
"Ya udah deh Non, Den! Bibi berdua ke belakang lagi ya, nanti kalau butuh apa-apa panggil kami aja ya!" Seru Bi Ijah sebelum melenggang pergi dari hadapan Tiwi dan Kak Gery serta Kakeknya.
“Iya Bi, makasih ya!” Sahut Tiwi.
“Alhamdulillah, kalian akhirnya pulang juga Ger!” Ucap Kak Dani sambil menghampiri bersama Kak Gilang.
“Alhamdulillah Dan," Jawab Kak Gery.
“Kalian beneran udah baikan?” Tanya Kak Gilang memastikan.
“Alhamdulillah udah Kak, kita udah jauh lebih baik ko sekarang," Sahut Tiwi menjawab.
“Alhamdulillah… syukur deh kalau gitu,” Ucap Kak Gilang.
“Emm... Kek! besok Tiwi boleh pulang ya... soalnya 3 hari lagi Tiwi masuk sekolah, boleh ya Kek?” Tanya Tiwi.
“Kakek bukannya mau melarang kamu pulang nak, tapi apa kamu yakin sudah kuat? Kakek masih khawatir sama fisik kamu yang belum pulih benar! masalah ke Sekolah, biar nanti Kakek yang bilang sama orangtua kamu, gimana?” Tutur Kakek Kak Gery.
“Tiwi udah gak apa-apa ko Kek, lagi pula kalau Tiwi di sini terus Tiwi takut merepotkan,” Sahut Tiwi lirih.
“Kakek sama sekali tidak merasa direpotkan sayang, kamu ini sudah Kakek anggap cucu sendiri, jadi kamu jangan sungkan ya, Kakek merasa senang sekali kalau kamu juga beranggapan sama seperti Kakek," Tutur Kakek Kak Gery.
“Tiwi juga sama ko, Kek! hanya saja Tiwi gak biasa merepotkan seperti ini, maafin Tiwi ya Kek!" Sahut Tiwi dengan begitu hati-hati agar tak menyinggung perasaan Kakeknya Kak Gery.
“Ha... ya udah deh kalau kamu memang ngotot ingin pulang, besok kita pulang ke rumah kamu lagi deh sayang,” Seru Kakek Kak Gery mengalah.
“Beneran nih Kek? wah... makasih banyak ya Kek!" Ucap Tiwi antusias.
“Sama-sama sayang,” Sahut Kakek Kak Gery sambil sedikit terkekeh.
Keesokan harinya, akhirnya Tiwi dan yang lainnya pulang ke rumah mereka masing-masing. Mereka semua begitu kelelahan, sehingga selama perjalanan mereka habiskan dengan tidur. Sesampainya di rumah, Tiwi langsung di sambut oleh Ibunya yang sudah sangat khawatir.
“Assalamu’alaikum…“ Ucap Kak Gery.
“Wa’alaikumsalam… ayo masuk-masuk, nak!” Seru Ibu Tiwi.
“Maaf ya Tan, Gery ga sempet beli oleh-oleh!" Tutur Kak Gery
“Ya ampun, kalian bisa pulang dengan selamat aja Ibu udah seneng, nak! gak usah pikirin oleh-oleh!" Sahut Ibu Tiwi.
“Ayah sama Kak Desi pada kemana, Bu?” Tanya Tiwi.
“Mereka lagi keluar beli makanan, sebentar ya nak Gery, Ibu ambilkan dulu minum!" Tutur Ibu Tiwi beranjak menuju dapur rumahnya.
“Gak apa-apa, Tan! gak usah repot-repot!" Sahut Kak Gery.
“Udah gak apa-apa, kalian istirahat dulu aja! pasti kalian masih cape, kan!” Seru Ibu Tiwi.
__ADS_1
"Iya, Tan! makasih ya!" Ucap Kak Gery.
“Yank, Tiwi ke kamar dulu ya simpan ransel,” Pamit Tiwi.
“Iya, Yang,” Jawab Kak Gery.
“Loh… Tiwi nya kemana?” Tanya Ibu Tiwi menghampiri dengan tiga cangkir teh yang dia bawa dari dapurnya.
“Katanya mau simpan ransel dulu, Tan!" Jawab Kak Gery.
“Oh gitu ya, ya udah! ayo diminum teh nya, nak!" Seru Ibu Tiwi.
“Makasih Tan,” Ucap Kak Gery tulus.
“Sama-sama, kalau begitu Tante tinggal dulu ke belakang ya, kalian ngobrol dulu aja!” Tutur Ibu Tiwi.
“Iya Tan, sekali lagi makasih ya,” Sahut Kak Gery.
