CEO Ku Adalah Suamiku

CEO Ku Adalah Suamiku
74. Bab 74


__ADS_3

Tak terasa sudah enam bulan mereka menjadi sepasang suami istri. Selama ini kehidupan rumah tangga Bagas dan Zahra baik-baik saja, semakin hari Bagas semakin jatuh cinta pada istinya. Tapi ada satu yang selalu membuat Zahra sedih yaitu dirinya belum juga hamil.


Setelah mereka bulan madu selama satu bulan di Turki beberapa bulan yang lalu, mereka berdua berharap akan ada yang hadir di rahim Zahra, tetapi ternyata sampai sekarang ia belum juga hamil. Zahra gak tahu masalahnya apa dan dimana. Padahal mereka juga sudah konsultasi perihal kesehatan mereka ke Dokter kandungan, tapi dokter bilang mereka sehat dan baik-baik saja dan tidak ada masalah.


Sebagai suami yang sangat mencintai istrinya, Bagas berusaha menyemangati istrinya untuk jangan bersedih dan memikirkan hal itu, karena perjalanan mereka masih panjang. Mungkin Allah memang belum mempercayakan itu kepada mereka. Melihat Zahra selalu sedih kalau ditanya soal anak, jadi Orangtuanya dan mertuanya tidak pernah membahasnya lagi.


Sedangkan kehidupan Rio dan juga Sheina sangat bahagia. Setelah mereka menikah beberapa bulan yang lalu,tepatnya sekarang mereka sudah tiga bulan menjalani kehidupan rumah tangga. Sehabis Bagas dan Zahra pulang dari honymoon, Rio dan Sheina langsung pergi honymoon ke London soalnya Sheina ingin berkunjung kemakam kakeknya yaitu William dan memberi tahukan ke kakeknya bahwa dia sudah menikah dengan laki-laki yang sangat ia cintai. Saat ini Sheina sudah hamil 4 Minggu. Rio sangat bahagia dengan hal itu. Sumpah dari Bagas ternyata beneran terjadi. Rio benar-benar menjadi pria yang bucin, lebay dan Posesif. Rio bahkan tidak membiarkan Sheina untuk pergi seorang diri selalu saja di dampingi olehnya.


Ngomong-ngomong soal Sonya, Bagas sudah memecatnya. Dan hal itu tidak ada protes dari Sonya. Ia menerima apa yang sudah menjadi keputusan dari Bagas. Kalau tidak ia akan di masukkan ke penjara. Jadi Sonya menerima dirinya di pecat dari WILLIAMS GRUP dari pada harus masuk penjara.



Hari ini Bagas dan Rio tengah berada di sebuah Cafe mewah, mereka lagi menuggu klien penting. Setelah menunggu selama 10 menit akhirnya klien dari mereka datang.


"Maaf saya telat.." Ucap seorang wanita cantik yang menghampiri meja Bagas dan Rio. Mereka berdua menoleh melihat wanita tersebut. Bagas dan Rio terkejut siapa yang ada di depan mereka sekarang.

__ADS_1


"Reisa." Ucap Bagas dan Rio bersamaan. Wanita yang nyamperin Bagas dan Rio adalah Reisa mantan kekasih Bagas saat SMA dulu.


"Ya ampun.. Bagas, Rio." Ucap Reisa yang juga sama terkejutnya. "Jadi klien yang saya temui itu kalian berdua?" Tanya Reisa.


"Bukannya yang akan kami temui itu Pak Yoga pemilik ADITAMA GEMILANG ya? tapi kok kamu yang datang..?" Tanya Bagas bingung.


"Oh iya gue belum memperkenalkan siapa gue. Kenalin saya Reisa anak dari Yoga Aditama." Ucap Reisa. "Apa saya boleh duduk?"


"Eh iya silahkan."Jawab Rio. " Jadi Lo anak dari Pak Yoga Aditama pemilik Perusahaan ADITAMA GEMILANG?" Tanya Rio pada Reisa teman masa SMA dulu.


"Oke. Senang bisa bertemu dengan kamu lagi Reisa." Ucap Bagas sembari tersenyum pada mantannya itu.


"Sama-sama Bagas. Gue juga senang bisaa bertemu saama kalian berdua. Lama gak bertemu makin tambah tampan saja ya kalian.." Ucapnya jujur. Reisa melihat Rio dan Bagas, memang mereka lebih terlihat dewasa dan tampan berbeda saat mereka masih sekolah dulu. Bukannya dulu mereka tidak tampan, hanya saja sekarang mereka berdua semakin tampan.


"Hahaha bisa aja kamu Re.." Ujar Bagas." Lo juga semakin cantik." saat ini itulah yang dilihat Bagas, bahawa Reisa semakin cantik. Tapi bukan berarti dia suka atau masih ada perasaan pada Reisa, baginya tetap Zahra yang selalu ada di hatinya dan selalu saja membuat jantungnya berdetak hebat sampai sekarang. Lagian Bagas juga sudah melupakan semua tentang Reisa, wanita yang pernah dia cintai tapi sayangnya Reisa selingkuh di belakangnya.

__ADS_1


"Oke. Kalau gitu kita mulai saja pembahasannya sekarang." Ucap Rio. Ia menghentikan percakapan antara Bagas dan juga Reisa. Dari yang Rio lihat sepertinya Reisa masih menyukai Bagas.


"Ya uda kita mulai sekarang."


Akhirnya Bagas, Rio dan juga Reisa membahas kerjasama antara Perusahaan WILLIAMS GRUP dan Perusahaan ADITAMA GEMILANG. Tadinya Bagas ingin menolak kerjasamanya, dia malas untuk berurusan kembali dengan Reisa. Tapi Rio bilang kerjasama ini akan sangat menguntungkan WILLIAMS GRUP, jadi dengan terpaksa Bagas menerima kerjasamanya. Sebagai seorang CEO ia tetap harus profesional.


Selesai dengan pertemuan mereka dengan Reisa, Bagas dan Rio kembali kekantor nya. Begitu juga dengan Reisa kembali kekantor Papanya dengan hati yang berbunga-bunga setelah ia bertemu dengan Bagas mantan kekasihnya. Dan pertemuan selanjutnya ia akan meminta kepada Papanya untuk dirinya saja yang ke Perusahaan WILLIAMS GRUP bertemu dengan Bagas.


"Lo kenapa sih kelihatannya gak suka kalau kita bekerjasama dengan ADITAMA GEMILANG?" Tanya Rio yang saat ini mereka berada di lift menuju lantai 20.


"Bukannya gak suka, hanya saja gue malas untuk berurusan dengan Reisa. Sayangnya Lo udah memaksa gue untuk menyetujui kerjasamanya. Feeling gue dia akan menjadi masalah buat rumah tangga gue dan Zahra." Jawab Bagas sembari menghela nafasnya.


"Gue juga perhatikan tadi Reisa terus saja menatap Lo, sepertinya dia masih suka sama Lo bro. Tapi Lo tenang aja entar pertemuan selanjutnya biar gue yang bertemu dengan Reisa jika memang dirinya yang akan datang." Ucap Rio


"Oke."

__ADS_1


Mereka pun tiba dilantai 20 dan jalan menuju ruangannya masing-masing.


__ADS_2