
Waktu begitu cepat berlalu sudah dua hari ini rendi demam tapi masih saja dia belum terlihat baik-baik saja. Cindi hanya bisa bersabar saja dengan situasi yang seperti ini, yah mau gimana lagi setidaknya mereka sudah berusaha untuk merawat rendi sembuh tidaknya yah hanya tunggu kuasa tuhan.
Rendi termenung di sisi tempat tidur sambil membaca koran di tangan nya, kali ini dia kebanyakan membaca lagi sama seperti waktu dia masih kuliah. Di kampus rendi adalah orang yang paling suka membaca, meski dia di bilang cupu sama teman seper gaulannya, tapi dia tetap terlihat perfect di mata para wanita yang menatap nya.
Flasback on
Rendi berjalan menyelusuri panjangnya jalan trotoar, setiap dia berjalan satu langkah pasti cewek yang melihatnya bakalan jatuh hati padanya padahal dia sama sekali tidak pakai ilmu pelet apapun. Yah biasalah namanya juga cowok ganteng, mau gimanapun bakalan jadi incaran para wanita. Bahkan sampai ada juga yang meminta tanda tangan nya, Rendi malah biasa-biasa saja.
Apalagi dia begitu ramah di kampus, dan menjadi daya tarik bagi wanita. Tapi yang parahnya dia sangat suka gonta ganti pasangan cuma buat senang-senang doang abis tuh kalau bosan yang di tinggalkan dan cari yang baru. Anehnya masih aja ada cewek yang masih mau dengan dia padahal jelas-jelas dia terkenal playboy di kampus.
Di perpustakaan rendi mengambil salah satu buku sejarah kesukaan nya, dia lalu membawah buku sejarah manajemen itu ke rumah nya. Rendi benar-benar akan membawah buku itu kalau sudah memahami semua isi buku itu. Para staf kantor bahkan tidak tau kalau ada mahasiswa yang selalu membawah pulang buku itu dan menyimpan nya di rumah.
Rendi menatap ke arah lemari kaca terlihat banyak nya buku yang terpampang rapi, Dia teringat kemarin-kemarin dia harus pinjam buku perpustakaan biar tidak susah cari di tokoh buku. Tapi sekarang dia bisa bebas pilih buku yang dia mau jadi dia tidak perluh lagi susah-susah ke perpus untuk cari buku sesuai yang di minta dosen.
Rendi masih termenung menatap keluar jendela, dia begitu merenungi masa-masa lalunya yang benar-benar membuatnya bosan. Kadang rendi tersenyum sendiri mengingat kejailannya waktu jaman-jamannya mengejar pendidikan.
Saat asik membaca buku di perpustakaan tiba-tiba dia di kaget kan oleh seorang gadis yang sedang berjalan ke perpustakaan dengan menggunakan baju perawat dilengkapi almamater dengan masker menutupi wajahnya. Rendi sering bertemu gadis itu tapi gadis itu jarang sekali membuka masker nya padahal dia sangat penasaran dengan wajah gadis itu.
Bruuuk..... Gadis itu terjatuh saat seorang cowok menabrak tubuhnya sampai terhempas jatuh, Rendi sontak kaget dia lalu pura-pura menutup mukanya sambil meminta maaf karena takut ketahuan.
__ADS_1
"Arggggg," Saat tubuh gadis itu hendak terjatuh kelantai rendi langsung cepat-cepat menarik tangan gadis itu hingga tubuh gadis itu langsing terhentak ke dada bidang cowok itu. Rendi sontak kaget, dia langsung pura-pura menutup mukanya menggunakan tangan nya agar tidak ketahuan.
"Ehmmm, maaf banget yah aku tidak sengaja aku sedang buru-buru." Ucap rendi saat menatap mata indah gadis itu, Rendi langsung meninggalkan gadis itu dengan menutup mukanya menggunakan kedua jari.
Baru kali ini dia salah tingkah di depan seorang perempuan, padahal selama ini dia malah jadi incaran cewek dan gonta-ganti cewek tapi saat melihat mata itu dia sering teringat-ingat oleh gadis itu. Sampai sekarang dia masih suka sama gadis itu dan penasaran siapa cewek di balik masker itu, dia sudah pernah mencari taunya tapi gadis itu seperti misteri aja susah di tebak dan susah juga didekati.
"Apa kabar yah dengan dia sekarang apakah dia sudah menikah atau belum." Ucap rendi sambil tersenyum-senyum mengingat bola mata yang indah dan kening yang alami tanpa buatan.
...🐼🐼🐼...
Saat asik melamun eh tiba-tiba cindi datang dan membuat lamunan nya buyar dan hilang entah kemana. cindi tersenyum ke arahnya dengan membawah sarapan pagi di nampan. Melihat sarapan itu rasanya air liurnya mau menetes, mungkin karena dia benar-benar lapar sekarang.
Ada apa dengan nya? apa dia kemasukan lagi yah? Bisiknya dalam hati.
Ada apa dengannya kok dia tiba-tiba melamun apa ada yang salah yah dengan ucapan ku. aku tadi bilang apa yah, tau ah. tanpa sadar dengan apa yang dia ucapkan.
Rendi tersadar dari lamunannya saat melihat cindi dia hanya menggeleng-gelengkan kepalanya sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal itu.
Ada apalagi nih kok dia menatapku terus, aduh aneh ih malas pun aku. kesalnya dalam hati, Cindi tersadar dari lamunannya langsung pura-pura tidak terjadi apa-apa.
__ADS_1
"Ehmmmm, makan yah sarapannya jangan di sisa habisin." Nasehat Cindi kepadanya dengan tersenyum lebar kepada rendi terlihat lesung dikedua pipinya yang jarang di ketahui banyak orang. Tiba-tiba saja rendi terhipnotis dengan senyum manis cindi, tapi dia berusaha untuk menyadarkan diri agar tidak terbawah suasana.
"Ehmmm, iya makasih yah." Ucap rendi kepadanya sambil tersenyum ramah seakan mengelabui cindi saat itu.
"Okey," Cindi lalu keluar dari kamar itu, Saat cindi sudah keluar kamar dia langsung melahap sarapan pagi yang dibawakan oleh cindi.
"Wahhh mantap rotinya masih hangat nih, di tambah lagi ada susunya yang masih hangat." Rendi sangat menikmati sarapannya, sampai roti dan susu tidak tersisa lagi sedikitpun. Selesai sarapan nampan itu di simpan di atas lemari dekat tempat tidur. Saat sedang asik-asiknya membaca majalah tiba-tiba dia teringat drama korea yang sering di nonton cindi.
"Apa film itu sudah main yah?" Ucap nya sambil menyalahkan tv dan kebetulan langsung di siaran khusus drama korea, jadi dia tidak perluh sibuk-sibuk cari film nya.
"Wahahah hahahha....." rendi tertawa terbahak-bahak sampai sakit perut, baru main sudah seru aja filmnya.
"Woahhhhaa haha," Lagi-agi dia tertawa terbahak-bahak.
Cindi yang berada di luar kamar kaget saat mendengar ada suara tertawa menggema dari dalam kamar.
"Haaa suara apa itu? lagi ngapain dia?" Ucap cindi penuh tanda tanya, dia pura-pura mendekatkan kupingnya ke pintu kamar berharap bisa mendengar penyebab rendi tertawa. Saat dia mendekatkan telinganya tidak salah lagi itu karena dia lagi nonton film cindi teringat drama korea yang sering dia nonton sekarang sudah jadwal main nya.
Jangan bilang dia lagi nonton drakor, tebak cindi.
__ADS_1
...🐼🐼🐼...