
Zahra pun tiba di kantor, ternyata rumah dengan kantornya tidak lah jauh hanya makan waktu 10 menit saja itu pun kalau jalan tidak macet.
Zahra berjalan masuk ke gedung tersebut dengan senyum, ia selalu menyapa karyawan yang berpapasan padanya. Saat asyik jalan menuju lift ada seseorang yang memanggil dirinya.
"Zahra..." Panggil oleh seseorang.
Zahra pun berhenti ia menoleh kebelakang melihat siapa yang manggilnya.
"Lisa..." ucap Zahra. Ya, yang memanggil Zahra adalah Lisa sahabatnya.
"Hey.. pengantin baru Uda masuk aja..?! gak pergi hanymoon Bu..?!" Tanya Lisa menggoda Zahra.
"Hai Lis.." cuti cuman tiga hari mau hanymoon kemana.. lagian suami gue kemaren Uda masuk kantor." ucap Zahra sambil mendesah pelan. "Lisa gue kangen..."
"Gue juga kangen sama loe, gak ada loe di kantor sepi. Zahra gimana malam pertama loe.. enak gak Ra...?! kasih tau dong..?!" Tanyanya penasaran.
Zahra yang mendengar pertanyaan sahabatnya hanya menaikkan kedua bahu nya sambil berjalan menuju lift.
"Ehh, nah loh yang di tanya malah pergi. Zahra tunggu gue, kok gue di tinggal. Zahra jawab dulu pertanyaan gue!" ucap Lisa sedikit kesal sambil jalan ia menyusul Zahra.
Lift pun terbuka Zahra dan Lisa pun masuk kedalam menuju lantai 5, di lift hanya ada mereka berdua
__ADS_1
"Eh Ra jawab dulu, gue penasaran nih...?!" Tanyanya lagi.
"Rasanya seperti apa ya..?! ada deh..! makanya cepat nikah biar tahu nikmat surganya dunia." ucap Zahra sambil tersenyum mengejek sahabatnya Lisa.
"Zahra....!" teriak Lisa kesal pada Zahra bukannya menjawab malah mengejek dirinya. Zahra yang melihat Lisa kesal pun tertawa.
"Uda ah yuk masuk keruangan." ucap Zahra setelah sampai ke lantai 5.
"O iya Ra katanya Perusahaan sudah ganti CEO baru, mereka bilang sih CEO nya ganteng banget Ra..! gue penasaran seganteng apa sih orangnya."
"Iya, gue juga denger di loby mereka pada ngomong gitu tadi." Ucap Rina yang tiba-tiba datang dari belakang membuat Zahra dan Lisa terkejut.
"Astaghfirullah Rina..! loe ngagetin aja sih." ucap Lisa yang terkejut tiba tiba Rina sudah ada di belakang mereka.
Zahra dan Lisa tertawa mendengar ucapan dari Rina, melihat sahabatnya tertawa membuat Rina jadi kesal.
"Kok gue malah di ketawain sih! siapa tau aja kan, rezeki gak kemana."
"Hahaha.. loe tuh ya jangan mimpi terlalu tinggi, kalau ternyata CEO Perusahaan ini Uda nikah gimana..! Belum di mulai Uda sakit hati loe." ucap Lisa pada Rina
Tanpa mereka sadari, ada yang mendengarkan obrolan mereka. Dia adalah Sonya kepala divisi mereka di kantor wanita cantik, seksi, angkuh dan sombong. Sonya lalu datang mendekati Zahra, Lisa dan Rina.
__ADS_1
"Hei kalian masih pagi uda gosip aja! cepatan ke Aula kantor sekarang! kerana pagi ini semua karyawan ada pertemuan dengan CEO baru Perusahaan ini. Dan ingat jangan ada yang sok cantik dan kecentilan di depan CEO." ucapnya datar sambil tersenyum sinis. Karena cuma Sonya lah yang akan menaklukan CEO perusahaan ini. Batinnya dalam hati.
Semua karyawan kini sudah berkumpul di aula kantor. Mereka sudah tidak sabar ingin bertemu CEO Perusahaan ini, yang katanya anak dari pemilik Perusahaan WILLIAMS GRUP.
Terdengar suara langkah kaki berjalan masuk keruangan aula dengan sepatu pantofel nya. Ya dia adalah Bagas Saputra William, CEO dari WILLIAMS GRUP.
Bagas pun jalan sambil tersenyum melihat karyawanya, seluruh karyawan wanita terpesona melihat ketampanan serta senyum dari CEO mereka. Bagas pun naik keatas panggung aula dengan di temani oleh Rio asistennya dan Mila sekretaris nya.
Zahra belum menyadari kalau CEO itu adalah suaminya karena ia lagi mengetik sesuatu di ponselnya, hingga Zahra di kejutkan oleh sahabatnya yang menyikut tangan Zahra.
"Apaan sih Lis.! sakit tau..! gue lagi ngetik pesan nih."
"Zahra bu..bukannya itu suami loe...!" ucapnya gagap. "Jangan bilang kalau dia CEO baru kita" ucap Lisa lagi terkejut dengan apa yang dia lihat.
Mendengar ucapan dari Lisa Zahra pun mengangkat kepalanya dan melihat ke depan di atas panggung aula. Zahra membelalakkan matanya terkejut melihat suaminya ada disana.
"Seperti nya begitu deh Lis..! kenapa gue bisa gak tau sih kalau Perusahaan WILLIAMS GRUP ini milik mertua gue.. Tapi gue aja yang salah gak pernah nanya sama suami gue."
"Sepertinya ada yang patah hati nih, CEO WILLIAMS GRUP ternyata uda memiliki istri." ucap Lisa sambil tertawa mengejek Rina.
"Lisa...!" teriak Rina kesal pada Lisa.
__ADS_1
"Uda ya..! jangan ribut tuh asisten CEO lagi ngomong." ucap Zahra pada sahabatnya.