
Cindi begitu terharu sekarang air matanya benar-benar jatuh akibat nonton drama korea, habis nangis ketawa lagi begitu terus. Tanpa sadar dia tidak memikirkan yang lain lagi, jika ada yang liat dia mungkin bisa saja di bilangin sudah gila sekarang.
"uhuhuhuhu.... hiks hiks hiks... Ahahahahha lucu sumpah ih.... uhuhuhuhu.... hiks hiks hiks... Hahahahha." Cindi terus-terusan menangis habis menangis dia ketawa lagi sampai lupa kalau dia sudah hampir satu jam di kamar tidak keluar-keluar.
Cindi masih saja menangis dan tertawa terbahak-bahak sampai tak sadar kalau dia tadi sudah menghabiskan salad buah nya tapi masih saja sendok masuk ke dalam mulut nya.
"hahahahha, ya allah lucu...." Cindi masih memegang perutnya yang terasa kesakitan.
"Dia jatuh hahahahaha." Suara Cindi tertawa kencang saat gadis itu ingin terjatuh malah menyirami muka si cowok dengan air pell. Ekspresi senyum cowok itu mendadak merah saat sadar yang mengenai tubuhnya air pell.
"Apa yang kamu lakuin heeeeh....." geram pria itu naik pitam.
"aduuh maaf pak gak..." belum selesai gadis itu melanjutkan nya dia langsung saja di semprot.
"gak apa, sekarang aku tidak mau tau baju aku harus kamu ganti." ucap pria itu kesal.
"Yaudah pak sini bajunya saya keringkan, kalau aku mau ganti mah gak bakalan bisa pak." ucap cewek itu sambil nyengir.
"siapa yang suruh kamu tersenyum licik kayak gitu," Pria itu lalu berjalan mendahuluinya tiba-tiba dia terpleset.
Brukkk, dia terpental ke belakang sekarang celana nya ikutan basa akibat air di lantai tadi. Cindi yang tadinya pengen nangis malah tidak jadi.
Cewek itu hanya bisa memukul jidatnya kali ini dia benar-benar khawatir kalau akan di pecat dari perusahaan besar itu. pria itu mendekatinya sang cewek hanya bisa pura-pura tidak lihat saja.
si cewek itu sudah berusaha untuk tidak tertawa tapi malah kecoplosan, suara tawanya bahkan sampai menggemah di ruangan itu.
"Hahahhaha, ups" pria itu sekarang benar-benar marah tapi berusaha untuk di tahan nya.
"Kenapa kamu tertawa?" Tanya pria itu dengan muka nya yang semakin memerah. saat hendak meraih tangan pria itu dia sengaja menariknya keras sampai membuat cewek itu malah ikutan terjatuh tapi kali ini pria itu lah yang sengaja. Para kariawan yang melihat kejadian itu rasanya ingin ketawa tapi malah pura-pura tidak liat.
__ADS_1
"Aduuh sakit nih," cewek itu berusaha untuk berdiri dari tempat itu. Cindi tidak henti-hentinya tertawa saat cewek itu malah terpleset lagi.
"Hahahahaha, astaga aku rasanya benar-benar gila sekarang." Ujar Cindi sambil tertawa, dia tidak henti-hentinya habis menangis ketawa lagi sampai akhirnya film nya habis.
"Yah habis dong, padahal lagi seru-serunya ketawa." Cindi lalu melihat ke arah mangkok yang masih dia pegang dan sendok yang dia kasih masuk ke mulutnya padahal isinya sudah habis.
cindi menyimpan sendok dan mangkuk itu di atas meja lalu di matikan tv untuk mengistirahatkan mata dan tubuhnya. dia lalu membaringkan tubuh itu ke atas tempat tidur empuk itu, yang ada di pikiran nya sekarang adalah mengistirahatkan tubuhnya.
tak selang beberapa menit kemudian dia akhirnya tertidur pulas di atas tempat tidur empuk itu, rasanya dia begitu legah saat membaringkan tubuhnya di atas kasur.
...🐼🐼🐼...
