Aping

Aping
S 2 : Pesta pernikahan


__ADS_3

Ocy menjadi kikuk dengan apa yang barusan dia lakukan, sama-sama saling ingin melepas rasa yang sudah bergejolak namun belum bisa sepenuhnya mereka lakukan, Aping hanya bisa menikmati kecantikan istrinya untuk saat ini tapi belum tubuhnya.


Besok adalah acara resepsi pernikahan mereka, persiapan telah selesai di siapkan oleh sekertaris Obi termasuk siapa saja tamu yang di undang nanti.


Aping kini berada di ruang kerja kediamannya bersama sekertaris Obi yang melaporkan perihal persiapan resepsi pasangan baru menikah itu.


"Tuan semuanya sudah siap, termasuk gaun nona Ocy sudah selesai, nona hanya tinggal mencoba dahulu malam ini," ucap sekertaris Obi pada Aping.


"Kerja bagus Obi, siapkan saja gaunnya biar dia coba sekarang," perintah Aping.


"Baik tuan, saya pamit undur diri dahulu," pamit sekertaris Obi.


"Sebentar," cegah Aping, sekertaris Obi pun menghentikan langkahnya dan berbalik menghadap ke arah Aping.


"Iya tuan, ada yang ingin tuan katakan?" tanyanya.


"Apa semua keamanan sudah siap, saya tidak mau ada hal buruk terjadi lagi," ucap Aping menatap tajam ke arah sekertaris itu.


"Tuan tenang saja semuanya sudah saya atur, keamanan kita perkuat lagi."


"Bagus," Aping mengangguk paham,dia tidak akan ragu dengan kemampuan sekertaris Obi dan para pengawalnya, setelah kejadian dua tahun lalu, Aping menggembleng mereka dengan kemampuan bela diri yang dimilikinya, hanya orang-orang yang berbakat yang Aping terima sebagai pengawal pribadi, termasuk sekertaris Obi yang sudah mahir dalam bela diri. Sekertaris Obi kemudian pamit keluar untuk mempersiapkan gaun milik nona Ocy.


Keesokan harinya pun tiba, semua pelayan sibuk mengurus resepsi Aping dan Ocy, sedangkan pengantin wanitanya sedang sibuk dirias di dalam kamar pengantin.

__ADS_1


Aping yang sudah siap satu jam lalu sedang menunggu Ocy selesai di make up, kali ini Aping tampil dengan stelan tuxendo dengan tatanan rambut yang sedikit berbeda dari biasanya, aura ketampanannya semakin bersinar untuk siapapun yang melihat.


Saat di kamar pengantin, Ocy yang telah selesai dirias menatap ke arah kaca, memandangi dirinya sambil terkejut tak percaya bahwa dia bisa secantik itu, benar-benar seperti boneka hidup.


"Wah cantik sekali nona Ocy," ucap sang perias saat selesai dengan sentuhan make up terakhir di wajah Ocy.


"Makasih ya ini juga berkat tangan terampil anda," ucap Ocy sambil tersenyum.


Mereka kemudian keluar dari kamar pengantin untuk menuju ke lantai dasar rumah mereka, ya pestanya memang di lakukan di rumah milik Aping sendiri karena Aping ingin membuat rumahnya penuh dengan kenangan mereka.


Aping yang sedang menunggu di luar kamar menatap takjub saat kedua matanya melihat Ocy sedang berjalan ke arahnya.


"Cantik banget kamu Ocy, aku beruntung bisa memilikimu," batin Aping.


"Hai kok ngelamun," ucap Ocy di depan Aping saat melihat pria itu hanya terdiam menatapnya.


"Udah ah ngegombal nya, ayo kita turun," ajak Ocy, Aping mengangguk dan menggandeng tangan istrinya menuruni anak tangga menuju ke tempat acara mereka, semua tamu menatap kagum kearah Ocy dan Aping, benar-benar pasangan serasi pikir mereka semua cantik dan tampan itulah yang terlihat di depan para tamu.


Semua teman-teman Aping dan Ocy telah hadir, termasuk trio dodol yang masih menjomblo sampai saat ini, tak lupa Lisa pun ikut hadir, sebenarnya Lisa dan Geo pernah saling dekat namun sampai sekarang mereka belum ada perkembangan apapun.


Lisa dan trio dodol menghampiri pengantin dan mengucapkan selamat kepada mereka.


"Selamat ya kawan kalian udah bersatu, semoga langgeng sampai kakek nenek," ucap Lisa sambil memeluk Ocy.

__ADS_1


"Iya kita ketinggalan nih pacaran aja belum," ucap Cen memelas semua orang yang mendengarnya menahan tawa.


"Makanya wajah tuh di rawat biar gantengan dikit," ejek Zai.


"Kayak lo ganteng aja!" timpal Geo.


"Udah-udah jangan ribut di pesta gue!" ucap Aping pada ketiga temannya yang masih saja somplak gak ketulungan. Ketiganya hanya bisa nyengir mendengarnya.


"Makasih ya kalian semua udah datang dan doain, semoga kalian cepat menyusul kita," ucap Ocy pada mereka.


"Iya Cy sama-sama," ucap keempatnya serempak, seperti paduan suara.


"Duh kalian buat perhatian para tamu nih, yaudah nikmati dulu deh pestanya," ucap Ocy pamit bersama Aping untuk menemui para tamu undangan yang lain, mereka berempat hanya nyengir menanggapi ucapan Ocy.


Para tamu undangan datang begitu banyak, rekan-rekan kerja Aping dan juga para karyawan Ocy ikut serta dalam acara mereka tersebut.


Hingga malam menjelang, pesta berjalan lancar para tamu satu persatu pamit undur diri, tersisa beberapa kerabat dekat dan teman setia Aping dan Ocy, mereka juga berpamitan satu persatu.


"Bro kita pulang dulu ya, cepetan buatin kita keponakan," ucap Cen tanpa malu-malu, sedangkan wajah Ocy sudah merona mendengar ucapannya.


"Tenang aja Cen, pasti si Aping udah siap dengan itu semua," tambah Zai sambil tertawa terbahak-bahak.


Pletaak!

__ADS_1


Lagi-lagi jurus andalan Aping keluar, Cen dan Zai berhasil mendapat jitakkan dari Aping, mereka mengusap kepala yang terkena jitakkan Aping, Geo dan Lisa saling tersenyum melihat mereka yang tak pernah berubah sejak dahulu, masih sama seperti masa-masa SMA.


Mereka kemudian pamit untuk pulang ke rumah masing-masing, Geo memilih mengantar Lisa terlebih dahulu sebelum dia pulang, dalam perjalanan mereka berdua saling terdiam tanpa kata sedikitpun.


__ADS_2