
"Apa yang mama bicarakan dengan laki laki itu? batin Rhea dengan teropong binokular masih menempel di kedua matanya.
Sepertinya laki laki itu membuat mama marah, katanya lagi pada diri sendiri.
"**
"Kamu memang ayahnya Rara, tapi kamu tidak bertanggung jawab kepada Rara, Sejak Rata kabur dari rumah karena kelakukan kamu, kamu bukan lagi ayahnya!" tegas Pak Bisma sambil melangkah masuk ke dalam ruangan.
"Kelakuan apa?" tanya Pak Agung pura pura tidak tahu.
"Kamu pikir kenapa Rara kabur dari rumah? Itu karena kamu mau menikahkan dia dengan orang yang sudah tua untuk membayar hutang . Kamu keterlaluan!" getar suara Pak Bisma menggema di dalam ruangan yang memang hening.
Pak Aditya yang berada di belakang Pak Bisma memandang dengan raut wajah kuatir. Pak Bisma baru selesai menjalani operasi bypass jantung. Beliau takut, terlalu banyak mengeluarkan energi negatif akan berdampak pada kerja jantung Pak Bisma.
"Kek.." desis Chayra kuatir.
Rakhan menahan tangan Chayra, memintanya untuk menahan diri . Dia ingin melihat sejauh mana Pak Agung ingin mendapatkan uang 500 juta dolar itu.
"Maaf Pak, tapi apakah anda lupa jika anda juga memaksakan Chayra menikah dengan laki laki yang tidak di cintainya? Di sini terlihat jelas jika mereka saling mencintai," balas Pak Agung sambil menunjuk tangan Chayra yang berada dalam genggaman Rakhan.
Ekh, Chayra buru buru melepaskan tangannya dari genggaman tangan Rakhan. Dia merasa malu dan juga tidak enak terhadap kakeknya.
"How dare you (beraninya kamu)!" teriak Pak Bisma marah.
"Video itu begitu viral, kenapa anda masih memaksakan Chayra untuk menikah dengan orang lain? Lagipula saya adalah ayah kandung Chayra. Tidak ada yang bisa menikahkan dia selain saya," sambung Pak Agung merasa di atas angin.
Kekuatan uang 500 juta dolar, gumam Chayra dalam hati. Belum pernah selama ini dia melihat ayahnya berani beradu mulut dengan kakeknya.
"Aku tak akan membiarkan itu terjadi!" balas Pak Bisma geram. "Berapa kamu di bayar oleh anak itu?" tunjuk beliau ke arah Rakhan dengan kesal.
"Maaf pak, saya tidak membayar Pak Agung, saya hanya menawarkan bantuan," sanggah Rakhan membela diri.
"Berapa kamu di bayar anak itu?" kata pak Bisma pada Pak Agung . Beliau tidak mengacuhkan Rakhan sama sekali.
Rakhan terdiam menahan diri. Berbicara pada saat ini ternyata lebih menyulitkan di banding ketika dia melakukan negosiasi bisnis.
"500 juta dolar," jawab Pak Agung tanpa merasa malu.
"Satu miliar dolar," pungkas Pak Bisma cepat. "Tapi kamu harus melepaskan hak kamu atas Chayra. Kamu menyerahkan hak untuk menikahkan Chayra pada wali hakim," sambung beliau lagi.
__ADS_1
"Baiklah," sahut pak Agung tanpa pikir panjang. Siapa yang bisa menolak 1 miliar dolar?
Rakhan menatap muram. Jika ini dalam suatu acara pelelangan, dia akan menaikkan terus penawarannya sampai dia jadi pemenangnya. Tapi ini bukan acara lelang. Dia tidak bisa menaikkan harga penawarannya.
"Maaf Pak, bukanlah anda sudah setuju memberi saya waktu dua bulan untuk menyelesaikan masalah dengan Rhea Hadiyan?" sela Rakhan mengingatkan.
"Bukankah selama dua bulan ini saya sudah melarang kamu untuk mendekati Chayra?" balas Pak Bisma.
"Kamu pikir saya tidak tahu jika kamu menyuruh asisten kamu untuk mengikuti Chayra? Lalu kamu datang mengacaukan acara makan siang Chayra dengan calon suaminya?" lanjut beliau kesal.
"Mulai saat ini, kamu di larang mendekati Chayra lagi, karena akhir tahun ini dia akan menikah!" putus Pak Bisma tegas.