Setelah Ibu Tiwi kembali ke dapur, Tiwi pun menghampiri Kak Gery kembali di ruang tamu rumahnya.
“Yank, kita ngobrol di teras aja yuk!” Seru Tiwi.
“Ayo!" Jawab Kak Gery seraya beranjak.
Mereka pun akhirnya bersantai di teras rumah Tiwi, sambil menikmati malam yang lumayan dingin.
“Ayah sama Kak Desi lama juga ya?” Tutur Tiwi.
“Engga usah, Yank! Tiwi gak terlalu lapar ko, Tiwi cuman kangen mereka aja!" Tutur Tiwi.
“Oh... kangen sama mereka ya?! terus, yang di sebelah sini gak di kangenin juga apa?” Sindir Kak Gery.
“Ish, Ayang apaan sih! orangnya aja ada di samping Tiwi, buat apa di kangenin, he... oh iya Yank, mending malam ini Ayang nginep di sini aja ya! Tiwi pengen nonton film komedi bareng lagi Yank!" Seru Tiwi.
“Emm... gimana ya? Kakak bukannya gak mau Yank , tapi kan kita belum muhrim," Goda Kak Gery.
“Ihh... Ayang pikirannya kejauhan, deh! walau Tiwi nyuruh nginep, bukan berarti Ayang bakal sekamar sama Tiwi juga, kan!" Gerutu Tiwi yang membuat Kak Gery terkekeh.
“He... iya deh, tapi Kakak beneran gak bisa Yank! soalnya besok Kakak harus anterin Umi ke rumah Bi Laksmi untuk pesan kue buat acara syukuran tunangan kita nanti," Tutur Kak gery.
"Oh iya, hari tunangan kita juga udah makin deket ya Yank, ya ampun... Tiwi hampir aja lupa!" Ucap Tiwi seraya menepuk keningnya sendiri dengan pelan.
“Dasar kamu, Yank! ya udah kalo gitu Kakak pulang sekarang aja ya!” Sahut Kak Gery.
“Ya udah deh, hati-hati ya! nanti kalau udah sampai rumah kasih kabar ya!" Seru Tiwi.
“Siap sayangku! Ibu mana?" Tanya Kak Gery hendak berpamitan.
__ADS_1
“Sebentar! Tiwi panggilkan dulu ya!".
"Bu... Kak Gery mau pulang!” Seru Tiwi.
“Loh ko udah mau pulang aja sih, padahal nak Gery menginap saja!" Tutur Ibu Tiwi.
“In Sya Allah Tan, lain kali saja. Kebetulan besok Gery harus anterin Umi ke rumah Bi Laksmi untuk pesan kue buat acara syukuran nanti! salam buat Om sama Kak Desi aja ya Tan! Gery pamit, Assalamu’alaikum." Sahut Kak Gery berpamitan.
“Wa'alaikumsalam... hati-hati ya nak!" Seru Ibu Tiwi.
“Iya Tan! Wi Kakak pulang ya, Assalamu'alaikum!” Ucap Kak Gery.
“Wa'alaikumsalam... hati-hati Kak!” Seru Tiwi.
Akhirnya hari pertunangan pun berjalan dengan lancar. Kebetulan saat itu Tiwi masi libur Sekolah, sehingga teman-temannya pun tidak banyak yang tau, kecuali Tata dan Andrina yang sengaja Tiwi beritahu dari jauh-jauh hari.
“Alhamdulillah, akhirnya mereka resmi juga bertunangan,” Ucap Kakek Kak Gery.
“Iya Bas, rasanya lega ya lihat mereka sudah bertunangan,” Sahut Kakek Tiwi.
“Cie…. Selamat ya, beb! sekarang kalian udah resmi tunangan!” Ucap Tata.
“Makasih ya, Ya!" Sahut Tiwi.
“Wi... aku benar-benar masih gak percaya tau! akhirnya kamu tunangan juga, selamat ya beb!" Peluk Andrina.
“Makasih ya beb!” Sahut Tiwi membalas pelukan.
“Wi… selamet ya," Ucap Yani menghampiri.
“Makasih banget ya Yan!” Sahut Tiwi.
“Wi, Kakak pinjam kamar kamu sebentar ya! Kakak pengen rebahan sebentar!" Seru Kak Gery.
“Oh iya Kak, tapi maaf ya kalau kamarnya masih berantakan,” Sahut Tiwi.
.
.
.
.
.
Jangan lupa berikan dukungan terbaik kalian ya guys...
__ADS_1
Like, komen, gift, vote serta rate-nya, Mom tunggu loh...🤗🤗🤗
See you next episode 😘😘😘