Berbagi Cinta - Suami Yang Dingin

Berbagi Cinta - Suami Yang Dingin
BAB 152 ~ Cinta Menggebu ~


__ADS_3

Sepulang dari pesta pernikahan Rahma dan Patrick. Allena duduk bersandar di bahu Zefran, sambil menatap taman di balkon samping kamar mereka. Zefran segera merengkuh tubuh istrinya agar wanita itu bersandar di dadanya. Balkon itu menjadi tempat favorit Zefran dan Allena untuk bersantai.


Setelah mengantar anak-anak mereka tidur, sepasang suami istri itu segera bersantai di balkon itu. Menatap langit penuh bintang, taman yang indah dengan aroma dedaunan dan angin semilir yang berhembus menyentuh lembut wajah mereka.


"Jangan sampai ketiduran ya," bisik Zefran sambil tersenyum.


Allena membalas senyuman laki-laki tampan itu. Sambil mengangkat wajahnya menatap Zefran.


"Kalau aku tertidur di sini memangnya kenapa?" tanya Allena masih tersenyum.


"Aku diam-diam akan menciummu lagi," jawab Zefran.


"Lagi?" tanya Allena.


"Ya, lagi," jawab Zefran sambil tersenyum melihat Allena yang mengernyitkan dahinya.


"Kakak pernah menciumku di sini? Aku tidak ingat," tanya Allena.


"Ya, kamu bukannya lupa tapi memang tak tahu," jelas Zefran.

__ADS_1


"Kapan itu? Kenapa aku bisa tidak tahu?" tanya Allena penasaran.


Setahunya setiap kali Zefran menciumnya, Allena pasti akan membalasnya tapi Allena tak ingat pernah berciuman dengan Zefran di balkon itu.


"Apa mungkin maksudnya balkon rumah sakit?" tanya Allena masih penasaran.


Zefran menggelengkan kepalanya. "Di sini, aku bilang, aku diam-diam menciummu di sini. Tentu saja kamu tak membalasnya karena saat itu kamu tertidur," jelas Zefran.


"Oh ya? Kenapa aku bisa tertidur di sini?" tanya Allena.


"Karena saat itu kamu tidak mau sekamar denganku. Kamu memilih tidur di balkon ini, di malam hari kita baru pulang dari berbulan madu. Kamu menangis hingga tertidur. Aku rasa karena sikapku yang pertama kali memaksa menciummu di mobil yang parkir di bandara malam itu. Kamu kesal dan memilih tidur di sini. Aku mencarikan selimut untukmu, lalu mencium bibirmu. Jika dipikir-pikir aku ini orang yang aneh. Menghinamu, menyakiti hatimu. Bahkan tega menamparmu. Tapi yang aku lakukan saat kamu tidur justru menciummu. Aku ini aneh," jelas Zefran.


"Menurutmu, apa arti ciumanku waktu itu?" tanya Zefran.


"Entahlah! Mungkin menyesal karena telah menyakitiku saat berbulan madu?" ucap Allena kembali bertanya.


"Bukan itu tapi untuk menunjukkan kalau kamu adalah istriku. Kamu adalah milikku, karena itu aku berhak diam-diam menciummu," jawab Zefran.


"Sepulang dari bulan madu? Saat itu Kakak sudah mengakui aku sebagai istri Kakak?" tanya Allena heran.

__ADS_1


"Aneh bukan? Berlaku seperti begitu membencimu, tapi begitu kamu diganggu Valen aku langsung cemburu. Frisca menuduhku cemburu atas kedekatanmu dengan Valen. Aku tak mengakui kalau cemburu tapi di lubuk hatiku, aku sangat kesal melihat Valen yang begitu menyukai istriku," jawab Zefran.


Allena tertawa, entah dari mana awal mulanya tumbuh rasa cinta di hati mereka.


"Kamu tidak sadar 'kan sayang? Kalau cinta kita justru tumbuh dari rasa cemburu, perlakuan dan kata-kata kejam. Kita tidak pernah tahu kalau suatu saat justru merasa takut kehilangan satu sama lain. Tapi … terima kasih sayang! Karena tak putus asa dengan pernikahan kita. Kamu tetap bertahan meski aku sering menyakitimu," ucap Zefran lalu mencium bibir istrinya.


"Kalau sekarang, apa arti ciuman ini?" tanya Allena sambil tersenyum.


"Ini adalah ciuman pembaharuan cintaku padamu," jawab Zefran.


"Cinta itu bisa diperbaharui dengan ciuman? Tak bisa lebih dari itu?" tanya Allena.


"Kalau lebih dari itu, namanya pembaharuan cinta yang menggebu. Kamu ingin tahu bagaimana caranya?" tanya Zefran.


Allena hanya tersenyum lalu mengangguk.


"Begini caranya," ucap Zefran lalu menggendong Allena masuk ke kamar dan membaringkan perlahan wanita cantik itu di atas ranjang.


Zefran tersenyum lalu menempelkan bibirnya di bibir manis istrinya sambil melepas satu persatu yang melekat di tubuh mereka. Zefran melepas hasrat menggebunya untuk memperbarui cinta menggebu itu terhadap istrinya.

__ADS_1


...~  Bersambung  ~...


__ADS_2