
Di meja makan mereka makan dengan sangat lahap, Rendi dan hajra hanya tersenyum sekali-sekalu menikmati makanan yang di sajikan oleh restoran kecil di dalam mall. Rendi tidak akan bicara kalau makan karena sudah terlatih dari kecil untuk tetap belajar menghargai makanan yang ada di depan atau makanan yang kita makan.
Selesai makan mereka memutuskan untuk duduk-duduk di kursi agar makanan yang habis dia makan bisa tercerna dengan baik. Sambil bercakap-cakap bersenda gurau bersama ibunya sekali-sekali Rendi tertawa mendengar lelucon ibunya.
"Ehmmm," Hajra berdehem sontak saja membuat Rendi kaget.
"Ibu tau dari mana?" Tanya Rendi.
"Tau dari mana apa?" Tanya Hajra kaget.
"Itu dehem nya?" Tanya Rendi lagi penasaran.
"Dari itu sih rio ngajarin ibu, katanya sebelum bicara berdehem dulu." Jelas Hajra, mendengar hal itu seketika saja suara tawa Rendi pecah.
"Hahahaha Ya ampun bu, bentar kalau sampai rumah aku jitak kepala bocak itu. Itu cuma untuk anak mudah loh bu, kalau untuk ibu itu terdengar aneh." Rendi masih tertawa terbahak-bahak.
"Ibu kan masih mudah, apa salah nya ibu juga ikutan." Ucap Hajra dengan logat bahasa sunda.
"Iya bu, tapi aku kok kaya dengar nya lucu kali itu bu." Ujar Rendi.
"Yah tidak papa lah sekali-kali bertingkah seperti anak mudah, lagian ibu kan masih awet mudah." Mendengar hal itu Rendi hanya tersenyum saja.
"Eh bu, jalan yuk sudah mau isya nih." Ajak Rendi kepada ibunya, mendengar ajakan itu Hajra lagi-lagi berdehem.
__ADS_1
"Ehmmm, boleh juga nanti papa mu cari lagi. papa mu itu tidak bisa jauh dari ibu, tidak ada di rumah saja bakalan di cariin." Mendengar hal itu Rendi tiba-tiba seperti membayangkan sesuatu.
"Ayo," Ajak Rendi tapi tiba-tiba dia langsung diam membisu seketika, dan hanya melamun di meja tanpa berdiri sedikit pun.
"Ehmm, ada apa nak?" Tanya Hajra lagi.
"Ehmmm, tidak apa-apa bu." Ujar Rendi lalu tersenyum ke ibunya. Hajra dan Rendi keluar dari restoran itu, mereka langsung masuk ke dalam mobil yang terparkir di parkiran mall itu.
...🐼🐼🐼...
Di mobil lagi-lagi mereka ngobrol sambil bersenda-gurau. Terlihat Hajra sangat menikmati kota jakarta meski terkenal sangat macet di jam-jam seperti ini, tapi sepertinya rendi sudah sangat ahli dengan masalah jalan pintas.
"Ehmmm, Ibu bisa baring kok kalau ibu capek." Pinta Rendi.
"Ibu kan anak jurusan perawat nih, aku boleh tanya tidak seputar-seputar kesehatan." Tanya Rendi.
"Sudah mantan, boleh kok tanya saja nak." hajra mempersilahkan rendi bertanya selama ini kan dia tidak pernah lagi mengajar rendi seputar kesehatan akibat sibuknya aktivitas di luar rumah.
"Memang nya kalau kita makan sesudah makan kenapa yah bu?" Tanya Rendi penasaran ingin tau.
"Menurut ibu nih Tidur dalam kondisi menahan lapar tentu tidak nyaman. Namun segera tidur setelah makan juga bukan hal baik. Akan ada sejumlah bahaya yang mengintai ketika langsung tidur setelah makan. contohnya saja itu bisa membuat tidur kita tidak nyaman dan terganggu, apalagi kalau makan yang berlemak."
