
Flashback on
Sheina yang habis pulang dari rumah temannya tengah melintasi gang yang sepi,hanya ada lampu penerang jalan yang tidak begitu terang. Ia melajukan mobilnya yang tak jauh lagi akan sampai ke jalan besar. Tiba-tiba saja mobil yang ia bawa oleng.
" Ya Allah kenapa dengan mobil gue, jangan bilang ban mobil gue bocor nih. Duh gimana nih Uda jalannya sepi lagi. Ada ban serep tapi gue gak bisa pasang sendiri." Sheina pun turun dari mobil untuk mengecek kondisi bannya. Dan benar saja ban mobilnya bocor. "Apa gue telpon temen gue aja ya. Rumahnya kan gak begitu jauh dari sini." Saat sedang menelpon temannya ada dua orang preman yang lagi mabuk melintas di gang tersebut dan nyamperin Sheina.
"Sendirian aja nona..? Kenapa mobilnya? apa perlu kami bantu." tanya preman tersebut sembari menyentuh tangan Sheina
"Mau apa kalian! kalau emang mau bantu, jangan pegang-pegang tangan gue!!" jawab Sheina kepada mereka yang mulai takut dengan kedua preman itu.
"Uda gak usah basa-basi kita bawa aja dia malam ini disana ada rumah kosong, ayo kita senang-senang.." ucap kedua preman tersebut. "Ayo ikut kami jangan takut nona kita akan bersenang-senang." ucap mereka lagi sembari menarik tangan Sheina.
__ADS_1
"Lepasin!! mau apa kalian!! jangan coba macem-macem ya. Kalian gak tahu siapa gue! akan gue laporin kalian ke polisi!" ucap Sheina sembari berusaha untuk lepas dari mereka.
"Polisi. Hahaha disini gak ada polisi nona, yang ada cuman kita bertiga. Uda ayo jangan banyak omong."
Seorang pria tampan sedang berjalan di trotoar. Ia pulang dari kampusnya sehabis kuliah malam. Pria tersebut jalan kaki menuju apartemennya yang tak jauh dari kampus tempat ia menimba ilmu. Saat asik berjalan di trotoar, tanpa sengaja matanya melihat yang mencurigakan di sebuah gang di dekat gedung Apartemen nya. Ia melihat dua orang laki-laki dan satu orang wanita, dan wanita itu sedang di tarik oleh kedua laki-laki tersebut yang gak tahu entah mau di bawa kemana.Tanpa pikir panjang ia pun nyamperin mereka bertiga, saat sampai dekat mobil Sheina ia berhenti sejenak dan memperhatikan mobil itu dan ia seperti mengenal mobil tersebut. Seketika dia ingat. "Sheina! ia ini mobil Sheina berarti wanita yang di tarik dengan laki-laki itu..-" Ia pun langsung lari mencari mereka, ia melihat ada rumah kosong dan mendengar seperti ada suara seseorang yang minta tolong dari dalam rumah kosong itu.
"Tolong jangan apa-apain saya. Kalau kalian mau uang akan gue kasih berapa pun kalian mau, tapi tolong lepasin gue." Ucap Sheina yang sudah tersungkur di lantai dan berusaha untuk nego ke pada kedua laki-laki itu.
"Beraninya Lo nyentuh adik gue hah!!" ucap laki-laki yang menolong Sheina dengan emosi yang meledak-ledak." Cepat lepasin adik gue dari tangan Lo atau teman Lo yang satu ini mati!!" ucapnya lagi kepada laki-laki yang sedang memegang tangan Sheina. Laki-laki itu pun ketakutan, ia langsung lepaskan tangan Sheina apa lagi temannya Uda babak belur tersungkur kelantai.
"Kak Rio.." Ucap Sheina bersyukur ada juga orang yang menolongnya dan itu kakaknya Rio
__ADS_1
"Pergi bawa temen Lo atau kalian berdua gue bawa ke kantor polisi!! Apa Lo mau juga gue hajar seperti teman Lo itu!!" Ucap Rio yang emosi dengan menatap laki-laki itu begitu tajam.
"Enggak bang, jangan bawa kami kekantor polisi bang. Ia saya akan bawa temen saya tapi tolong jangan pukul saya dan bawa kami kepolosi." Ucap preman tersebut kepada Rio sembari mengangkat temannya yang terkapar lalu pergi meninggalkan mereka dengan ketakutan.
"Shein kamu gak apa-apa? mana ada yang terluka gak?" tanya Rio sembari memutar tubuh Sheina melihat ada yang terluka apa gak.
"Enggak ada kak Rio.." jawab nya sembari ia menangis ketakutan. Rio yang melihat Sheina menangis langsung memeluknya erat tanpa sadar Rio mencium kening Sheina dan mengelus pundak Sheina agar lebih tenang.
Deg
Jantung Sheina langsung berdetak kencang ketika Rio tiba-tiba memeluk dan mencium keningnya. Ada perasaan aneh yang muncul di dalam hatinya dan ia merasa hangat dan nyaman berada di pelukan Kakaknya Rio. " Ya Allah perasaan apa ini. Kenapa ada perasaan yang aneh muncul dalam hati gue.. ucapnya dalam hati.
__ADS_1
Flashback off