CEO Ku Adalah Suamiku

CEO Ku Adalah Suamiku
15. Bab 15 Kembali Melakukan


__ADS_3

"Assalamu'alaikum..." ucap Bagas yang langsung masuk ke dalam rumah, karena pintu depan terbuka sedikit. "Sayang kamu dimana..?" panggil Bagas pada istrinya sambil mencari istinya di dalam.


"Waalaikumsalam.." jawab istrinya yang berada di dapur.


Mendengar suara istrinya di dapur Bagas langsung nyamperin dengan wajahnya yang cemberut.


"Sayang kamu disini, kok pintu depan gak di tutup.." ucap Bagas


"Uda pulang mas.. iya maaf mas Zahra lupa." ucap Zahra sambil mencium punggung tangan suami nya. "Kok mukanya cemberut gitu mas.. kamu capek yah. Ya uda aku siapkan air hangat ya biar kamu langsung mandi."


"Iya mas capek banget, maaf ya sayang mas pulang nya sampe malam soalnya kerjaan lagi banyak. Ya uda yuk mas mau mandi,." Ajak Bagas ikut ke kamar. Mereka berdua pun naik keatas lalu masuk ke kamar mereka.


"Mas airnya Uda siap.. mandi sana biar tubuh kamu lebih segar . Kamu uda makan malam mas?" tanya Zahra pada suaminya.


"Belum sayang.. kalau gitu mas mandi dulu ya.." Jawabnya.


"Mas aku siapin makan malam dulu ya di dapur, baju kamu Uda aku siapin ada di atas ranjang."


"Iya.. makasih sayang... " jawab Bagas sambil jalan menuju kamar mandi.


Zahra langsung turun kebawah menyiapkan makan malam untuk mereka. Bagas pun selesai mandi, ia langsung nyamperin istrinya ke meja makan.


"Sayang.. " ucap Bagas sambil menciumi wajah istrinya.


Zahra yang di ciumin oleh Bagas pun tertawa kegelian.

__ADS_1


"Mas geli ih! Uda dong ciumnya.. duduk dulu." ucap Zahra sambil meletakkan piring yang berisi nasi, sayur dan lauk untuk suaminya, nih mas di makan dulu.


Bagas pun duduk di kursi tapi bukannya makan malah meluk pinggang Istrinya dari samping.


"Kenapa mas..?" tanya Zahra. Lalu ia mengangkat kedua tangannya meletakkan nya di pipi Bagas sambil mengelus pipinya.


"Mas kangen sama kamu sayang, kamu Uda janji kan tadi pagi sama mas.. malam ini kita...-" ucapan Bagas langsung di potong oleh istrinya.


"Iya mas Zahra ingat kok..! tapi makan dulu ya."


"Iya sayang..makasih ya. Sayang kamu masak capcay sama ayam kecap?" Tanyanya. "Ini kan makanan kesukaan mas, ini kebetulan aja apa karena emang kamu tahu makanan kesukaan mas..?" Tanyanya lagi.


"Tadi mama telpon mas.. katanya besok mereka berangkat ke London, karena adik mas mau wisuda. Jadi sekalian aja aku tanya ke mama makanan ke sukaan kamu apa.." Jawab Zahra. "Tapi mas kok adik mas gak datang di acara pernikahan kita kemaren..?"


"Iya sayang, karena Sheina mau wisuda, jadi gak datang, dia gak mau bolak-balik Jakarta, London. Kata nya setelah wisuda dia bakalan pulang kesini." Jawab Bagas sambil mengunyah makanannya.


"Abisnya masakan kamu enak sayang.. makasih ya uda masakin makanan kesukaan mas.."


"Iya mas.. Zahra senang kalau mas suka masakan Zahra."


Setelah selesai makan,mereka pergi ke kamar, lalu mereka melaksanakan sholat isya.


Kini Bagas dan Zahra sudah berada di atas ranjang sambil mengobrol.


"Sayang kamu mau kita hanymoon dimana?" tanya Bagas pada istrinya.

__ADS_1


"Dulu Zahra pengennya, suatu saat kalau Zahra nikah hanymoon maunya di Paris mas.." Jawabnya. "Kalau mas hanymoon nya ingin kamana..?"


"Kalau mas ikut istri mas aja, yang penting kamu bahagia. Sayang kita hanymoon nya tunggu papa pulang dari London ya..?" ucap Bagas sambil mencium kening istrinya


"Tapi mas kaya nya gak bisa deh, besok Zahra Uda masuk kerja.. lagian kemaren kita nikah Zahra Uda ambil cuti mas..! Zahra baru kerja 6 bulan, gak mungkin kantor ngasih aku cuti lagi mas."


Bagas pun mendesah kasar, mendengar ucapan istrinya.


"Jadi kita gak bisa hanymoon nih..?!" Tanyanya. Bagas sambil mengerucutkan bibirnya.


"Bukan gak bisa mas.. tapi belum bisa, entar entar aja ya kita hanymoon nya, maaf ya mas.. jangan ngambek gitu dong nanti tampannya hilang loh."


Zahra pun tersenyum melihat suaminya ngambek kaya anak kecil.


"Ya udah kita hanymoon nya di kamar aja..!!" ucap Bagas sambil menarik pinggang istrinya agar lebih dekat.


Bagas langsung mencium bibir istrinya dengan lembut, mengecap serta **********. Bagas berhenti sejenak karena mereka kehabisan napas. "Sayang mas suka bibir kamu yang manis ini dan mas Uda kecanduan dengan bibir kamu."


Bagas mencium kembali bibir istrinya dengan sangat lama, hingga Zahra ngeluarkan ******* sangat seksi, tanpa tersadar baju Zahra sudah terlepas dari tubuhnya, Bagas pun langsung membuka bajunya terlihatlah otot-otot dan perut sobeknya. Zahra yang melihat itu terpesona dengan tubuh keker suaminya, sambil tersenyum malu malu. Bagas terus mencium serta memberikan kecupan kecupan di seluruh tubuh Zahra tanpa ada yang terlewatkan.


"Sayang boleh ya..?!" tanya Bagas pada istrinya yang sudah di penuhi gairah. Zahra pun hanya bisa menganggukan kepalanya. Mereka pun melakukan penyatuan dengan penuh cinta dan gairah, tidak henti-hentinya Zahra mendesah karena percintaan mereka. " Sayang kamu sangat nikmat, ucap Bagas disela percintaan mereka sampai akhirnya Bagas dan Zahra mencapai pelepasannya bersama sama.


Bagas mencium kaning istrinya. "Makasih sayang.. mas sangat mencintai kamu." ucap Bagas sambil menyelimuti tubuh istrinya yang polos. Mereka pun langsung terlelap karena kelelahan.


🌹 Hai temen temen maaf ya Aq kurang pandai menjabarkannya jadi segitu aja ya...

__ADS_1


jangan lupa like nya ya.. mohon dukungan kalian.. 🙏❤️❤️🌹


__ADS_2