,temen sekolah gue dulu," ucap Ocy memperkenalkan cewek itu pada Aping.
"Hai gue Aping," ucap Aping sambil mengulurkan tangannya.
__ADS_1
"Gue Felda," ucap cewek itu sambil menerima tangan Aping sambil tersenyum. Sekilas cewek itu menatap tajam ke Aping, ada sesuatu yang membuatnya tertarik dengan cowok di depannya.
"Eheem," Ocy berdehem melihat Felda tak melepaskan tangan Aping. Keduanya tersadar dan saling melepaskan tangan mereka.
"Yuk ke toko buku sekarang aja!" ajak Ocy yang mulai sebal dengan pandangan Felda kepada Aping.
"Oke," ucap Aping santai sambil melajukan mobilnya. Ocy dan Felda duduk di kursi belakang. Mereka saling mengobrol tentang kabar masing-masing. Hingga tiba di depan toko buku yang di tuju.
"Ping lo gak ikut?" tanya Felda sambil tersenyum memikat melihat Aping yang hanya diam bersandar di mobil.
"Gue nunggu di sini aja deh," ucap Aping.
Ocy melihat perubahan wajah temannya itu,sepertinya Felda mengharapkan Aping mengikuti mereka. Dengan cepat Ocy menarik tangan Felda membawanya ke dalam toko buku di depannya.
"Yuk Fel," ajak Ocy. Felda hanya menurut dengan perlakuan temannya itu.
__ADS_1
Mereka berdua lumayan lama berada di toko buku. Sesekali Aping melihat sekeliling untuk mengusir rasa bosannya.
Beberapa menit kemudian Ocy dan Felda keluar dari toko buku,mereka terlihat saling tertawa bersama.
"Ping," Ocy menepuk pundak Aping yang membelakanginya. Sontak Aping terkejut dan berbalik ke arah Ocy.
"Udah?" Aping menatap Ocy dan Felda,keduanya mengangguk.
"Udah yuk cari makan," ucap Ocy penuh semangat, senyum merekah di bibirnya.
Pertemuannya dengan sahabat lamanya sangat membuatnya bahagia. Felda pun merasakan hal yang sama. Namun bukan hanya pertemuannya dengan Ocy namun juga karena dia bertemu dengan Aping. Entah kenapa Felda merasa Aping cowok yang penuh dengan misteri,kecuekannya membuat Felda tertarik untuk mengenalnya lebih dalam lagi.
"Gue boleh duduk di depan nggak Cy?" tanya Felda. Ocy menatap heran dengan permintaan Felda,namun karena merasa gak enak untuk menolaknya Ocy mengiyakannya.
"Makasih ya Cy," ucap Felda setelah Ocy mengizinkannya. Meskipun dengan berat hati Ocy mengizinkan Felda berada di samping Aping. Mereka masuk kedalam mobil. Dengan segera Aping mengemudi menuju restoran terdekat.
__ADS_1
Ocy menatap Felda yang mencuri-curi pandang ke arah Aping dari kursi belakang. Tak henti-hentinya Ocy merutukki kebodohannya membiarkan Felda duduk di dekat kemudi. Aping yang sesekali memandang Felda pun tak menaruh curiga terhadapnya.Membiarkan cewek itu mengajaknya mengobrol meski hal-hal yang ringan.
"Kenapa lama sekali perjalanannya?" Ocy merasa bosan mendengarkan pembicaraan kedua orang di depannya.