Aping

Aping
Berjauhan


__ADS_3

Aping melepas pelukannya pada Ocy, kemudian mengecup puncak kening gadis itu. Dia sekali lagi meminta agar Ocy tersenyum melepas kepergiannya.


"Udah ya,jangan nangis lagi," pinta Aping setelah mengecup kening Ocy dan menghapus air mata di pipi mulusnya.


Semua mata yang melihat mereka merasa iri akan keromantisan keduanya. Hingga akhirnya Aping harus melangkah pergi menuju ke pesawat. Perlahan dia melepas tangan Ocy.


"Gue akan nunggu lo buat kembali Ping," ucap Ocy saat tangannya mulai terlepas dari tangan Aping sambil tersenyum kecut.


Aping ikut tersenyum dengan ucapan Ocy, semoga dia benar-benar menunggunya. Sama seperti Ocy perasaan Aping pun bercampur aduk tak karuan saat ini.


"Maaf Ocy,gue harus tega ninggalin lo buat meraih mimpi gue, gue akan meminang lo setelah gue sukses Cy, gue harap lo bisa nunggu gue," batin Aping.

__ADS_1


Pesawat sudah mulai meninggalkan bandara itu, Aping yang duduk di sebelah jendela kaca menatap kota di bawahnya, kota yang akan dia rindukan bersama gadisnya dan juga kenangan yang pernah dia dapatkan. Kota itu menjadi pulau hingga hanya awan yang terlihat di ketinggian beribu meter di atas permukaan laut, sesekali di dalam pesawat dia merasakan getaran saat menembus tebalnya awan putih yang terlintas. Aping mencoba menutup mata, meski pikirannya melayang jauh memikirkan Ocy. Perjalanan yang lumayan jauh, dia mencoba untuk tidur.


Felda yang berada di belakang kursi Aping menatap iba ke arah cowok itu, cinta yang baru bersemi harus di siram dengan jarak yang terpaksa memisahkan mereka. Dalam hati Felda berjanji menjaga Aping untuk Ocy. Perasaan mereka tidak salah hanya waktu yang belum tepat saja menyatukan mereka.


"Lo tenang aja Cy, gue bakal ngawasin Aping biar gak kecantol orang lain di sana, selama gue bisa," janji Felda pada Ocy dalam batinnya.


Gadis itu tak lagi memiliki rasa kepada Aping, saat isi hatinya yang pernah dia ungkapkan di balas hanya sebagai adik oleh Aping, dia mengerti bahwa hanya ada Ocy di dalam hati cowok itu. Felda pasrah mungkin lebih baik mundur sebelum semuanya menjadi rumit.


Trio dodol dan Lisa menghampiri Ocy, menatap gadis cantik di depannya yang hanya terdiam.


"Udah Cy lo harus percaya sama Aping, dia pasti kembali buat lo," ucap Lisa memberi semangat kepada Ocy.

__ADS_1


"Kita bakal selalu di samping lo Cy selama lo susah atau pun senang," Zai ikut berbicara dan ketiga temannya saling mengangguk membenarkan ucapan Zai.


"Makasih teman-teman gue beruntung bisa kenal sama kalian," ucap Ocy tulus.


"Udah yuk jangan melo- melo gini gue lapar nih?" ucap Cen memecah pemandangan yang menyedihkan di depannya.


"Dasar perut karet!" Cen mendapat jitakkan dari teman-temannya, kemudian mereka saling tertawa bersama dan meninggalkan bandara itu.


Di dalam mobil Ocy hanya menatap jalanan tanpa menikmatinya. Baru sebentar saja dia berpisah dengan Aping, dia sudah merindukannya.


"Andai papa ada yang jaga gue pasti nyusul lo Ping dan kita akan selalu bersama," batin Ocy.

__ADS_1


Ocy menghela napas dalam, ada sesak di dalam hatinya yang sulit untuk keluar. Permulaan cintanya sudah di uji dengan jarak yang begitu jauh, rindu yang menggebu mereka rasakan saat ini.


__ADS_2