
Aping berjalan gontai ke rumah yang penuh dengan kenangan bersama kedua orang tuanya. Sudah sangat lama dia tidak kembali ke rumah itu,dia telah meminta izin kembali ke rumahnya sendiri kepada Om Jaya. Meski berat hati beliau mengizinkan Aping, Ocy hanya menghela napas berat saat Aping meninggalkannya.Tak ada hak Ocy melarangnya,meski dalam hati dia merasa tidak rela.
"Lo yakin bakal tinggal di sini sendiri Ping?" tanya Ocy yang mengantarkan Aping kembali ke rumahnya.
"Yakin lah,lagian gue kangen banget sama rumah ini," ucap Aping.
"Em iya deh,moga lo gak kesepian di sini," Ocy sedikit kecewa dengan keputusan Aping itu.
"Bukannya kalimat itu buat lo ya?" tanya Aping dengan nada menyindir, Ocy hanya menatap kesal ke arah Aping. Dari dulu dia selalu bisa membuat tensinya naik.
"Iya in aja lah biar lo seneng," ucap Ocy sambil berjalan keluar pintu hendak pulang ke rumahnya.
"Tunggu." Aping dengan cepat menggapai lengan Ocy agar menghentikan langkahnya.
__ADS_1
Gadis itu berbalik menghadap Aping dengan wajah malasnya.
"Apa lagi?" tanya Ocy masih kesal,sepertinya dia benar-benar lelah dengan perasaannya yang setiap hari semakin sesak karena tertahan di ulu hati. Bukan karena Ocy tak mau berterus terang kepada Aping,namun karena sikap Aping yang akhir-akhir ini yang semakin menghindarinya dan lebih sering bertemu dengan Felda. Ocy ingin menghapus perasaannya meskipun itu tak mudah setidaknya dia harus mencobanya.
"Lo kenapa sih akhir-akhir ini jutek banget sama gue?" tanya Aping.
"Gue gak kenapa-napa kok," jawab Ocy santai.
"Masalah gue itu ya elo Ping,susah banget sih lo buat peka sama perasaan gue," batin Ocy.
"Kok diam?" Aping menggoyangkan pundak Ocy.
"Udah ah gue mau pulang,lagian gue gak pengen ganggu lo sama Felda," ucap Ocy sambil menepis tangan Aping.
__ADS_1
Aping tersenyum kecut dengan apa yang dia dengar.Sebenarnya dia dan Felda tidak mempunyai hubungan apa-apa selain hanya teman biasa.Kedekatan mereka selama ini hanya sebatas kepentingan beasiswa ke London saja,yang ternyata Felda pun mengikutinya. Mereka memang akan ke London,namun beda universitas di sana.Untuk saat ini dia belum bisa memberitahu hal itu kepada Ocy.
"Lo gak mau nemenin gue malam ini?" Aping mencoba merayu Ocy. Namun gadis itu tak memperdulikan dan tetap melangkah menuju mobilnya.Pikiran Ocy melayang jauh saat teringat kejadian dua hari lalu.
Flashback on
Aping yang berjalan ke arah pintu keluar dari kelasnya itu tak sengaja berpapasan dengan Felda. Kebetulan Felda ingin meminjam beberapa referensi buku yang berisi materi-materi tes beasiswanya. Karena tidak hati-hati Felda terpeleset di depan kelas,Aping yang kebetulan melintas dengan cepat menangkap tubuh Felda hingga keduanya saling memeluk. Ocy yang telah kembali dari toilet menyaksikan kejadian itu namun hanya sebatas Aping dan Felda saling memeluk. Air matanya tak mampu lagi dia bendung,Ocy benar-benar merasakan sakit luar biasa di hatinya melihat pemandangan di depannya itu. Dengan langkah cepat dia meninggalkan mereka tanpa Aping dan Felda mengetahuinya. Sejak kejadian itu Ocy memantapkan hatinya untuk sedikit demi sedikit melupakan perasaannya kepada Aping.
**Flashback Off.
****
Hai kakak-kakak minta tolong ya buat like si Aping kalau kalian suka, di kasih rate dan vote juga boleh๐๐**
__ADS_1