'Kakek..." Chayra menjerit. " Kakek tidak berhak ..."
"Percaya padaku," gumam Rakhan pelan.
"Mbak Chayra," kata Pak Aditya sambil memberi isyarat dengan menggelengkan kepala.
Hmph! Chayra mendengus kesal.
"'Surat pelimpahan hak wali hakim untuk menikahkan Chayra sudah harus sampai di meja aku paling lambat akhir Minggu ini," kata Pak Bisma menegaskan.
"Maaf CEO Rakhan,mungkin kita bisa bekerja sama di lain waktu," ujar beliau pada Rakhan yang menatap dengan wajah menahan marah.
Orang tua tidak berpendirian, geram Rakhan kesal. Tidak heran ,chayra sampai kabur dari rumahnya sendiri, batinnya.
"Ayo pulang," kata Pak Bisma pada Chayra. " Kamu jangan berpikir untuk menemui CEO Rakhan lagi, karena jika kalian masih bertemu, pernikahan Chayra akan di percepat," ancam beliau yang langsung membuat pucat wajah Chayra.
Rakhan mengangguk tanpa menjawab. Sepertinya tidak bisa mengandalkan Taksa. Dia sendiri yang harus turun tangan!
"***
"Tunggu," seru Efron. Dia berlari mengejar Mama Rhea.
"Ada apa lagi?" Mama Rhea berhenti berjalan. Apa yang mau di ucapkan laki laki jahat ini?
"Aku rindu padamu," balas Efron sambil memeluk tubuh mama Rhea. Dia memastikan Rhea bisa melihatnya melalui teropongnya.
Brengse*! Rhea menghempaskan teropongnya. Siapa laki laki itu? Berani sekali memeluk mamanya dengan begitu intim.
__ADS_1
Rhea segera membuka pintu mobil lalu berlari menyeberang jalan menuju cafe.
"Apa yang kamu lakukan?" Mama Rhea seketika mendorong tubuh Efron jauh jauh. "Bagaimana jika Rhea melihatnya?" tugasnya tak suka.
"Aku sudah melihatnya," suara Rhea terdengar di depan pintu cafe. " Katakan ma, siapa laki laki itu?" tanyanya tapi dengan nada memerintah.
*****
"Jika tidak ingin pernikahan kamu di percepat, jauhi Rakhan," perintah Pak Bisma sambil berjalan ke arah luar ice blue restoran.
"Aku tidak..." Chayra mencoba membantah.
"Kakek sudah menyuruh seorang pengawal bayangan yang selalu mengikuti kamu," potong Pak Bisma.
Huh, pantas kakek selalu tahu aku ada di mana," sungut Chayra.
"Tapi aku tidak mencintai Damon, Kek," kata nya memelas.
"Bagaimana kamu bisa tidak mencintainya kalau kamu tidak meluangkan waktu untuk mengenalnya?" balas Pak Bisma. " Mulai besok kamu akan di antar jemput Damon pergi ke kampus," putus beliau yang langsung membuat Chayra ngeri.
"Tidak perlu , Kek," bantah Chayra cepat. "Bagaimana mungkin seorang kepala departemen IT menjadi supir pribadi?" katanya lagi.
"Dia pasti punya banyak pekerjaan yang lebih penting dari pada sekedar antar jemput aku," lanjutnya beralasan.
"Damon tidak perlu berada di kantor untuk mengerjakan tugasnya. Dia seorang pimpinan. Ada banyak bawahan yang membantu pekerjaannya. Lagipula pekerjaan dia yang paling penting adalah menjadi suami kamu ," timpal Pak Bisma.
What? Chayra ingin menjerit sekuat kuatnya. Sepertinya kakek serius ingin menikahkannya dengan Damon.
"Kakek tidak tahu siapa dia sebenarnya, Kek. Dia itu dulu bekerja pada Rakhan dan dia mencuri robot milik perusahaan...." kata Chayra memberi tahu.
"Itu adalah masa lalu," jawab Pak Bisma bijak. "Lagipula Rakhan juga tidak mempermasalahkannya," sambung beliau lagi.
" Tidak ada orang di dunia ini yang lebih baik dari dia untuk menjadi suami kamu, percayalah pada kakek," lanjut beliau sambil menggenggam kedua tangan Chayra.
What? Chayra terbelalak. Apa yang telah di perbuat Damon pada kakeknya?
.
.
__ADS_1