
Chayra menatap dengan kuatir. "Kamu tidak apa apa? " tanyanya.
Tiiit... pemindaian selesai. Tuan telah di kenali. Seorang gadis bermata hazel. Putri Chayra.
"Saya baik Putri, " jawab Damon. " Karena saya sudah off lebih dari 24 jam, program harus kembali memindai tuan robot, " dia menjelaskan.
"Perlu seperti itu ya? Tapi ponsel yang mengaktifkan QR code kamu kan tetap ponsel aku, "kata Chayra bertanya.
Damon mengangguk. "Seperti itu prosedur kepemilikan robot, putri, " jelas Damon.
"Ya sudah, karena kamu sudah sadar, coba cari informasi mengenai CEO Rakhan, " Rhea menyela. "Namanya Rakhan Khaizuran, CEO World Technology Group, " sambungnya.
Tiitt... mata Damon memindai wajah yang berdiri di sebelah Chayra. Seorang gadis dengan iris coklat tua. Namanya Rhea. Teman putri.
"Saya tidak menerima perintah dari orang lain. Hanya putri yang boleh memerintah saya," jawa. Damon cepat.
Humph.. Rhea mengeram kesal. Dasar robot tidak tahu terimakasih. Semua yang dia pakai sekarang, aku yang belikan, geramnya.
Chayra melirik Rhea. Waduh, pertanda buruk ini. "Damon, tolong di kerjakan yang di mintai Rhea ya, " Chayra membujuk.
"Baiklah, jika itu yang putri mau, " angguk Damon.
"Pencarian di mulai, "kata Damon. Tumpukan surat kabar dan majalah berkelebat dalam otaknya. "Berita tentang CEO Rakhan di temukan dalam 3.913 surat kabar dan 28.215 majalah. Ada 91.175 berita online yang memberitakannya, " katanya merinci.
"Berita tentang CEO Rakhan dari surat kabar Berita Bisnis Indonesia, tanggal 28 februari 2018, World Technology melakukan investasi pada bisnis cloud computing, CEO Rakhan tekan MoU dengan PT... "
"Hah, jangan berita yang itu, " potong Rhea gemas. "Aku tidak ingin tahu tentang bisnis. Yang aku ingin tahu pribadi CEO Rakhan. Sifatnya, hobinya, makanan kesukaannya, pokoknya all about him, " tukasnya panjang lebar.
"20 april 2018, dari Majalah Sejahtera Indonesia, Presiden membawa serta sejumlah pengusaha muda ke negara A, termasuk di antaranya CEO World Technology.. " Damon terus bicara tanpa memperdulikan keberatan Rhea.
Astaga! Ingin rasanya Rhea mencubit mulut Damon yang terus bicara. Belum pernah dia di acuhkan seperti ini. "Ra... " dia mendengus ke arah Chayra .
Hah...Chayra menarik nafas. "Damon, tolong jangan di bahas lagi bisnis World Technology, "katanya. "Rhea hanya ingin tahu tentang personality CEO Rakhan, " sambungnya mengingatkan.
"Baik, putri, " jawab Damon patuh. "Mencari data pribadi CEO Rakhan," katanya memberi perintah pada otaknya. "Berdasarkan wikipedia, Rakhan khaizurran lahir di Jakarta pada tanggal 14 oktober 1992, memulai pendidikan di Family kindergarten selama 2 tahun, kemudian... "
"Hentikan !!" jerit Rhea. "Sudah beberapa kali aku katakan, aku hanya ingin tahu apa yang di sukai dan yang tidak di sukai CEO Rakhan, mengerti tidak? " sambungnya emosi.
"Sepertinya robot ini harus di upgrade kecerdasan otak kalengnya, " Rhea menggerutu. "Perintah sederhana saja tidak mengerti. "
__ADS_1
"Otak Damon bukan dari kaleng. Otaknya terdiri dari kabel serat optik, " jawab Chayra menjelaskan.
"Terserah, " Rhea cemberut. Tampaknya, dia sudah kesal sampai ke ubun ubun.
"Kerjakan saja yang di minta Rhea, " pinta Chayra pada Damon.
"Baiklah putri, saya akan mencari beberapa video tentang CEO Rakhan di media sosial. Dari situ saya akan menganalisa sifat dan tingkah lakunya, " kata Damon.
"Pencarian di mulai, " perintah Damon pada otaknya. " Dari berbagai platform media sosial tidak di temukan akun CEO Rakhan, putri, " lapornya beberapa saat kemudian.
"Oh, " timpal Chayra pendek.
"Tidak suka main medsos ternyata. Coba cari akun asistennya, Taksa Saguna, " ujar Rhea memberitahu.
"Putri? " Damon memandang Chayra meminta persetujuan.
"Kenapa mesti repot begini ya, meminta bantuan pada robot ini? lama lama aku jadikan juga kamu robot koki, "Rhea menggertakan giginya. Kesal. Marah.
"Jangan marah, Re. Nanti cepat keriput, " cengir Chayra. "Namanya juga minta tolong, jadi harus sabar, " dia menenangkan Rhea.
