
Terlihat seorang pria bertubuh tegap menghampiri seorang gadis SMA yang masih memakai seragam sekolahnya di sebuah cafe. Mereka saling menyapa.
"Lo udah tahu kan tugas lo?" ucap si cewek itu saat si pria duduk di hadapannya.
"Gue udah tahu tinggal tunggu tanggal mainnya aja penting lo gak lupa janji lo," ucap si pria bertubuh tegap itu.
"Asal lo berhasil semuanya akan terkendali," si cewek meyakinkannya.
"Gue mau lo bergerak halus tanpa mereka menyadarinya," imbuh si cewek lagi.
"Lo main - main sama kemampuan gue?" pria itu menyeringai tak mau jika di ragukan.
"Gue gak mau usaha gue sia - sia," ucap si cewek itu penuh penekanan.
"Lo tenang aja," sambil tersenyum.
Kemudian si pria meninggalkan si cewek itu.
****
Waktu berkemah pun tiba, Ocy dan Aping sedang mempersiapkan keperluan yang harus mereka bawa. Sebenarnya Aping sudah selesai hanya saja masih menunggu Ocy yang sedari tadi belum siap dengan tas ranselnya.
"Lo lama amat sih keong bisa ketinggalan rombongan kita," rengek Aping lelah menunggu Ocy.
"Bantuin kek malah diam aja lo Ping," sungut Ocy.
"Dasar cewek ribet camping aja kayak mau pindahan rumah," sambil membawa ransel Ocy.
__ADS_1
"Biarin suka - suka gue," sambil berjalan ke arah mobil.
Mereka kemudian berangkat ke sekolah.
Saat sampai di sekolah trio dodol menghampiri mereka.
"Udah kayak Romeo dan Juliet aja kalian ini?" ejek Zai melihat Aping dan Ocy selalu bersama.
"Apaan sih," Ocy berkilah.
"Gak usah malu gitu Cy akuin aja kalo kalian itu pacaran sama si Aping," kali ini Cen ikut menimpali.
"Ogah banget gue pacaran sama si kerempeng ini," sambil menelonyor dahi Cen.
"Awas kena sumpah sendiri lo Cy?" Geo ikut bicara dan teman - temannya tertawa kecuali Aping yang masih stay cool.
"Lo bertiga bisa diem gak?" kali ini Aping angkat bicara.
Ocy menghampiri Lisa untuk segera naik ke bis yang membawa mereka ke tempat camping. Di susul Aping dan trio dodol.
Di dalam bis Aping bersama Cen duduk di belakang Ocy dan Lisa, sedangkan Zai dan Geo di belakang Aping.
Kemudian bis melaju pelan menuju tempat mereka bercamping.
"Anak - anak ini tempat kita camping selama tiga hari ini, tolong segera persiapkan tenda kalian masing - masing ya," ucap pak Han yang menjadi pembina mereka.
"Baik pak!" ucap mereka serentak kemudian mereka sibuk menyiapkan tenda masing - masing.
__ADS_1
"Ping bantuin gue dong!" Ocy terlihat kesulitan memasang tendanya.
Aping menghela napas.
"Dasar cewek," batinnya.
Tak urung juga akhirnya Aping membantu Ocy.
"Gini aja gak bisa," saat Aping selesai membantu Ocy.
"Gue kan cewek Ping wajarlah butuh bantuan lagian papa kan udah nitipin gue ke lo,"
Ocy cemberut.
"Iya cerewet," ucap Aping sambil berlalu ke tendanya. Aping sengaja memasang tenda dekat dengan Ocy lantaran dia harus menjaganya.
Di sisi lain seorang cewek sedang menelepon seseorang.
"Halo lo udah di area sini belum?" si cewek dengan muka serius.
"....." suara di ujung telepon.
"Bagus nanti malam lo harus segera beraksi."
"....."
tut tut tut.
__ADS_1
Si cewek menutup telponnya. Sambil menyeringai menatap ke arah sebuah tenda di area camping itu.
"Gue pastiin lo bakal berlutut memohon ke gue," batinnya.