
Tepat jam 8 malam Bagas dan Rio kini sudah berada di bandara internasional Ngurah Rai Bali, setelah Johan mengatar mereka berdua setengah jam yang lalu. Sekitar satu jam lagi pesawat yang mereka naiki akan terbang menuju Jakarta. Bagas benar-benar uda tidak sabar ingin bertemu dengan istrinya. Ia juga sudah pesan kepada supir nya, untuk menjemputnya sekitar jam setengah sebelas malam di Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Jam sebelas kurang akhirnya pesawat yang Bagas dan Rio naiki sampai di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Sopir yang menjemput Bagas dan Rio sudah menunggunya di depan Bandara.
Selesai mengambil tas mereka langsung jalan menuju pintu keluar Bandara.
"Bro Lo pulang bareng gue aja." Ajak Bagas pada Rio.
"Apartemen gue sama arah kerumah Lo berbeda Gas.. entar Lo lama nyampe rumah." Jawab nya.
"Supir ngantar gue dulu balik kerumah, setelahnya baru nganter Lo. Rumah gue dari sini gak terlalu jauh bro.."
"Ya uda terserah Lo aja."
Sampai di depan Bandara, Bagas melihat supirnya sudah menunggu di samping mobilnya. Kemudian Bagas dan Rio jalan menuju mobilnya.
"Pak sudah nunggu lama ya?' Tanya Bagas pada supir nya.
__ADS_1
"Eh, ia aden setengah jam yang lalu saya sudah sampai di Bandara." Jawab sang supir sembari mengambil tas yang di bawa oleh majikannya lalu memasukannya ke dalam bagasi mobil.
Bagas dan Rio pun masuk ke dalam mobil.
"Pak tolong selesai nganter saya kerumah, bapak anter Rio ke apartemen nya ya?"
"Iya den."
"O iya pak, apa bapak sudah membelikan pesanan yang saya minta?"
"Oke makasih pak."
"Sama-sama den."
Akhirnya Bagas sampai juga dirumahnya. Bagas turun tepat di depan pagar rumahnya. Karena supir akan langsung pergi mengantar Rio ke apartemen nya.
"Bro gue duluan. Besok jangan lupa ngecek hotel tempat acara ulang tahun Perusahaan. Kita langsung ketemu disana." Ucap Bagas pada Rio.
__ADS_1
"Oke. Gue balik ya..." ucap Rio.
Kemudian supir Bagas melajukan mobilnya menuju Apartemennya Rio. Melihat mobilnya sudah tak terlihat lagi, Bagas lalu masuk ke halaman rumahnya setelah pak security membuka kan pintu pagar rumahnya. Tak lupa ia singgah dulu ke pos security dan mengambil pesanan yang ia minta ke supir untuk membelikannya.
Bagas langsung masuk kedalam pos dan mengambil pesananya yang akan di berikan kepada istrinya tercinta.
"Pak saya ambil pesanan saya ya?"
" Iya tuan." Jawab security.
Setelah mengambil pesananya, Bagas langsung bergegas masuk kedalam rumah. Ia benar-benar sudah tidak sabar bertemu istrinya. Saat membuka pintu, ternyata pintu rumah di kunci. Pasti sekarang istrinya sudah tidur. Bagas kemudian mengambil kunci serep yang selalu di bawanya, dan Bagas membuka pintu rumahnya, pintu pun langsung terbuka.
"Assalamu'alaikum.. " ucap Bagas saat membuka pintu. Ia tau walau tidak ada yang menjawab salam nya tapi tetap mengucapkan salam saat masuk ke dalam rumah. Bagas terus berjalan menuju kamarnya, setelah membuka pintu kamar Bagas masuk kedalam dan melihat istrinya uda tidur nyenyak di atas ranjang king size milik mereka. Bagas tersenyum melihat istrinya ia nyamperin istrinya keranjang lalu mencium kening istrinya pelan agar tidak membangunkan istrinya yang sudah tidur nyenyak.
Kemudian Bagas beranjak jalan menuju kamar mandi ingin membersihkan tubuhnya sebelum ikut tidur disamping istri imutnya.
Sepuluh menit Bagas sudah selesai mandi dan ia keluar hanya menggunakan kaos dan bokser, biasa saat akan tidur hanya menggunakan bokser dan kaos biasa. Bagas lalu jalan ke ranjang untuk menyusul istrinya tidur. Bagas pelan-pelan naik ke atas ranjang setelah itu ia menarik istrinya pelan kedalam pelukannya. Sebelum memejamkan matanya Bagas terlebih dulu memandang wajah cantik dan imut istrinya. Bagas melihat salah satu pipi dari istrinya masih ada sedikit kebiruan, ia yakin pasti bekas tamparan dari Sonya. Rahangnya mengeras melihat itu, kali ini ia tidak akan memberi kesempatan pada Sonya. Selesai acara ulangtahun Perusahaan, Bagas akan berbicara pada Sonya, apalagi kalau ketahuan dirinya ikut dalam menyebarkan foto dirinya dan Zahra Bagas akan langsung memecat Sonya. Dan tidak akan ada kesempatan untuk Sonya di Perusahaan WILLIAMS GRUP.
__ADS_1