CEO Ku Adalah Suamiku

CEO Ku Adalah Suamiku
35. Bab 35


__ADS_3

Di ruangan. Sheina masih bingung dengan Rio yang tiba-tiba saja keluar dari ruangannya tanpa memberi tahu dirinya akan pergi kemana. "Apa kak Rio ke ruangan kak Bagas ya.." bisa jadi kak Rio kesana. Mungkin aja ada yang mau di bahas. Gumam Sheina dalam hati


Sedangkan Rio di ruangan Bagas, masih asik mengobrol dengan Bagas.


"Rio emangnya Lo gak pernah jatuh cinta atau ngerasain jantung Lo berdebar sebelumnya kepada wanita selama ini. Apa lagi dengan wanita yang selalu mendekati lo gitu


"Pernah. Tapi itu Uda lama banget Gas. Apa lagi cewek itu sekarang Uda nikah. Jawab Rio dengan santai. Lo juga tahu siapa orangnya, tambahnya lagi.


Rio sengaja ingin menggoda Bagas.


"Maksud lo Zahra istri gue..! ucap Bagas sembari menatap tajam ke Rio


"Haha.. Nah itu Lo tahu.


"Rio.....!

__ADS_1


"Hahaha.." Lo tuh ya belum lagi gue selesai ngomong Lo Uda tunjukin aura yang menyeramkan. Kan ngerih gue lihatnya. Gas gue juga pernah ngerasain itu ke Zahra tapi gak sedahsyat dengan apa yang gue rasain sekarang.." Tapi ke wanita ini beda Gas.."debaran yang gue rasain membuat gue frustasi dan bingung harus berbuat apa. Lo tahu Gas gue sampai ingin rasanya cium dan meluk dia kalau Uda berdekatan dengannya. Ucapnya jujur ke Bagas


" Kaya nya Lo harus cepat deh ungkapin perasaan Lo ke wanita itu. Bila perlu Lo langsung aja ngelamar dia. ucap Bagas


"Enggak secepat itu juga Bagas.." gue harus mastikan dulu wanita itu mau apa gak sama gue. Dan gue ingin dia bisa mau terima gue apa adanya.


"Lo kelamaan kalau harus nunggu di suka sama Lo pa gak. Gue yakin wanita itu gak akan nolak pria tampan seperti Lo. Ucap Bagas, kalau bisa jangan kelamaan Rio..! entar keburu di ambil orang. Jangan sampai lo nyesel Abang gue yang paling tampan.." Tambah Bagas lagi


"Iya gue tahu adik gue yang paling bawel...."


"Entar aja gue kasih tau ke lo kalau gue Uda mendapatkan cintanya.


Asal Lo tahu Bagas, wanita yang gue maksud itu adalah Sheina adik kandung Lo. Gue gak tahu gimana nanti reaksi dan perasaan Lo jika tahu kalau gue jatuh cinta sama Sheina ya bisa di bilang dia adik gue juga. Apa Lo bakalan merestui hubungan gue nantinya jika memang itu akan terjadi. Setelah gue tahu kalau gue ternyata jatuh cinta padanya, ingin rasanya gue melamar Sheina dan memiliki dia seutuhnya. Tapi ada perasaan takut dan gak yakin di hati gue. Apakah gue pantas bersanding dengan Sheina yang tak lain anak dari Pengusaha sukses dan terkenal. Apa iya seluruh keluarga Lo bakalan terima gue Gas. Apa lagi Papa, apa Papa terima anak yang di adopsinya dan dibesarkannya seperti anak kandungnya sendiri menikahi anak gadisnya. Ya Allah aku harus gimana? tapi hati ini sudah tidak bisa di tahan lagi ingin memilikinya. Gumamnya dalam hati


"Woy.. malah melamun. Mikirin apa lagi? kan Uda gue bilang langsung aja lamar tu cewek. ucap Bagas. "Siapa sih tu cewek Rio..! pelit amat sama adik sendiri gak mau kasih tahu

__ADS_1


"Eh iya. Sabar bro, entar gue bakalan minta restu ke Lo kok. Tunggu aja.."


"Ck! dasar pelit


Selesai menceritakan kepada Bagas tentang apa yang ia rasakan, Rio langsung beranjak dari sofa meninggalkan ruangan Bagas ingin menuju ruangan dirinya dengan hati yang berbunga-bunga.


"Makasih Gas.." gue keluar mau keruangan gue. ucap Rio


"Entar suruh Mila keruangan gue ya.." O iya Rio Sheina gimana apa dia masuk kerja hari ini? Tanya Bagas.


"Masuk ada di ruangan gue. Ya uda gue keluar ya..


"Oke. jawab Bagas.


Rio pun keluar dari ruangan Bagas. Ia berhenti sebentar di meja sekretaris Mila, lalu menyampaikan pesan dari Bagas yang menyuruhnya untuk keruangan Bagas. Kemudian Rio berjalan kembali menuju ruangannya.

__ADS_1


__ADS_2