
Dua tahun berlalu setelah kejadian penusukan yang di lakukan oleh Wilian pada Aping, semuanya berubah tak sesuai seperti rencana yang telah di atur sebelumnya, Aping terluka cukup parah hingga harus menjalani operasi di bagian organ yang terkena pisau karena penusukan itu.
Saat itu Ocy datang tepat waktu dengan membawa para polisi untuk menahan pelakunya, Ocy sangat benci bertemu Wilian dan Brio yang telah melukai Aping, membuatnya tak bisa memaafkan mereka.
Wilian dan Brio menjadi tersangka utama atas kasus itu, mereka di jatuhi hukuman penjara paling lama tujuh tahun penjara karena kasus yang menyangkut mereka.
Sedangkan Aping harus melewati perawatan di rumah sakit selama beberapa minggu hingga kesehatannya benar-benar pulih kembali karena kehilangan banyak darah, sekertaris Obi pun harus di rawat karena terjadi keretakan pada tulang lengannya dan beberapa luka di tubuhnya.
Bagaimana dengan Ocy?
Setelah kejadian itu Ocy merasa bahwa semua yang terjadi pada diri Aping itu karenanya, Wilian mungkin membalas dendam atas pembatalan perjodohan yang telah dia lakukan, selama Aping di rawat Ocy hanya diam-diam melihatnya, dia tidak berani sedekat mungkin dengan Aping, hingga saat Aping benar-benar sembuh dan sadar dari pingsannya Ocy memutuskan membawa serta papanya pergi ke luar negeri tanpa pamit kepada Aping.
Merasa di tinggalkan begitu saja tanpa penjelasan, Aping sangat terpukul, dia tidak menyangka Ocy meninggalkannya di saat dia sedang terbaring lemah, meskipun dia tidak mengetahui alasan pasti kenapa Ocy meninggalkannya, semua demi keselamatan Aping.
Ocy pun sangat terluka dengan keputusannya, hatinya tak pernah benar-benar ingin meninggalkan Aping, namun keadaan yang membuatnya harus melakukan itu.
"Maafin gue Ping harus ninggalin lo, tapi gue selalu sayang sama lo," ucap Ocy sambil memandang foto dirinya dan Aping saat masih SMA dulu, kenangan bersama Aping silih berganti keluar masuk ke dalam pikirannya, rasa rindu yang memuncak membuatnya menitihkan air mata.
__ADS_1
"Semoga lo baik-baik saja Ping, dan semoga lo menemukan pengganti gue," ucap Ocy kembali, pak Jaya memperhatikan putrinya dari balik pintu, dia mendekati Ocy dan memeluknya.
"Sudahlah, jangan meratapi ini semua, Aping pasti mengerti keputusanmu," ucap pak Jaya pada putrinya, seakan diapun tak rela bila mereka benar-benar harus terpisahkan, pak Jaya masih berharap suatu saat mereka akan di satukan kembali dalam ikatan pernikahan yang seharusnya sudah terjadi beberapa minggu yang lalu.
Ocy tak ingin kalut dengan masalah yang sedang dia hadapi saat ini, keputusan yang telah dia ambil adalah jalan terbaik agar nyawa Aping terbebas dari ancaman, keselamatannya menjadi prioritas utama bagi Ocy.
Dua tahun meninggalkan Aping, membuat Ocy harus membuka bisnis kembali, kali ini dia tidak membuka butik namun dia membuka bisnis restoran di negara yang dia tempati, sedangkan bisnisnya yang berada di Indonesia harus dia percayakan kepada Lisa sebagai pemimpinnya, Lisa pun menerima keputusan Ocy, sejak awal Lisa sudah di desak oleh Aping agar memberitahukan dimana Ocy berada namun Lisa mengatakan bahwa dia benar-benar tidak tahu dimana Ocy.
Sejak hatinya patah kembali, Aping semakin dingin terhadap wanita manapun, dia semakin gila kerja, setiap hari hanya di habiskan untuk bekerja, dan menghancurkan perusahaan yang berani mempermainkannya.
Sekertaris Obi menatap miris pada Aping, yang sangat berbeda dari Aping dua tahun lalu, tak banyak senyuman terukir di bibir Aping seperti dahulu saat dia masih bersama Ocy.
Secara sembunyi-sembunyi sekertaris Obi mencoba mencari tahu keberadaan Ocy di luar negeri, dia ingin agar tuannya kembali ceria seperti dahulu.
"Tuan," panggil sekertaris Obi pada Aping yang terlihat sedang melamun menatap ke arah luar kaca di ruang kerjanya.
Aping menoleh ke arah suara.
__ADS_1
"Kenapa?" tanya Aping enggan menatap sekertaris Obi berlama-lama.
"Kita ada proyek besar di Perancis apa tuan akan pergi ke sana?" tanya sekertaris Obi pada Aping.
"Jika memang penting, atur saja waktunya, aku akan datang," ucap Aping dingin.
"Baik tuan."
"Kenapa tuan sekarang sangat dingin seperti ini, aku akan menemukan nona Ocy untukmu tuan Aping," batin Obi dalam hatinya.
Di sisi lain Ocy sedang sibuk mengurus bisnis restorannya, dia membangun dari nol hingga akhirnya menjadi sebesar sekarang, sudah ada lima cabang restoran yang dia miliki.
Di kesibukannya Ocy mencoba menekan hati dan pikirannya agar tak terus-terusan memikirkan Aping, namun saat dia sendiri dia akan mengingat kembali pria itu, mengingat pertama kali bertemu hingga masa-masa sulit dan bahagia saat bersamanya.
"Apa aku terlalu egois meninggalkannya?" tanya Ocy pada dirinya sendiri saat di ruang kerjanya.
Dengan cepat dia menepis pikirannya tentang Aping, Ocy harus memulai hidupnya yang baru tanpa Aping di sisinya, meski dia tidak tahu begitu menderitanya Aping menahan rindu kepadanya.
__ADS_1