"Tapi dia itu robot Ra, Just a robot, " timpal Rhea kesal.
"Lakukan saja, " ujar Chayra pada Damon. " Bisa tidak semua perkataan Rhea itu di jadikan Perintah? Biar cepat selesai, "pintanya.
Damon menggeleng. "Maaf putri, tidak bisa. Itu merupakan peraturan dasar dalam pasal 111 ayat 1, tentang tuan robot, " jelasnya.
"Kalau begitu cepatlah, aku mau istirahat, " balas Chayra sambil menghenyakkan pantat di sofa. Dia ingin segera mengganti baju. Tidak nyaman rasanya tetap memakai jas ini. Dia tidak berani membuka jas dari CEO Rakhan. Takut melihat mata Damon melotot menatap kaosnya yang robek.
"Baik, Putri, " Damon mengangguk. "Mulai menelusuri Media sosial Taksa Saguna, asisten CEO Rakhan," katanya. "Taksa mengunggah 100 foto dan 56 video, sejak dua tahun lalu. Ada foto saat dia SD, SMP, SMA dan wisuda kuliah. Juga ada video ketika adik laki lakinya berulang tahun... "
"Bisa tidak langsung mencari video tentang CEO Rakhan? " tukas Rhea menyela tidak sabar.
"Iya, langsung ke videonya CEO Rakhan saja," Chayra menimpali. Dia sudah sangat gerah memakai jas ini.
"Tidak ada video tentang CEO Rakhan, " jawab Damon. "Ternyata ada satu foto malam amal di New York, foto CEO Rakhan dengan seorang perempuan, "katanya kemudian.
"Siapa perempuan itu? " ups... Chayra menutup mulutnya. Tidak menyangka justru suaranyalah yang keluar. Rhea malah diam saja.
"Aku membantumu untuk bertanya, " ujar Chayra ketika Rhea memalingkan wajah ke arahnya dengan mata penuh tanda tanya.
__ADS_1
"Putri bisa lihat sendiri, " balas Damon.
"Lihat di mana? " Chayra dan Rhea saling berpandangan. Heran. Tidak mungkin mereka masuk ke dalam bilik otak Damon.
"Di sana, " Damon menunjuk smart TV 45 inch yang di tempel di dinding . Berjarak beberapa langkah dari sofa.
Chayra dan Rhea langsung berpaling ke arah televisi. Mereka melihat foto CEO Rakhan berdiri berhadap hadapan dengan seorang perempuan. Foto tidak terlalu jelas karena di ambil dari jarak cukup jauh, sepertinya CEO Rakhan dan perempuan itu hanya background tak sengaja dari foto yang di ambil Taksa.
"Bisa di perjelas fotonya? " tanya Rhea setelah lelah memicingkan mata. Berusaha melihat lebih jelas.
"Do it, " kata Chayra setelah Damon memandangnya meminta persetujuan.
"Bisa putri berjalan ke depan televisi?" pinta Damon. " Putri tempelkan tangan di bagian gambar yang mau di perbesar, kemudian cubit atau sibakkan jari untuk menyesuaikan tingkat pembesaran, "katanya begitu Chayra sudah berada di depan televisi.
Chayra melakukan seperti yang di katakan Damon. Gambar perempuan itu membesar ukurannya sampai 3 kali gambar semula.
Perempuan yang sangat cantik. Mata biru yang indah, bentuk wajah V yang menawan dan dagu lancip berbentuk hati. Dia memakai gaun pesta simple nan mewah berbahan silk, yang senada dengan warna jas CEO Rakhan. Sepertinya dia datang ke pesta itu sebagai pasangan CEO Rakhan.
"Si.. siapa dia? " tanya Rhea lemas.
Chayra memberikan isyarat pada Damon untuk melakukan apa yang di katakan Rhea.
"Namanya, Blossom brianna, supermodel internasional, kelahiran Boston, tanggal 16 Juni... " Damon menjawab Rhea.
"Dia memposting 8.122.012 foto dan 201.011 video, dan ada 911 foto dan 410 video bersama CEO Rakhan, " lanjut Damon.
"Banyak sekali, " desis Rhea. "Apakah dia pacarnya? " dia menatap Damon.
"Aku tidak tahu, " geleng Damon. "Dari foto dan video, mereka saling berpelukan, berpangkuan, menempelkan bibir... "
"Mereka berpacaran, " Rhea mengambil kesimpulan. Dia menatap foto wajah perempuan yang ada di dalam layar televisi. Cantik.Elegan. Tapi aku masih lebih cantik, batinnya penuh percaya diri.
"Tapi postingan foto dan video bersama CEO Rakhan berhenti di upload sejak tahun lalu," sambung Damon.
Berarti sudah mantan. Rhea bersyukur dalam hati.
"Dari semua foto dan video yang ada, di simpulkan ..." lanjut Damon. "CEO Rakhan adalah ciri ciri melankolis," tutupnya.
Chayra dan Rhea saling berpandangan. Tidak mengerti .
__ADS_1
"CEO Rakhan, CEO melankolis, " ulang Damon.