"Eh bu kalau dampak nya dari minum kopi itu benar yah bu bisa membuat kita susah tidur?" Tanya Rendi lagi, meski dia termaksud pria yang tidak suka minum kopi dan merokok.
__ADS_1
"Iya benar, karena dengan kafein bisa membuat kamu lebih suka begadang, dan susah tidur. kamu juga akan gelisah jika meminum kopi atau alkohol."
"Bukan cuma itu saja makan sebelum tidur juga bisa menyebab kan asam lambung karena Posisi berbaring bisa membuat makanan yang dicerna di perut bisa naik. Tak hanya makanan tapi juga asam lambung yang akan naik. salah satu penyebab stroke dan mimpi buruk, dan bisa mengakibatkan kegemukan." Jelas Hajra.
"Ohhh, pantesan kadang orang-orang yang suka makan lalu langsung tertidur itu rata-rata gemuk, ternyata akibat nya dari situ toh." Rendi mengangguk-angguk tanda paham.
"Makanya hati-hati jangan makan langsung tidur setidak nya tunggu lh satu jam atau dua jam karena itu bisa juga menyebab kan penyakit jantung loh." Nasehat Hajra, kali ini Rendi semakin bersemangat menanyakan banyak hal seputar kesehatan mumpung dia ada waktu berdiskusi dengan ibunya.
"Bu aku mau tanya nih tentang seputar penyakit yang sekarang itu lagi marak-marak nya di perbincangkan nih." Ujar Rendi.
"Ohh penyakit itu, yah memang menurut pakar sejarah sih berbahaya apalagi bisa mengancam nyawa. Di Papua kan demam berdarah itu sangat terkenal nih mungkin entah karena tempat nya lembab atau faktor ketidak kebersihan ibu juga kurang tau." Ujar Hajra.
"Bu penyakit ini kan bisa saja kena dan ditulari oleh siapa saja cara mencegah nya gimana sih bu?" Rendi semakin penasaran ingin mengetahui banyak tentang kesehatan sekarang entah karena memang dia peduli dengan kesehatan atau sekedar hanya untuk berjaga-jaga saja.
"Yah bagusnya sih kalau kamar mandi sering-sering lah di kuras minimal seminggu sekali lah, bersihkan juga tempat-tempat yang ada airnya seperti seperti baskom, kaleng, vas atau pot bunga, ember, dan lain sebagainya dapat menjadi sarang bagi nyamuk jika tidak rajin dikuras. pake kelambu, jangan menumpuk pakaian apalagi menggantung baju terlalu lama, gunakan lotion anti nyamuk, dan pakaian tertutup saat keluar rumah. menurut ibu itu sudah cukup membantu loh, dari dbd sepertu sekarang ini." Jelas Hajra panjang lebar, rendi dari tadi sepertinya telah menyimpan nya di memori otak.
"Eh jangan lupa juga pangkas tanaman liar di pekarangan rumah, dan bisa menanam bunga anti nyamuk seperti serai wangi, bunga lavender, daun peppermint, dan bunga geranium (tapak dara). jangan lupa harus di vaksin juga dan tetap jaga daya tahan tubuh" Menurutku sih itu sudah cukup banyak dan sangat membantu loh rendi." Ujar Hajra, sepertinya dia mulai ngos-ngosan akibat terlalu banyak ngomong.
"Hahahaha, sepertinya ibu kelelahan ngomong. Rendi tadi sempat beli air Aqua di jalan dan kebetulan masih ada belum terbuka." Rendi lalu memberi ibunya air aqua yang dia simpan di kursi job belakang.
"Wah, rasanya legah setelah minum." Hajra mengusap-usap dada nya, wajar saja jika dia kecapean umurnya saja sudah kepala enam gimana, meski wajahnya masih terlihat seperti usia Lima puluh tahunan. kecantikan alami itu membuat wajah nya tetap terlihat awet mudah dan masih terlihat sehat bugar karena sangat suka makan buah.
...🐼🐼🐼...
__ADS_1