
Aping menatap langit malam di London yang begitu indah, mendengar kabar dari orang yang dia percaya tentang keadaan pak Jaya membuatnya gelisah, bagaimana dengan nasib mereka saat ini, dia hanya bisa berdoa agar semuanya baik-baik saja.
"Kenapa rasanya waktu begitu berjalan sangat lama?" tanya Aping dalam hati.
Hampir empat tahun berlalu sejak dia meninggalkan Ocy dan menjalani kuliah di London ini, Aping sering bertemu dengan banyak wanita-wanita cantik yang berusaha menggodanya, namun sedikitpun Aping tak menaruh hati pada mereka. Hatinya telah terpaut dengan Ocy seorang.
Begitu pula dengan Ocy yang memilih fokus dengan butiknya, setelah pak Jaya bangkrut Ocy memilih mendirikan butik dengan uang yang papanya simpan untuk dia, Ocy menjadi designer di butiknya sendiri. Hanya dalam waktu tiga tahun koleksi-koleksinya menjadi incaran para pemburu gaun di butiknya.
Banyak peminat yang menyukai design gaun yang di buat Ocy, membuatnya cepat terkenal di kalangan keluarga elit.
"Selamat ya sayang, kamu udah berhasil dengan kerja kerasmu sendiri, papa sangat bangga denganmu," ucap pak Jaya pada putrinya.
"Iya pa, tapi semua juga atas dukungan papa, Ocy bisa bangkit seperti sekarang," balas Ocy sambil memeluk papanya.
*****
Siang itu saat Ocy dan Lisa berada di butik milik Ocy.
"Ocy," panggil Lisa yang kebetulan menjadi orang kepercayaan Ocy di butiknya, selain mereka harus kuliah mereka juga bekerja di butik milik Ocy.
"Kenapa Lis?" tanya Ocy.
__ADS_1
"Lo besok ikut ya ke reuni SMA kita?" ajak Lisa.
"Reuni?" tanya Ocy memastikan lagi.
"Iya, Cen ,Zai dan Geo juga datang kok sama teman-teman lain," ucap Lisa.
"Boleh juga, lama gak jumpa sama mereka, besok kita atur deh."
*****
Besok harinya Ocy dan Lisa berangkat bersama ke tempat yang telah di tentukan, Cen dan Zai sudah datang terlebih dahulu. Mereka berdua menghampiri Ocy dan Lisa.
"Hai Ocy,Lisa apa kabar kalian?" sapa Cen ramah, terlihat Cen dan Zai lebih berisi ketimbang dahulu saat SMA, kulitnya juga lebih bersih setelah beberapa lama tidak bertemu.
"Mana Geo?" tanya Ocy melihat satu anggota trio dodol tidak terlihat diantara mereka.
"Geo lagi jemput seseorang," ucap Zai.
"Oh kirain gak ikut," Ocy berjalan ke arah tempat minuman, rasanya sangat haus sekali.
Tiba-tiba Geo muncul dengan seorang pria, Lisa menatap heran siapa pria itu.
__ADS_1
"Dia?" ucap Lisa menutup mulutnya tak percaya, dengan buru-buru dia melangkah mendekati Ocy.
"Lo harus ikut gue!" ucap Lisa sambil menarik lengan Ocy.
"Aduh sakit Lis, kenapa sih?" Ocy terpaksa mengikuti langkah kaki sahabatnya itu, lengannya terasa sakit karena di tarik kuat oleh Lisa.
"Lihat itu!" Lisa menunjuk ke arah trio dodol dan seorang pria tegap tinggi dan tampan di sampingnya.
Ocy mengikuti arah ekor mata Lisa, dia pun terbelalak melihat siapa yang ada di hadapannya, Ocy reflek berlari dan memeluk tubuh itu.
"Aping!" panggil Ocy, pria itu tersenyum bahagia melihat gadisnya dalam pelukan.
"Lo jahat banget sih ninggalin gue lama banget!" Ocy terisak dalam pelukan itu.
"Lo kenapa gak ngasih kabar ke gue?"
"Lo kapan pulang ke sini?"
Pertanyaan-pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut Ocy, dia senang juga kesal dengan pria yang berada di hadapannya saat ini.
"Kok diam udah capek bicaranya?" tanya Aping sambil menjitak kecil kening Ocy.
__ADS_1
Dia terkekeh melihat betapa rindunya Ocy pada dirinya.