CEO Melankolis

CEO Melankolis
Bab 139: Acara pernikahan akan segera di mulai!


__ADS_3

"Pastikan Pernikahan Rakhan berjalan lancar tanpa gangguan!" perintah Damon.


"Siap, Pak," sahut Kevin.


"Siapkan mulai dari sekarang!" perintah Damon lagi.


"Baik, Pak," angguk Kevin.


" Usahakan Chayra tahu tentang pernikahan ini," ujar Damon menyusun rencana. "Dengan penolakan Rakhan saat melihat Chayra akan memudahkan jalanku untuk menikahi dia."


"Ya, Pak," angguk Kevin. "Aku pamit dulu," katanya kemudian.


"Hati hati," pesan Damon. Aku harus pulih lebih cepat agar bisa segera menikahi Chayra, tekadnya dalam hati.


*****


Pernikahan Rakhan dan Rhea di langsungkan secara diam diam di kediaman yang baru di beli Efron, di sebuah villa di bawah gunung di daerah Bogor.


Awalnya Rhea sempat menolak karena dia menginginkan pernikahan impiannya sejak kecil. Di langsungkan secara meriah dengan dekorasi indah dan souvenir tamu di import dari luar negeri.


Tapi sekarang, dia justru menikah hanya di hadiri mama nya. Rakhan juga datang seorang diri.


"Jika semuanya sudah membaik, aku akan menghadiahi kamu sebuah pernikahan megah, " bisik Rakhan mesra di telinganya.


"Ya, " angguk Rhea. Dia tahu Rakhan butuh waktu untuk menjelaskan pada keluarganya bahwa dia bukanlah anak kandung dari Farras Hadiyan.


"Kamu tidak mengundang teman akrab mu?" tanya Rakhan yang seketika membuat Rhea membatu.


Apa Rakhan sudah mengingat Chayra? batin Rhea cemas. "Te....teman siapa maksud kamu?" tanyanya hati hati.


"Teman akrab kamu. Memangnya kamu tidak punya teman akrab?" kata Rakhan menjawab.


"Oh, itu. Dulu aku punya. Tapi sekarang tidak," jawab Rhea merasa lega. Ternyata Rakhan tidak ingat Chayra. Obat peluntur ingatan dari si Om ternyata manjur juga.


Meski mamanya sudah menikah dengan Efron dan Efron adalah ayah kandungnya, Rhea tetap belum bisa menerima kehadiran Efron sebagai keluarga nya.


"Kenapa?" tanya Rakhan ingin tahu. " Apa dia berbuat sesuatu yang menyakiti kamu?" lanjutnya dengan nada kuatir yang membuat Rhea bahagia.


"Ya, dia ingin merebut kamu dari aku," jawab Rhea.


"Merebut aku? Apa aku pernah bertemu dengannya? Kenapa aku tidak mengingat nya?" timpal Rakhan sambil mengerutkan dahi.


"Oh, tidak, tentu saja tidak," pungkas Rhea cepat.

__ADS_1


Aku harus menghindari percakapan ini, siapa yang bisa tahu jika tiba tiba Rakhan bisa mengingat nya , batinnya.


"Dia hanya mendengar cerita dari aku. Lalu dia mencari informasi tentang kamu di google. Dan aku melihat dia membuntuti kamu sepanjang hari," jawabnya cepat.


"Perempuan yang sangat mengerikan," ujar Rakhan berkomentar.


Tapi kenapa aku penasaran dengan sosok temannya Rhea ini ya? kata hatinya bertanya tanya.


"Sudah kita tidak perlu membicarakan orang yang tidak penting itu," tandas Rhea.


"Iya, kamu benar," angguk Rakhan. "Sudah seharian aku di sini, aku mau pulang dulu, untuk mengurus segala sesuatunya," pamitnya.


"Tapi..." Rhea berusaha mencegah.


"Hati hati di jalan," sela Efron yang tiba tiba masuk ke ruang tamu.


"Tapi ,Om..." kata Rhea merasa keberatan.


"Tidak baik jika calon pengantin berduaan sebelum menikah," ujar Efron mengingatkan.


"Baiklah, aku pergi dulu, ya," kata Rakhan sambil mencium ujung kepala Rhea.


"Saya pulang dulu ,Om," pamitnya pada Efron.


Efron mengangguk. Beliau tidak menghiraukan keberatan Rhea.


"Tenang saja, Rakhan sudah mendapatkan dosis yang maksimal. Dia tidak akan teringat sedikitpun tentang Chayra. Justru jika kamu menahan dia di sini, dia akan merasa curiga," balas Efron santai.


