
Aping menghela napas berat, kali ini bukan lagi masalah biasa. Sesuatu pasti telah terjadi. Ocy menatap wajah Aping yang penuh dengan kegusaran. Mencoba mencari tahu apa yang di pikirkan nya.
"Ada apa Ping?" tanya Ocy di keheningan ruang tengah villa itu. Pertanyaan Ocy membuat teman-temannya memandang kearah mereka berdua.
"Lo bisa cerita ke kita Ping," ucap Ocy kembali.
Aping tampak ragu menceritakan apa yang terjadi,namun Ocy harus tahu.
"Gue gak yakin lo bisa kuat mendengarnya Cy." Aping mulai angkat bicara.
Semua orang bertanya-tanya maksud dari ucapan Aping.
Aping memeluk Ocy yang hanya diam tak mengerti apa yang terjadi pada Aping.
"Mama lo di serang seseorang dan dia sekarang koma di rumah sakit," ucap Aping membuat Ocy lemas seketika. Tangisnya pecah begitu saja.
"Lo lagi bercanda kan Ping?" sambil sesegukan Ocy memastikan bahwa semuanya tidak benar.Tapi mata Aping mengisyaratkan bahwa dia tidak sedang bercanda.
"Kita harus pulang Ping!"
Semua teman-temannya setuju meski baru esok pagi bisa melakukan penerbangan.
Yang harus mereka lakukan saat ini adalah bersiap-siap perjalanan ke bandara yang lumayan memakan waktu lima jam perjalanan dari villa. Mereka mengemasi barang-barang mereka.
__ADS_1
Pukul satu dini hari mereka berangkat dengan mobil sewaan. Menunda semua planning yang udah mereka rencanakan sebelumnya.
Ocy menangis di dalam mobil. Mengingat mamanya, entah apa kesalahan keluarganya hingga harus menghadapi teror seperti ini.
"Mama harus kuat demi Ocy dan papa." Batin Ocy.
Aping menatap haru wanita di sampingnya. Dia tidak tahu bagaimana menenangkan wanita saat menangis. Lisa,Cen,Zai dan Geo tidur selama perjalanan.
"Tidur lah dulu Cy," pinta Aping. Ocy menggeleng matanya benar-benar lelah menangis,namun pikirannya tak bisa tenang. Sulit untuknya memejamkan mata.
Aping menyentuh kepala Ocy dan membawanya dalam pundaknya. Mengelus anak rambut Ocy dengan tangan sebelah kiri.
"Tenang lah semua akan baik-baik saja," ucap Aping. Ocy mendongakkan wajahnya memandang wajah Aping. Untuk sesaat dia merasa sedikit tenang dalam bahu Aping. Hingga matanya benar-benar lelah dan mulai terpejam. Aping tersenyum menatap wajah putih Ocy. Membiarkan bahunya sebagai sandaran tidur Ocy. Dan dia bersandar pada jendela mobil.
"Kita penerbangan jam berapa ping?" tanya Cen.
"Jam setengah tujuh pagi," Aping telah memilih penerbangan sepagi mungkin agar bisa sampai cepat di kotanya.
"Ya udah kita check in dulu aja," mereka kemudian Check in menuju Gate sesuai tiket tujuan mereka.
Perlu waktu satu jam penerbangan agar mereka sampai ditujuan. Ocy segera berlari ke arah mobilnya. Seorang sopir telah menunggunya disana. Semua temannya pun mengikuti Ocy ke rumah sakit.
"Pak cepat sedikit Ocy kangen mama." Ocy benar-benar tak sabar bertemu mamanya. Rasa khawatir menyelimuti hatinya . Aping memeluk pinggangnya di dalam mobil.
__ADS_1
"Sabar Ocy semua pasti baik-baik saja." Aping menenangkan begitu pula teman-teman lainnya memberi semangat untuk Ocy.
Mereka telah sampai di rumah sakit. Ocy segera berlari menuju ruang mamanya dirawat. Menatap dari kaca ruang itu, tampak mamanya berbaring lemas dengan berbagai peralatan kesehatan di tubuhnya. Ocy semakin terisak menghampiri papanya yang berada di sebelah mamanya.
"Pa." Ocy memeluk tubuh papanya.
"Sayang kamu baik-baik saja?" pak Jaya menatap lekat putrinya.
"Siapa yang tega melakukannya pah?" Ocy ingin sekali menjebloskan pelaku kejahatan ini.
"Papa juga belum tahu sayang semua sudah di tangani oleh pihak berwajib," pak Jaya mengelus rambut Ocy kemudian menatap ke arah Aping dan teman-temannya.
Aping mendekati pak Jaya meraih punggung tangannya dan menciumnya.
"Maaf pak saya tidak bisa melindungi keluarga bapak dengan baik," ada rasa bersalah semua ini bisa terjadi.
"Ini bukan salah kamu Ping ini adalah resiko pebisnis sukses seperti saya, banyak orang yang ingin menjatuhkan saya saat ini."
"Saya akan membantu bapak menemukan siapa pelakunya pak," ucap Aping penuh keyakinan.
"Terima kasih tapi sebaiknya kalian istirahat dulu saja."
Mereka mengangguk dan pamit pulang kerumah masing-masing kecuali Aping yang masih menunggu Ocy.
__ADS_1