CEO Ku Adalah Suamiku

CEO Ku Adalah Suamiku
53. Bab 53


__ADS_3

"Maaf Bu Sonya saya terlambat." Ucap seorang wanita yang baru saja sampai di Cafe. Ya Wanita cantik dan seksi itu, yang berada di Cafe tersebut adalah Sonya yang sedang menunggu seorang wanita dan wanita yang lagi di tunggunya itu baru saja tiba.


"Tidak apa-apa kamu nyantai saja." Jawab Sonya. "Kamu mau pesan apa?" tawar Sonya pada wanita itu.


"Gak usah Bu Sonya terima kasih." Jawabnya. "O iya, ada perlu apa Bu Sonya repot-repot manggil saya untuk datang kesini?" Tanyanya.


"Oke kalau gitu saya ngomong langsung aja." Jawabnya. "Apa kamu masih menyimpan foto-foto Zahra bersama Pak Bagas?"


Wanita itu pun mengerutkan dahi nya bingung, kenapa Bu Sonya tanya soal foto itu lagi. "Masih Bu." Jawab wanita itu. "Emangnya kenapa Bu Sonya tanya tentang foto itu lagi.. bukannya saya sudah mengirimkan ke ponsel Bu Sonya?"

__ADS_1


"Fotonya sudah saya hapus kemaren. Dan saya memerlukan foto itu kembali."


"Kalau boleh tau, Bu Sonya untuk apa menginginkan foto itu kembali ?"


"Saya mau kamu menyebarkan foto itu kepada seluruh karyawan di Perusahaan. Kamu pasti sedikit banyak nya memiliki nomor ponsel atau WhatsAAP mereka."


"Bu Sonya serius mau menyebarkan foto Zahra keseluruh karyawan?"


"Tapi Bu Sonya, gimana kalau Pak Bagas tau hal ini? Saya yakin Pak Bagas pasti marah. Apalagi kita menyebarkan foto dirinya bersama Zahra sedang berciuman, yang ada entar saya di pecat lagi dari Perusahaan. Zaman sekarang cari pekerjaan susah Bu Sonya.." ujarnya. Ingin rasanya ia mau menerima untuk menyebarkan foto itu, apa lagi dia mendapatkan bayaran. Lumayan uangnya untuk keperluannya selama sebulan. Tapi ada rasa takut di hatinya untuk nerima itu, kalau sampai Pak Bagas tahu soal ini pasti gue bakalan di pecat. Gumamnya dalam hati.

__ADS_1


"Soal itu kamu tenang saja, saya akan urus nanti." Jawab Sonya. "Yang penting kamu kirim aja dulu fotonya pada semua karyawan. Bukannya kamu kemaren bilang sama saya, kalau kamu juga membenci Zahra? Nah itu bagus dong kamu bisa balas rasa benci kamu sama dia, dengan kamu menyebarkan foto itu membaut semua orang di kantor benci padanya. Saya jadi gak sabar ingin melihat dia malu di depan semua karyawan. Pasti dia gak akan betah berada di kantor, uda gitu Zahra pasti langsung mengundurkan diri karena gak tahan sama hinaan karyawan di kantor. Dan saya akan bebas mendekati Pak Bagas." Ucapnya senang sembari membayangkan semua rencananya bakalan berhasil.


"Bu Sonya yakin saya bisa aman dan tidak akan di pecat dari kantor..?" Tanyanya lagi.


"Iya percaya sama saya." Jawabnya. Kalaupun nanti Pak Bagas mengetahui foto itu pasti yang di pecat adalah lo. Secara yang mengirim foto itu dan yang mengambil foto Pak Bagas dan Zahra berciuman adalah lo, bukan gue. Mau aja sih lo gue manfaatin. Gumam Sonya dalam hati.


"Oke. Saya akan menyebarkan foto Zahra kepada semua karyawan. Tapi Bu Sonya saya hanya memiliki beberapa saja WhatsAAP karyawan.."


"Enggak masalah, pasti entar mereka pada tau semua dari karyawan-karyawan lainnya."

__ADS_1


"Oke kalau begitu, besok pagi saya pastikan mereka sudah melihat foto itu." Ucap wanita yang bernama Yuni tersebut. Yuni adalah karyawan WILLIAMS GRUP juga. Dan dirinya satu ruangan dengan Zahra bagian marketing. Yuni juga sangat tidak suka melihat Zahra, di karenakan Pria yang ia sukai dan ia cintai tidak pernah mau menerima cintanya. Tapi pria tersebut mala bilang padanya kalau dirinya menyukai Zahra. Padahal Yuni sudah bertahun-tahun menunggu Pria itu. Begitu Zahra mulai masuk kerja di WILLIAMS GRUP pria yang dia sukai langsung mengungkapin cinta pada Zahra. Ya walaupun cintanya di tolak oleh Zahra. Tapi tetap saja ia kesal dan tidak suka dengan Zahra.


Setelah mereka berdua selesai membicarakan perihal rencana jahat mereka terhadap Zahra, akhirnya Sonya dan Yuni keluar dari Cafe dan pulang kerumah masing-masing.


__ADS_2