Aping

Aping
Perpisahan


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian Aping dan teman-temannya telah melewati ujian kelulusan mereka. Tinggal menghitung hari saja mereka melepas status pelajar SMA.


Begitu pula dengan Aping yang sudah mengantongi beasiswa kuliahnya ke salah satu universitas terbaik di London. Satupun temannya belum ada yang mengetahui tentang beasiswa itu. Aping sengaja menyembunyikan semuanya hingga hari perpisahan kelas dua belas tiba.


Siswa dan siswi yang akan melepas gelar mereka dari anak abg menjadi dewasa.Permulaan yang membawa mereka ke tujuan yang akhirnya akan mereka capai .


Ocy menatap Aping yang berdiri di sampingnya,dia terlihat berbeda hari ini. Rambutnya yang terbiasa acak-acakan kini di sisir rapi,wajahnya juga tampak berseri menandakan perasaannya saat ini yang luar biasa bahagia.


Aping yang merasa di perhatikan dengan cepat menoleh ke arah Ocy,gadis itu tampak membuang muka karena malu telah ketahuan memandangi dirinya.


"Udah deh kalau kagum bilang aja," ucap Aping sambil merapikan jas yang dia pakai.


Hari ini adalah acara perpisahan sekolah,mereka di haruskan memakai pakaian formal untuk cowok kemeja dengan dibalut jas dan untuk cewek kebaya.


"Idih pede amat jadi bocah," ucap Ocy mengelak dari tuduhan Aping.

__ADS_1


Aping berjalan mendekati Ocy yang telah siap dengan kebayanya. Wajahnya yang di rias senatural mungkin membuatnya semakin terlihat cantik,Aping menatap lama wajah gadis di depannya itu. Tangannya menyentuh pipi mulus Ocy,sedangkan Ocy hanya bisa mematung dengan perlakuan Aping kepadanya.


" Pipi lo udah kayak tomat tuh,gak mau ngaku lagi?" Aping terkekeh melihat Ocy memelototkan matanya.


"Lo kok gak pernah tobat sih Ping jadi anak rese," gerutu Ocy. Namun Aping tak lagi menggubrisnya. Mereka kemudian menuju ke tempat yang telah di sewa oleh sekolah untuk acara hari itu.


"Ping,"panggil Ocy saat keduanya di dalam mobil.


"Hemm," Aping yang sedang berkonsentrasi mengemudi mobil tak terlalu menghiraukan Ocy.


"Setelah ini apakah kita masih bisa bersama kayak gini?" tanya Ocy dengan wajah serius.


Dalam hati Ocy menerka-nerka ucapan Aping,"Sebuah ajakan atau ejekan?"


"Maksud gue bukan itu Ping?" Ocy bingung dengan maksudnya sendiri. "Susah ngomong sama tembok kayak Aping," gumam Ocy.

__ADS_1


"La terus?" Aping sengaja memutar-mutar pertanyaan.


"Ah tau ah susah ngomong sama lo!" Ocy menjadi kesal sendiri,bibirnya mulai mengerucut. Aping hanya terkekeh melihatnya.


Beberapa menit kemudian mereka sampai di depan sebuah gedung tempat acara di adakan. Lisa dan Trio dodol telah lebih dulu sampai di sana,mereka menghambur di antara banyaknya siswa yang hadir.


Aping dan Ocy menghampiri mereka,saling menyapa ala anak muda.


"Setelah ini kita akan berpisah guys," ucap Cen melankolis.


Kelima temannya seketika menutup mata dan kuping mereka agar tak terkontaminasi ucapan Cen yang terlalu berlebihan,kemudian kelimanya meninggalkan Cen menuju kedalam gedung.


Cen yang sedari tadi tidak menyadari kelima temannya telah pergi,dengan mulut komat-kamit dia mengumpat kesal dan menyusul mereka.


Acara perpisahan sukses membuat memori terindah bagi mereka,tak sedikit dari mereka saling foto bersama sebagai kenang-kenangan.

__ADS_1


Kebersamaan yang terjalin di antara mereka membuat mereka berat untuk berpisah. Canda,tawa,persahabatan dan kisah cinta yang tercipta selama tiga tahun tak mungkin terlupakan begitu saja.


Aping menatap haru suasana acara itu,begitu pula hatinya yang harus meninggalkan teman-temannya untuk pergi jauh.


__ADS_2