CHOICE LOVER

CHOICE LOVER
Eps 102.


__ADS_3

"Wi, bagus gak?" Tanya Andrina seraya berputar memperlihatkan gaun yang dia kenakan.


"Bagus banget Drin, Umi memang paling top kalau masalah buat gaun seperti ini, apa lagi kamu yang pakai!" Sanjung Tiwi.


"Yang, pakaiannya benar begini kan?" Tanya Kak Haikal setelah keluar dari ruang ganti pakaian.


"Wah... kalian terlihat seperti sepasang pengantin Drin, serasi banget!" Sanjung Tiwi lagi.


"Haist! kita juga emang masih pengantin kali, Wi! tapi gaunnya emang bagus dan nyaman banget sih, aku bener-bener suka!" Ucap Andrina sambil menatap pantulan dirinya di cermin besar ruangan fitting itu.


"Yang, kita coba foto berdua, ya! Wi, tolong foto kita berdua, ya! kamu gak keberatan kan!" Seru Kak Haikal.


"Engga lah, Kak! sini, Tiwi foto! kalian berpose yang bagus ya!" Tutur Tiwi sambil mengarahkan dua sejoli itu untuk berpose.


"Tunggu-tunggu... aku pakai bedak tipis dulu deh, Wi! biar agak percaya diri!" Sahut Andrina sambil meraih tas selempang miliknya.


"Yang, kamu itu udah cantik! jadi gak perlu di tambah make up apa pun lagi!" Sanggah Kak Haikal yang tak di gubris oleh Andrina.


"Cuma dikit, ko! bentar ya, aku kan juga mau terlihat pantas bersanding sama Kakak," Sahut Andrina yang membuat Kak Haikal langsung menarik tangan istrinya itu dan mendekap langsung ke dalam pelukannya.


Alhasil, Tiwi yang tadinya bersiap berfoto pun harus menutup matanya sendiri karena malu melihat kemesraan pasangan pengantin dadakan itu.


"Ihh... kalian kalau mesra-mesraan tau tempat dong!" Rengek Tiwi yang langsung di tepuk seseorang pada sebelah pundaknya.


"Sayang... Umi kangen banget, nak!" Ucap Umi Kak Gery setelah Tiwi menoleh karena tepukan yang terasa di pundaknya


"Umi! Tiwi juga kangen banget sama Umi! maaf ya, kemarin Tiwi langsung pulang," Sahut Tiwi memeluk wanita paruh baya yang masih terlihat cantik itu.


"Gak apa-apa sayang, Umi mengerti, ko! tapi syukurlah jika kalian sekarang bisa bersama-sama lagi, Umi benar-benar sangat senang melihatnya!" Tutur Umi Kak Gery setelah melerai pelukannya.


"Yang, ini minumannya!" Seru Kak Gery yang baru saja datang dengan segelas minuman dingin di tangannya.


"Makasih Kak," Ucap Tiwi tulus.


"Oh iya, Umi udah siapkan gaun khusus buat kamu sayang, ikut Umi sekarang yuk!" Ajak Umi Kak Gery antusias.


"Memangnya gaun Tiwi gak sama kaya yang di pakai Andrina ya, Mi? bukannya nanti Tiwi jadi pendamping Tata sama Andrina, ya?" Tanya Tiwi seraya mengimbangi langkah calon mertuanya itu


"Sama, ko! ini tuh, gaun kedua buat kamu pakai, nanti! setelah acara intinya selesai, kamu pakai gaun yang kedua ini ya, biar seragam dengan punya, Umi! sebentar, Umi ambilkan dulu gaunnya, ya!" Tutur Umi Kak Gery menghampiri deretan gaun karyanya yang bergantung dan berjejer rapih di sebuah etalase besar.

__ADS_1


"Wah... ini semua gaun yang Umi buat ya? bagus-bagus semua, Mi!" Tutur Tiwi takjub.


"Kalau kamu suka, kamu ambil aja, nak! pilih aja," Ucap Umi Kak Gery seraya mencari gaun yang dia simpan untuk Tiwi.


"Enggak usah deh, Mu! Tiwi cuma kagum aja, ko! lagi pula mau kemana juga Tiwi pakai gaun sebagus ini? Tiwi kan jarang kemana-mana, Mi " Tutur Tiwi merasa sungkan.


"Ambil aja, nak! siapa tau nanti kamu membutuhkannya! ayo, pilih saja satu! nanti biar Umi kirimkan ke rumah kamu ya!" Sahut Umi Kak Gery tak ingin di bantah.


Tiwi hanya bisa menghela nafas mendengar ucapan calon mertuanya yang super baik itu. Hingga akhirnya dia di beri sebuah gaun berwarna biru gelap berbahan satin dengan aksen permata yang bertaburan.


"Wah... gaunnya cantik sekali, Mi!" Ucap Tiwi kagum.