"Bagaimana jika ada foto Chayra di dalam rumahnya? Atau di dalam laptopnya?" tanya Rhea lagi.


"Aku sudah mengirim Edward ke rumahnya. Tidak ada foto Chayra di rumahnya. Di dalam laptop juga tidak ada. Sepertinya mereka tidak pernah berfoto bersama," jawab Efron.


"Kamu tenang saja. Papa sudah mengurus semuanya. Yang kamu pikirkan hanyalah bagaimana kamu tampil cantik di pernikahan empat hari lagi," lanjut beliau menenangkan.


Hah, papa, siapa juga yang mau memanggil papa, desis Rhea dalam hati.


"Sebaiknya kamu mulai bersikap sebagai anakku," kata Efron seakan tahu isi hati Rhea.


" Aku bisa dengan mudah membuat Rakhan kembali mengingat Chayra," sambungnya dengan nada mengancam.


Laki laki tua ini berani mengancam aku! geram Rhea dalam hati. Tapi apa mau di kata, dia sekarang memegang kendali hidup kami, aku akan mencari cara untuk melepaskan diri, batinnya lagi.


****

__ADS_1


Chayra berguling guling di atas kasur. Entah kenapa perasaannya tidak tenang hari ini. Sudah lewat seminggu dia tidak keluar rumah. Dia tidak tahu apa apa mengenai dunia luar . Dia tidak tahu kabar tentang Arfan. Tentang Rakhan.


Argh... dia melenguh. Bagaimana kabar Rakhan sekarang? Dia tidak bisa menelpon Taksa karena kakeknya menyita ponselnya.


Tok...tok...pintu kamarnya di ketuk dari luar.


"Kak Chayra, Pak Kevin datang untuk bertemu ," kata Cilla, salah seorang pelayan di rumah kakeknya.


Kevin? Bukankah itu pengawal bayangan yang di tugaskan kakek untuk mengawasi aku? Untuk apa dia ingin bertemu aku? gumam Chayra pelan.


"Ya, sudah, suruh dia tunggu di ruang tamu," jawabnya.


" Baik, Kak," sahut Cilla.


Setengah jam kemudian, Chayra keluar dari kamar. Dia melangkah menuju ruang tamu. Di dalam ruang tamu ,dia melihat Kevin berdiri di samping sofa.


"Kenapa tidak duduk?" katanya heran.


"Saya tidak berani, Nona," jawab Kevin. " Saya kemari di suruh Pak Damon," lanjutnya.


"Duduk lah, aku tidak terbiasa bicara dengan orang yang berdiri melihat aku sementara aku duduk," kata Chayra.


Kevin di suruh Damon? Ada urusan apa? batinnya.


"Saya tidak pantas duduk bersama anda, Nona," jawab Kevin.


"Ya ,sudah," putus Chayra . Dia malas bertele tele mengenai urusan duduk ini. " Kenapa Damon menyuruh bapak bertemu aku?"


"Saya kemari untuk memberitahu anda, jika Pak Rakhan, akan menikah hari ini jam 10 pagi," ucap Kevin yang seketika membuat jantung Chayra berhenti berdetak karena kaget.


"Apa?" kata Chayra melotot. " Bapak jangan bicara sembarangan!"


"Saya tidak bicara sembarangan," jawab Kevin. "Ini buktinya," sambungnya sambil menyerahkan ponsel ke arah Chayra.


Chayra segera merebut ponsel itu. Dia melihat rekaman video di mana Rhea sedang bersiap siap di dalam kamarnya, sementara Rakhan berjalan mondar mandir di ruang tamu. Ruang tamu itu sudah di dekorasi dengan tema pernikahan. Ada nama Rhea dan Rakhan tertulis di dinding.


BraK! Ponsel Kevin jatuh ke lantai.


******


Taksa datang ke villa Efron setengah jam sebelum acara. Dia bertugas membawa beberapa barang seserahan untuk Rhea. Di dalam ruang tamu, dia melihat Rakhan berjalan mondar mandir dengan gelisah.


Ternyata begini akhirnya, katanya dalam hati. Rhea sungguh tega. Memaksa CEO menikahi dia dengan cara yang tercela, sesalnya dalam hati.

__ADS_1


Tapi dia tidak bisa berlama lama untuk ikut menyesali percintaan bosnya yang tragis, karena tak lama kemudian, Rhea masuk ke dalam ruangan.


Pertanda acara pernikahan akan segera di mulai!


__ADS_2