Saat asik duduk di sisi tempat tidur sambil melipat pakaian tau-tau nya rendi datang dari kantor langsung marah-marah tidak jelas.
"Hei, kamu mentang-mentang sudah jadi istri malah seenak nya saja yah." Geram rendi saat itu, Cindi sempat kaget dan heran dia tidak menyangkah kalau dia bakalan dimarahi padanya.
"Maksudnya salah aku apa?" Tanya Cindi kaget.
"Apa kamu tau dari mana kalau aku masuk?" Tanya Cindi tidak mau kalah.
"Yah aku tau lah, di dalam itu semua terhambur," Bentak rendi masih marah.
"Ya udah gak usah marah-marah yah aku akan membersihkan nya sekarang." ujar Cindi saat hendak beranjak dari tempat tidur tiba-tiba dia di kejutkan dengan tangan yang menahan nya untuk tetap tinggal di situ saja.
"Ada apa dengan mu, bukan nya kamu tadi marah-marah." kesal Cindi saat sadar yang memegang tangan nya rendi.
"Ish kamu apa-apaan sih sakit tau." bentak cindi kasar. tangan itu tiba-tiba mendorongnya dan membuatnya terpental jatuh kelantai.
"Kamu harus masakan aku makanan, aku lapar cepat." Bentak pria itu sambil menunjuk-nunjuk Cindi.
__ADS_1
"Masak, bukan nya kamu suruh aku bersihkan tempat olahraga itu." Cindi malah ikutan marah.
pria itu tiba-tiba mencekik leher cindi dengan kasar sampai membuat nya sulit untuk bernapas.
"Ka..mu.. siapa?" Cindi mulai merasa ada yang aneh dengan apa yang terjadi dengan nya.
"HAHAHAHAHA, aku siapa? kamu itu sangat kecil." Pria itu mulai menghina Cindi.
"Sangat kecil? emangnya kamu itu siapa rendi tidak mungkin setega itu dengan ku." Ujar Cindi sambil berusaha melepaskan cengkraman tangan itu. Tapi rasanya sangat sulit dia bergerak saja sekarang tidak bisa karena tubuhnya di tindih oleh pria itu.
"Ka kamu... kamu... " Cindi mulai sadar bahwa sekarang dia benar-benar ada di alam bawah sadar nya, ini benar-benar seperti nyata baginya.
"Hahahahaha, manusia hina ini berani membentak ku." Ucap makhluk itu sekarang.
"Kamu itu cuma makhluk yang suka menganggu manusia," bentak Cindi dia benar-benar kesulitan dalam bergerak di tambah lagi dia susah untuk bernapas.
"Hentikan semua ini jangan ganggu aku lagi jika kamu tidak ingin merasa kesakitan." Ancam Cindi.
"Hahahahaha, aku makhluk yang tidak takut dengan ancaman seperti itu. kamu harus mau dengan ku." Ucap makhluk aneh itu.
"Mau, Itu mustahil pergilah atau kamu mau terbakar!." Ujar Cindi memberi pilihan.
"Hahahahhaha, aku tidak takut." Bentak makhluk itu kasar tangan nya masih mencekik leher Cindi. Cindi sadar dalam situasi seperti ini dia hanya bisa memohon kepada yang maha kuasa.
Mulut Cindi mulai membaca doa dalam hati meski tubuhnya kesusahan bergerak, dia tidak henti-hentinya berdoa lalu di tiup nya wajah makhluk itu sampai akhirnya dia berhasil menaklukkan nya makhluk itu langsung terbakar dan menghilang entah kemana.
Cindi langsung terbangun dari tidur nya dia benar-benar syok sekarang dan merasa agak sedikit legah. tak henti-henti nya dia menguspa-usap dadanya, akibat habis nonton drakor dia malah ngantuk dan tertidur tanpa ingat baca doa.
Pantas saja dia di ganggu rumah ini kan masih baru dan belum di bacakan doa juga biar terhindar dari gangguan makhluk halus dan segala kiriman yang tidak di ingin kan.
__ADS_1
...🐼🐼🐼...
yg sudah baca part ini harus benar-benar ingat tuhan yang maha kuasa.