Aping

Aping
Pemilik wajah bertopeng


__ADS_3

Satu persatu anak buah pria bertopeng itu terkapar karena ulah Aping. Hingga menyisakan ketiga manusia bertopeng di hadapannya. Satu pria berbadan tinggi besar, satu pria lagi berbadan kekar namun lebih pendek dari pria yang satunya. Dan satu lagi manusia bertopeng dengan tubuh kecil yang Aping yakini dia adalah perempuan.Keduanya menyerang Aping tanpa memberi waktu Aping untuk menarik nafasnya.Gerakan demi gerakan yang selama ini Aping kuasai akhirnya dia keluarkan semua,tenaganya benar-benar terkuras malam ini. Lawannya kali ini bukan orang sembarangan.


Ocy yang terikat tanpa penjagaan menggeserkan tubuhnya mendekati papanya. Dia ingin menyadarkan papanya dengan menggoyang-goyangkan tubuh itu dengan kedua lengan Ocy yang terikat kebelakang itu.


"Pa bangun dong?" ucap Ocy lirih agar cewek bertopeng itu tak mendengarnya, dia tengah membantu kedua pria itu menyerang Aping. Ocy menggunakan kesempatan itu untuk mencoba meraih pecahan kaca yang terdapat di dekatnya dan menggesekkan kaca itu ke tali yang mengikatnya. Dengan tenaga yang tersisa Ocy berhasil melepaskan ikatannya.


Ocy segera membuka semua tali yang mengikat tubuhnya. Dia mencoba meraih kayu pemukul untuk membantu Aping, dengan langkah pelan dia mengayunkan balok kayu ke arah cewek bertopeng itu tepat di bagian punggungnya,membuat cewek itu jatuh tersungkur dan pingsan seketika.


Melihat temannya pingsan kedua pria bertopeng itu hilang konsentrasi hingga dengan mudah Aping mengunci kedua pergerakan lawannya itu. Satu tendangan kuat mengenai dada salah satu pria itu membuatnya terhuyung seketika kebelakang. Aping dengan cepat meraih topeng yang menutupinya.


"Lo?" ucap Aping saat melihat siapa pria di balik topeng itu.

__ADS_1


"Gres," Ocy menutup mulutnya tak percaya dengan apa yang dia lihat. Gres dalang di balik semua ini. Dia benar-benar tak pernah kapok dengan semua yang dia lakukan hingga ingin mencelakai Ocy kembali.


"Hahaha," tawa Gres menggelegar di ruangan itu,pertarungan berhenti sesaat.


"Ini emang gue lalu kenapa?" tanyanya.


Ocy mendekat ke arah cewek yang pingsan di depannya dan membuka topeng yang menutupi wajah itu. Sontak mata Aping dan Ocy terbelalak pasalnya cewek itu adalah Kiran.


"Kiran?" tanya Aping bingung.


"Saya ayahnya Kiran.Yoga" Pria itu menyunggingkan senyumnya yang tak bersahabat di mata Aping.

__ADS_1


"Lalu kenapa kalian melukai pak Jaya dan keluarganya?untuk apa hah!" bentak Aping. Saat itu Kiran mulai tersadar kembali. Melihat ke arah ayahnya dan Gres yang telah terbuka topengnya. Dia pun meraba wajahnya yang sudah tak memakai topeng. Kiran tersenyum ke arah Aping.


"Gres,ayah." Panggil Kiran. Keduanya menatap ke arah Kiran.


"Cepat bunuh mereka!" Ketiganya saling beradu pandang.


Aping memasang kuda-kuda, menjaga dua orang di belakangnya. Ocy dan pak Jaya.


Gres dan pak Yoga mulai menyerang Aping kembali,tendangan dan pukulan melancar ke arahnya. Namun masih bisa dia tepis.


Tanpa sepengetahuan Ocy,Kiran telah berada di belakangnya. Mengunci lehernya dengan menyodorkan sebuah pisau kepadanya. Ocy sangat ketakutan.

__ADS_1


"Berhenti Ping!" teriak Kiran melihat Gres dan ayahnya tersungkur dengan luka di mana-mana. Aping menatap Ocy dan Kiran. Dia berhenti menyerang musuh,melihat Ocy dalam bahaya


"Lo jangan macam-macam Kiran!" teriak Aping.


__ADS_2