"Cobalah! semoga ukurannya masih sama ya!" Seru Umi Kak Gery setelah memberikan gaun khusus untuk Tiwi.


"Mi, udah selesai, kah?" Tanya Kak Gery yang baru saja berganti mengenakan setelan jas senada dengan gaun yang sedang di kenakan oleh tunangannya itu.


"Dia baru aja masuk ruang ganti Ger, gimana? ukurannya udah pas, kan?" Sahut Umi Kak Gery menatap setiap sudut pakaian yang anaknya kenakan.


"Udah, pas Mi! makasih ya udah siapkan pakaian ini di sela-sela kesibukan Umi," Ucap Kak Gery yang benar-benar puas dengan pakaian yang Uminya siapkan khusus untuknya dan Tiwi.


...****************...


lancar tanpa ada halangan apa pun!" Ucap Tata yang kini sedang dalam perjalanan menuju butik Tantenya bersama sang calon suami.


"Aamiin, semoga aja saat waktunya nanti, semua keluarga sehat semuanya!" Tutur Kak Iman menimpali doanya.


"Aamiin Ya Allah... eh! itu bukannya mobil Kak Haikal ya, Kak?" Sahut Tata setelah mobil Kak Iman memasuki area parkiran butik Umi Kak Gery yang kebetulan terlihat sedikit penuh dengan mobil Kak Haikal dan mobil Kak Gery yang terparkir rapih.


"Iya sayang, itu memang mobilnya. Sepertinya mereka benar-benar menuruti kemauan kita ya, syukurlah!" Ucap Kak Iman sambil memarkirkan mobilnya.


"Hai, Kak! Tante Mirna ada, kan?" Seru Tata bertanya pada Kak Tina yang berjaga di butik Tantenya itu.


"Ada ko, kebetulan yang lainnya juga udah datang dan sedang mencoba pakaian di dalam!" Sahut Kak Tina.


"Oh ya udah, Tata masuk dulu ya Kak, makasih ya!" Tutur Tata melebarkan langkahnya menghampiri sebuah ruangan fitting baju.


...****************...


"Yang... sekali lagi ya! Kakak, kan belum punya foto berdua sama kamu dengan pakaian seperti ini," Bujuk Kak Haikal.

__ADS_1


"Tapi kan nanti juga bisa, Kak! lagi pula, ini cuma fitting baju, kalau mau nanti aja ya, pas waktu acara hari H nya, jadi aku juga udah pake make up!" Sanggah Andrina.


"Gak perlu make up juga kamu udah cantik, Yang! sekali lagi ya, please!" Sahut Kak Haikal dengan nada rayuan gombalnya.


"Ish, gombal deh!" Ucap Andrina seraya memalingkan wajahnya karena takut terlihat tersipu.


"Kok gombal sih, Kakak kan cuma bicara faktanya, Yang! kamu tuh emang udah cantik meski gak di poles make up!" Sahut Kak Haikal.


"Cie... yang lagi mesra-mesraan, lanjut di rumah aja, gih!" Cicit Tata seraya memasuki ruangan fitting baju dan menemuka sepasang pasutri baru yang sedang di mabuk cinta.


"Ta!!! kamu ko gak bilang mau ke sini juga sih," Tutur Andrina menghampiri sahabatnya.


"Haist! kamu ko lebay banget ekspresinya, Drin! gak seneng apa aku ada di sini, atau emang aku ganggu kalian ya?" Kekeh Tata di akhir ucapannya.


"Ish, gak gitu juga Tetot! udah ah, gak usah bahas yang lebay-lebay, mending kita fitting baju lagi yuk!" Seru Andrina dan mereka berdua pun akhirnya melanjutkan fitting baju bersama-sama.


*******


"Mi, Umi coba cubit Gery dong!" Ucap Kak Gery setelah melihat Tiwi keluar dari ruangan ganti baju.


"Ish, kamu lebay deh, Ger! gimana? gaunnya bagus kan, cocok banget kan di pakai Tiwi?" Sahut Umi Kak Gery yang tak kalah takjub melihat calon menantunya memakai gaun rancangannya sendiri.


"Sempurna, Mi! ini benar-benar tunangan Gery kan, Mi? tapi kayanya dia bidadari dari surga, deh!" Gumam Kak Gery seraya menatap kagum ke arah Tiwi.


"Calon menantu siapa dulu, dong! ayo sana, bantu nak Tiwi jalan keluar!" Seru Umi Kak Gery.


"Umi! Tiwi rasa, gaunnya lebih cocok di pakai pengantin, deh! Tiwi jadi gak percaya diri, gaunnya terlalu mewah, Mi!" Ucap Tiwi sedikit risih dengan gaun super mewah yang dia kenakan.


.


.


.


.


.


See you next episode 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2